MT (Magnetic Particle Testing / Uji Partikel Magnetik)

Magnetic Particle Testing (MT) adalah metode NDT yang digunakan untuk mendeteksi cacat permukaan dan sedikit di bawah permukaan pada material feromagnetik (baja karbon, baja paduan rendah, besi cor) dengan cara menginduksi medan magnet ke dalam objek yang diuji kemudian menaburkan partikel magnetik—baik kering maupun dalam suspensi cair—yang akan terkonsentrasi di lokasi kebocoran fluks magnetik akibat keberadaan cacat. Standar acuan mencakup ASME Section V Article 7, ASTM E709, dan AWS D1.1.

MT memiliki keunggulan signifikan dibandingkan PT dalam kemampuan mendeteksi cacat yang tidak terbuka sempurna ke permukaan (sub-surface crack hingga kedalaman beberapa milimeter), serta lebih cepat dan dapat diaplikasikan pada area luas secara efisien. Metode magnetisasi yang umum digunakan mencakup: yoke (elektromagnet portabel), prod (elektroda kontak), coil (kumparan induksi), dan central conductor untuk komponen tubular. Keterbatasan utama MT adalah tidak dapat diterapkan pada material non-feromagnetik seperti aluminium, tembaga, stainless steel austenitik, dan paduan titanium—untuk material ini, PT atau metode lain harus digunakan. Dalam riksa uji boom dan arm excavator serta struktur crane, MT adalah metode NDT yang paling banyak digunakan karena kecepatan dan kepraktisannya di lapangan.