Scan-to-BIM Workflow

Scan-to-BIM Workflow adalah rangkaian prosedur teknis mulai dari pengambilan data lapangan menggunakan Laser Scanner atau Photogrammetry hingga konversi data mentah menjadi model informasi bangunan 3D yang parametrik. Proses ini diawali dengan data registration untuk menyatukan berbagai sudut pemindaian menjadi satu point cloud yang utuh. Di Indonesia, alur kerja ini semakin populer dalam proyek renovasi gedung perkantoran tua di area CBD untuk memastikan data arsitektur eksisting yang presisi milimeter.

Konteks praktis bagi konsultan adalah kemampuannya mendeteksi penyimpangan struktural yang tidak terdokumentasi dalam gambar lama. Model hasil scan ini menjadi dasar yang kuat untuk koordinasi MEP, memastikan jalur pipa atau kabel baru tidak bertabrakan dengan struktur utama yang ada. Penggunaan alur kerja ini secara signifikan mengurangi durasi survei lapangan manual yang berisiko tinggi dan kurang akurat, serta memberikan jaminan data yang valid bagi pemilik proyek saat melakukan audit kepatuhan terhadap standar keselamatan bangunan gedung terbaru.