15+ Tahun Pengalaman
1000+ Klien Puas
Terpercaya & Resmi

Panduan Lengkap Cara Membuat Yayasan di Indonesia

Pelajari cara membuat yayasan dengan panduan lengkap ini. Dapatkan informasi langkah demi langkah untuk mendirikan yayasan di Indonesia.

Tim Ahli indosbu.com
Tim Ahli indosbu.com
Konsultan SBU Konstruksi
30 Sep 2024
15+

Tahun Pengalaman

1000+

Klien Puas

98%

Tingkat Keberhasilan

24/7

Layanan Konsultasi

Panduan Lengkap Cara Membuat Yayasan di Indonesia - Cara Membuat Yayasan cara membuat yayasan, langkah-langkah mendirikan yayasan, dokumen yayasan, perizinan yayasan, yayasan sosial, yayasan pendidikan, cara mendirikan yayasan, prosedur yayasan, tips yayasan, yayasan terpercaya

Gambar Ilustrasi Panduan Lengkap Cara Membuat Yayasan di Indonesia

Pelajari cara membuat yayasan dengan panduan lengkap ini. Dapatkan informasi langkah demi langkah untuk mendirikan yayasan di Indonesia.Mendirikan yayasan merupakan salah satu langkah strategis untuk memberikan kontribusi sosial yang berarti bagi masyarakat.

Di Indonesia, yayasan sering kali didirikan untuk berbagai tujuan, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga lingkungan. Dalam dunia yang semakin kompleks ini, yayasan menjadi sarana yang tepat untuk mewujudkan visi dan misi sosial, sekaligus memberikan dampak positif bagi banyak orang.

Namun, cara membuat yayasan tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Prosesnya melibatkan sejumlah langkah, dokumen, dan perizinan yang perlu dipenuhi. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam mengenai langkah-langkah ini sangat penting untuk memastikan yayasan yang Anda dirikan berjalan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Dalam artikel ini, kami akan membahas cara membuat yayasan dengan detail dan jelas, sehingga Anda dapat memahami setiap tahapannya.

Dengan memahami cara membuat yayasan, Anda tidak hanya akan mampu mengelola yayasan dengan efektif, tetapi juga dapat menarik perhatian para donatur dan masyarakat luas. Yuk, kita mulai menjelajahi langkah demi langkah yang perlu Anda ambil untuk mendirikan yayasan yang sukses!

Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:

Menentukan Tujuan dan Visi Yayasan

Menetapkan Tujuan Yayasan

Langkah pertama dalam cara membuat yayasan adalah menentukan tujuan yang jelas. Tujuan yayasan harus spesifik, terukur, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Misalnya, jika yayasan Anda berfokus pada pendidikan, Anda perlu menjelaskan bagaimana yayasan tersebut akan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah tertentu.

Penting untuk melibatkan berbagai pihak dalam proses ini, termasuk calon anggota yayasan dan masyarakat setempat. Dengan cara ini, Anda dapat mengidentifikasi masalah yang ada dan merumuskan tujuan yang sesuai. Pastikan bahwa tujuan yang ditetapkan juga selaras dengan visi jangka panjang yayasan.

Merumuskan Visi dan Misi

Setelah menetapkan tujuan, langkah berikutnya adalah merumuskan visi dan misi yayasan. Visi adalah gambaran ideal tentang masa depan yang ingin dicapai, sementara misi menjelaskan langkah-langkah yang akan diambil untuk mencapai visi tersebut. Dalam cara membuat yayasan, visi dan misi ini akan menjadi pedoman dalam setiap aktivitas yang dilakukan.

Visi dan misi yang kuat akan menarik perhatian para calon donatur dan relawan. Mereka akan lebih mudah terhubung dengan yayasan yang memiliki tujuan yang jelas dan bermanfaat bagi masyarakat. Pastikan untuk menyusun visi dan misi yang inspiratif dan mudah diingat.

Baca Juga: Sertifikat Ahli K3 Umum: Kunci Keselamatan dan Kesuksesan di Tempat Kerja
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:

Menyiapkan Struktur Organisasi Yayasan

Menentukan Pengurus Yayasan

Struktur organisasi yang jelas sangat penting dalam cara membuat yayasan. Anda perlu menentukan siapa yang akan menjadi pengurus yayasan. Pengurus ini biasanya terdiri dari ketua, sekretaris, dan bendahara, tetapi bisa juga melibatkan anggota lain sesuai kebutuhan.

