Piramida Kecelakaan (Heinrich Triangle)
Piramida Kecelakaan atau Segitiga Heinrich adalah teori yang dikemukakan oleh Herbert Heinrich pada tahun 1930-an yang menggambarkan hubungan antara jumlah insiden kecil dengan insiden besar dalam sebuah organisasi. Teorinya menyatakan: untuk setiap 1 kecelakaan fatal, terdapat sekitar 29 kecelakaan yang menyebabkan cedera ringan, 300 near miss (nyaris celaka), dan ribuan perilaku tidak aman yang tidak menghasilkan insiden apapun.
Implikasi praktisnya sangat penting: jika ingin mencegah kecelakaan fatal, jangan menunggu kecelakaan fatal terjadi baru bergerak. Fokuslah pada puncak dasar piramida — kendalikan perilaku tidak aman dan tangani setiap near miss dengan serius. Setiap near miss yang tidak ditindaklanjuti adalah "lampu kuning" yang sedang berkedip, memperingatkan bahwa kondisi berbahaya masih ada dan semakin dekat ke puncak piramida.
Bagi manajemen perusahaan, piramida Heinrich adalah argumen terkuat untuk investasi K3 yang proaktif. Biaya menangani ratusan near miss dan memperbaiki kondisi tidak aman jauh lebih kecil dibandingkan biaya satu kecelakaan fatal: biaya pengobatan, kompensasi, penghentian operasional, investigasi pemerintah, potensi tuntutan pidana, dan kerusakan reputasi yang bisa berlangsung bertahun-tahun. Keselamatan yang baik bukan pengeluaran — itu adalah penghematan yang terukur.
masa berlaku skk konstruksi berapa tahun
Persyaratan pelayanan sudah ditentukan berdasarkan Surat ..
daftar sbu konstruksi
BUJKA
LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah)
LKPP adalah Lembaga Pemerintah Non-Kemen..
SKK Konstruksi (Sertifikat Kompetensi Kerja Konstruksi)
Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi
P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) di Tempat Kerja
P3K di Tempat Kerja adalah upaya memberi..
PKKPR (Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang)
PKKPR adalah dokumen yang diterbitkan ol..
P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) di Tempat Kerja
P3K di Tempat Kerja adalah upaya memberi..
P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) di Tempat Kerja
P3K di Tempat Kerja adalah upaya memberi..
PKKPR (Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang)
PKKPR adalah dokumen yang menyatakan kes..
KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia)
Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI)<..
PKKPR (Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang)
PKKPR adalah dokumen yang menyatakan kes..
SMKP (Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan)
Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP)<..
KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) Konstruksi
KKNI Konstruksi adalah kerangka penjenja..
P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) di Tempat Kerja
P3K di Tempat Kerja adalah upaya memberi..
Serkom DJK ESDM (Sertifikat Kompetensi Ketenagalistrikan)
Serkom DJK ESDM adalah pengakuan tertuli..
KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) Konstruksi
KKNI Konstruksi adalah kerangka penjenja..
KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) Konstruksi
KKNI Konstruksi adalah kerangka penjenja..
Indosbu.com dipercaya oleh ribuan bisnis dan individu di seluruh Indonesia, layanan kami telah membantu mereka mencapai kesuksesan dalam dunia konstruksi
Mau ikut tender? Perizinan belum lengkap?
Tenang, kami siap membantu. Konsultasikan kebutuhan perizinan usaha Anda bersama indosbu.com.
Nikmati Layanan Prioritas Sekarang
Hubungi tim konsultan profesional kami untuk mendapatkan konsultasi GRATIS langsung. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk solusi terbaik bagi bisnis Anda!
Cut Hanti, S.Kom
Konsultan Senior
Respon rata-rata: 3 menit
500+ klien puas | Verified
Novitasari, SM
Konsultan Senior
Respon rata-rata: 4 menit
450+ klien puas | Verified
Dapatkan layanan prioritas
Jika Anda ingin menyampaikan pertanyaan tentang pengurusan SBU Konstruksi, jangan ragu untuk menghubungi kami. Kami akan sangat senang melayani permintaan Anda sesegera mungkin.