Dapur Satelit

Dapur Satelit adalah unit produksi makanan skala kecil yang menerima bahan setengah jadi atau makanan yang sudah diolah dari SPPG pusat untuk dilakukan tahap akhir seperti pemanasan, penataan (plating), dan pendistribusian langsung ke penerima manfaat. Konsep ini digunakan oleh Badan Gizi Nasional untuk menjangkau sekolah-sekolah di wilayah dengan akses geografis sulit atau lokasi yang jauh dari pangkalan distribusi utama. Dapur satelit membantu menjaga suhu dan kualitas tekstur makanan agar tetap optimal saat dikonsumsi.

Konsultan operasional harus mendesain dapur satelit dengan fasilitas minimal yang memenuhi syarat higienitas, seperti sarana cuci tangan dan tempat penyimpanan sementara yang bersih. Di lapangan, koordinasi antara SPPG pusat dan dapur satelit memerlukan jadwal pengiriman yang presisi untuk menghindari penumpukan stok. Bagi pelaku usaha boga, model ini memungkinkan fleksibilitas dalam manajemen tenaga kerja lokal di sekitar sekolah. Pengawasan ketat tetap diberlakukan pada dapur satelit oleh auditor Badan Gizi Nasional untuk memastikan tidak ada penurunan standar kualitas selama proses pemindahan atau penyiapan akhir makanan.