Pemilihan pengurus harus dilakukan secara bijak, dengan mempertimbangkan pengalaman dan komitmen mereka terhadap tujuan yayasan. Setiap pengurus memiliki peran dan tanggung jawab yang berbeda, sehingga penting untuk menetapkan tugas yang jelas agar yayasan dapat berjalan dengan efisien.

Menyusun Anggaran Dasar Yayasan

Anggaran dasar adalah dokumen hukum yang menjelaskan struktur, tujuan, dan aturan operasional yayasan. Dalam cara membuat yayasan, anggaran dasar harus disusun dengan cermat dan mengikuti ketentuan yang berlaku di Indonesia. Dokumen ini juga mencakup informasi mengenai pengurus, kegiatan yang akan dilakukan, serta sumber pendanaan yayasan.

Anggaran dasar yang baik akan menjadi acuan bagi pengurus dalam menjalankan yayasan. Selain itu, dokumen ini juga diperlukan untuk proses pendaftaran yayasan di lembaga yang berwenang. Oleh karena itu, pastikan untuk menyusun anggaran dasar dengan jelas dan rinci.

Baca Juga: UU SMK3: Panduan Lengkap Implementasi Keselamatan Kerja
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:

Menyelesaikan Proses Pendaftaran Yayasan

Mengumpulkan Dokumen yang Diperlukan

Sebelum mendaftarkan yayasan, Anda perlu mengumpulkan berbagai dokumen yang diperlukan. Dokumen tersebut biasanya mencakup salinan anggaran dasar, identitas pengurus, dan surat keterangan domisili. Pastikan semua dokumen lengkap dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam cara membuat yayasan, kelengkapan dokumen sangat penting untuk memastikan proses pendaftaran berjalan lancar. Jika ada dokumen yang kurang atau tidak sesuai, hal ini dapat memperlambat proses dan menghambat pendirian yayasan.

Melakukan Pendaftaran di Kementerian Hukum dan HAM

Setelah semua dokumen siap, langkah berikutnya adalah melakukan pendaftaran di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Pendaftaran ini penting untuk mendapatkan pengesahan hukum sebagai yayasan resmi di Indonesia. Dalam proses ini, Anda akan mengisi formulir pendaftaran dan menyerahkan dokumen yang diperlukan.

Setelah proses pendaftaran selesai, Anda akan menerima akta pendirian yayasan. Akta ini menjadi bukti sah bahwa yayasan Anda telah terdaftar dan diakui secara hukum. Penting untuk menyimpan akta ini dengan baik, karena akan digunakan dalam berbagai kegiatan yayasan di masa depan.

Baca Juga: Sistem Manajemen K3: Panduan Lengkap untuk Keselamatan di Tempat Kerja
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:

Memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB)

Pentingnya NIB untuk Yayasan

Nomor Induk Berusaha (NIB) adalah nomor pendaftaran yang diperlukan bagi setiap badan usaha, termasuk yayasan. Dalam cara membuat yayasan, NIB akan memberikan legalitas bagi yayasan dalam menjalankan kegiatan usaha atau penggalangan dana. Tanpa NIB, yayasan tidak akan dapat beroperasi secara resmi dan menghadapi risiko masalah hukum di kemudian hari.

Penting untuk memahami bahwa NIB juga menjadi syarat untuk membuka rekening bank atas nama yayasan. Jadi, memiliki NIB sangat penting agar yayasan dapat mengelola keuangan dengan baik dan transparan. Dengan adanya NIB, yayasan akan terlihat lebih profesional dan dapat dipercaya oleh donatur dan mitra kerja.

Prosedur Pengajuan NIB

Untuk mendapatkan NIB, Anda perlu mengajukan permohonan melalui sistem online yang disediakan oleh pemerintah. Prosedur ini relatif sederhana, tetapi Anda perlu menyiapkan berbagai informasi yang diperlukan, termasuk data pengurus dan kegiatan yang akan dilakukan oleh yayasan.

Setelah pengajuan diajukan, Anda akan menerima NIB dalam waktu yang ditentukan. Pastikan untuk mencetak dan menyimpan NIB tersebut dengan baik. Dengan NIB yang resmi, yayasan Anda kini siap untuk memulai kegiatan operasional.

Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:

Memperoleh Izin Operasional

Jenis Izin yang Diperlukan

Setelah memiliki akta pendirian yayasan dan NIB, langkah selanjutnya dalam cara membuat yayasan adalah memperoleh izin operasional. Izin ini penting agar yayasan dapat melaksanakan kegiatan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Jenis izin yang diperlukan dapat bervariasi tergantung pada fokus kegiatan yayasan, apakah itu pendidikan, sosial, atau kesehatan.

Penting untuk mengetahui jenis izin yang diperlukan dan memastikan bahwa semua persyaratan terpenuhi. Tanpa izin operasional yang sah, yayasan Anda mungkin akan menghadapi masalah dalam menjalankan program-programnya.

Proses Pengajuan Izin Operasional

Proses pengajuan izin operasional biasanya melibatkan pengisian formulir dan penyerahan dokumen yang diperlukan kepada instansi terkait. Pastikan untuk meneliti dengan baik langkah-langkah yang harus diambil dalam pengajuan ini, agar tidak terjadi kesalahan yang dapat memperlambat proses.

Dalam cara membuat yayasan, penting untuk bersabar selama proses pengajuan izin. Beberapa instansi mungkin memerlukan waktu lebih lama dalam memproses izin, tergantung pada kebijakan dan kondisi yang berlaku. Jika semua dokumen lengkap dan sesuai, Anda seharusnya dapat memperoleh izin operasional tanpa masalah.

Baca Juga: Mengetahui Biaya Training K3 Umum: Persiapkan Karyawan Anda dengan Pelatihan yang Efektif
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:

Mengembangkan Program dan Kegiatan Yayasan

Menentukan Program Prioritas

Setelah mendapatkan izin operasional, yayasan Anda kini siap untuk menjalankan kegiatan. Namun, langkah pertama adalah menentukan program prioritas yang ingin dijalankan. Dalam cara membuat yayasan, pemilihan program yang tepat sangat penting agar dapat memberikan dampak maksimal bagi masyarakat.

Identifikasi masalah yang paling mendesak dan carilah solusi yang relevan. Libatkan anggota yayasan dan masyarakat dalam merumuskan program, sehingga semua pihak merasa memiliki dan berkomitmen untuk menjalankannya. Program yang tepat akan membantu yayasan untuk tumbuh dan berkembang dengan baik.

Pelaksanaan dan Evaluasi Program

Setelah program ditentukan, langkah selanjutnya adalah melaksanakan dan mengevaluasi program tersebut. Dalam cara membuat yayasan, pelaksanaan program harus dilakukan secara profesional dan transparan. Pastikan untuk melibatkan anggota yayasan dan relawan dalam setiap tahap pelaksanaan.

Penting untuk melakukan evaluasi secara berkala untuk menilai efektivitas program. Evaluasi ini akan memberikan wawasan tentang apa yang telah berhasil dan apa yang perlu diperbaiki. Dengan melakukan evaluasi, yayasan akan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar kepada masyarakat.

Baca Juga: Solusi Jitu Mengatasi Masalah pada Articulated Dump Truck agar Proyek Konstruksi Lancar
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:

Menjalin Kemitraan dan Kerja Sama

Mencari Mitra Strategis

Untuk meningkatkan efektivitas yayasan, penting untuk menjalin kemitraan dengan berbagai pihak. Mencari mitra strategis yang memiliki visi dan misi yang sama dapat memperluas jangkauan dan dampak dari program-program yayasan. Dalam cara membuat yayasan, mitra dapat berasal dari pemerintah, swasta, atau organisasi non-pemerintah lainnya.

Mitigasi risiko dan pembagian sumber daya yang efisien akan menjadi keuntungan dari kemitraan ini. Dengan berkolaborasi, yayasan Anda dapat menjalankan program yang lebih luas dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Keberhasilan program sering kali bergantung pada seberapa baik yayasan mampu membangun kemitraan yang saling menguntungkan.

Menjalin Hubungan dengan Komunitas

Membangun hubungan yang baik dengan komunitas sekitar juga merupakan langkah penting dalam cara membuat yayasan. Komunitas adalah pihak yang paling terpengaruh oleh kegiatan yayasan, sehingga penting untuk melibatkan mereka dalam setiap tahap perencanaan dan pelaksanaan program.

Mendengar suara masyarakat akan memberikan wawasan berharga untuk pengembangan program yang relevan. Komunikasi yang baik dengan masyarakat juga akan meningkatkan kepercayaan dan dukungan mereka terhadap yayasan. Pastikan untuk membangun hubungan yang saling menguntungkan dan berkelanjutan dengan komunitas Anda.

Baca Juga: Mengapa Sertifikasi Ahli K3 Umum Vital untuk Keselamatan Kerja Indonesia
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:

Kesimpulan

Mendirikan yayasan adalah proses yang menantang namun sangat bermanfaat. Dengan memahami cara membuat yayasan, Anda dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan menjalankan program yang bermanfaat. Dari menetapkan tujuan, menyusun anggaran dasar, hingga menjalin kemitraan, setiap langkah memiliki peran penting dalam keberhasilan yayasan Anda.

Jangan ragu untuk mengambil langkah pertama dalam mendirikan yayasan Anda. Untuk informasi lebih lanjut dan bantuan dalam proses pendirian yayasan, kunjungi Sertifikasi.co.id. Dapatkan layanan profesional dalam Pendirian PT/CV/Koperasi/Yayasan, Pendirian PT PMA/PMDN, KBLI & NIB, SBUJK PMDN, SBUJK PMA, SBUJK Asing, sertifikasi badan usaha jasa penunjang tenaga listrik, dan IUJPTL. Mari wujudkan visi sosial Anda dan berikan dampak positif bagi masyarakat!

Konsultasi Gratis

Dapatkan konsultasi langsung dari tim ahli kami untuk solusi terbaik.

Chat WhatsApp
Hubungi Kami
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08:00 - 17:00

Layanan Profesional Kami

Solusi lengkap untuk kebutuhan perizinan dan sertifikasi konstruksi Anda

SBU Kontraktor

Pengurusan SBU untuk kontraktor konstruksi dengan berbagai klasifikasi dan kualifikasi sesuai kebutuhan tender.

Pelajari Lebih Lanjut
SBU Konsultan

Pengurusan SBU untuk konsultan konstruksi dengan standar profesional dan kualifikasi yang tepat.

Pelajari Lebih Lanjut
SKK Konstruksi

Sertifikat Kompetensi Kerja untuk tenaga ahli konstruksi dengan standar BNSP yang diakui nasional.

Pelajari Lebih Lanjut
CSMS

Contractor Safety Management System untuk Migas, Pertamina, dan PLN dengan standar keselamatan tinggi.

Pelajari Lebih Lanjut
SBU Non Konstruksi

Pengurusan SBU untuk bidang non konstruksi seperti jasa konsultansi, pengadaan, dan layanan lainnya.

Pelajari Lebih Lanjut
SBUJPTL

Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik untuk perusahaan di sektor kelistrikan.

Pelajari Lebih Lanjut
Tim Ahli indosbu.com

Tim Ahli indosbu.com

Konsultan SBU Konstruksi Profesional

Tentang Indosbu.com

Indosbu.com adalah perusahaan konsultan profesional yang berdedikasi untuk membantu perusahaan mencapai kesuksesan dalam dunia konstruksi dan tender. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun, kami telah membantu ribuan klien dalam mengurus berbagai jenis perizinan dan sertifikasi.

Tim ahli kami terdiri dari para profesional yang berpengalaman dalam bidang konstruksi, perizinan, dan strategi bisnis. Kami memahami kompleksitas regulasi dan persyaratan yang dibutuhkan untuk mengikuti tender konstruksi, baik di sektor pemerintah maupun swasta.

Sebagai konsultan terpercaya, kami menyediakan layanan lengkap mulai dari konsultasi awal, persiapan dokumen, hingga pendampingan proses pengurusan sertifikat. Komitmen kami adalah memberikan solusi terbaik dengan standar profesional yang tinggi.

Keunggulan Kami
  • 15+ Tahun Pengalaman
  • 1000+ Klien Puas
  • 98% Tingkat Keberhasilan
  • Layanan 24/7
Sertifikasi & Lisensi
  • Terdaftar di LPJK
  • Berlisensi Resmi
  • ISO 9001:2015
  • Standar Internasional

Siap Memenangkan Tender Konstruksi?

Indosbu.com membantu Anda melakukan persiapan tender perusahaan dari perencanaan mengambil bidang usaha, kualifikasi, sampai dengan persiapan dokumen tender dengan tujuan untuk memenangkan proyek.

  • Konsultasi Gratis
  • Analisis Kebutuhan
  • Persiapan Dokumen
  • Pendampingan Proses
  • Garansi Keberhasilan
  • Layanan 24/7
Konsultasi Gratis

Dapatkan konsultasi langsung dari tim ahli kami

Respon dalam 5 menit

Artikel Terkait

Pelajari lebih lanjut tentang dunia konstruksi dan tender

Contoh Legalitas Perusahaan Konstruksi: Panduan SBU, SKK, dan OSS RBA
28 Nov
Contoh Legalitas Perusahaan Konstruksi: Panduan SBU, SKK, dan OSS RBA

Sektor jasa konstruksi Indonesia merupakan arena kompetisi yang ketat, menawarkan potensi proyek bernilai triliunan rupi...

CV adalah Badan Hukum: Mitos vs Realita dalam Perizinan Konstruksi
27 Nov
CV adalah Badan Hukum: Mitos vs Realita dalam Perizinan Konstruksi

Di kalangan pelaku industri konstruksi, masih sering muncul perdebatan fundamental mengenai status legalitas Commanditai...

Cara Pendirian PT: Panduan Wajib Legalitas Kontraktor dan Konsultan Konstruksi
26 Nov
Cara Pendirian PT: Panduan Wajib Legalitas Kontraktor dan Konsultan Konstruksi

Cara Pendirian PT (Perseroan Terbatas) yang tepat adalah langkah fundamental bagi setiap Owner atau Pendiri Perusahaan K...

Strategi Kontraktor Bekasi Menang Tender Rehabilitasi Pasar Sungai Penuh Rp46,8 M
25 Nov
Strategi Kontraktor Bekasi Menang Tender Rehabilitasi Pasar Sungai Penuh Rp46,8 M

Proses lelang proyek Rehabilitasi Pasar Beringin Jaya, Kota Sungai Penuh di Provinsi Jambi baru-baru ini menampilkan din...

Panduan Proses Perizinan Konstruksi: SBU, SKK, dan Kepatuhan OSS RBA Terbaru
24 Nov
Panduan Proses Perizinan Konstruksi: SBU, SKK, dan Kepatuhan OSS RBA Terbaru

Sektor jasa konstruksi adalah salah satu pilar utama perekonomian nasional, dengan nilai proyek tender pemerintah dan sw...

Proses Mudah Cara Daftar CV Konstruksi: Legalitas, SBU, dan OSS RBA Terkini
21 Nov
Proses Mudah Cara Daftar CV Konstruksi: Legalitas, SBU, dan OSS RBA Terkini

Memulai bisnis di sektor konstruksi seringkali memilih bentuk badan usaha CV (Commanditaire Vennootschap) karena proses ...

Panduan Wajib Akta Badan Usaha dan Legalitas Konstruksi di OSS RBA 2025
20 Nov
Panduan Wajib Akta Badan Usaha dan Legalitas Konstruksi di OSS RBA 2025

Dalam persaingan bisnis konstruksi yang semakin ketat, perusahaan dituntut tidak hanya memiliki keunggulan teknis tetapi...

Wajib Baca: Panduan Lengkap Surat Perjanjian Kontrak Kerja (SPKK) dan Legalitas Konstruksi
20 Nov
Wajib Baca: Panduan Lengkap Surat Perjanjian Kontrak Kerja (SPKK) dan Legalitas Konstruksi

Dalam industri konstruksi yang sangat diatur, setiap dokumen legal adalah pondasi yang harus kokoh. Surat Perjanjian Kon...

Panduan Lengkap: Legalitas Perusahaan Konstruksi, Kunci Pengurusan SBU Sukses
20 Nov
Panduan Lengkap: Legalitas Perusahaan Konstruksi, Kunci Pengurusan SBU Sukses

  Pendahuluan: Risiko Tender Gagal Akibat Legalitas Bermasalah Industri konstruksi Indonesia menawarkan pelua...

Panduan Lengkap Biaya Buat PT: Persiapan Legalitas dan Izin Usaha Konstruksi
17 Nov
Panduan Lengkap Biaya Buat PT: Persiapan Legalitas dan Izin Usaha Konstruksi

Langkah awal memasuki pasar jasa konstruksi di Indonesia, yang total proyeknya mencapai ribuan triliun rupiah, adalah de...

Contoh PT Tertutup: Memahami Struktur Legalitas untuk Perusahaan Konstruksi
14 Nov
Contoh PT Tertutup: Memahami Struktur Legalitas untuk Perusahaan Konstruksi

Dalam lanskap bisnis Indonesia, Perseroan Terbatas (PT) adalah bentuk badan hukum paling umum yang dipilih, termasuk ole...

Proses Akta Pendirian CV & Syarat SBU Konstruksi Terbaru LPJK
13 Nov
Proses Akta Pendirian CV & Syarat SBU Konstruksi Terbaru LPJK

Di tengah pesatnya pembangunan infrastruktur nasional, peluang bisnis jasa konstruksi di Indonesia terus menjanjikan. Na...

Proses Bea Meterai Adalah Wajib: Panduan Tender, SBU, dan Kontrak Konstruksi
12 Nov
Proses Bea Meterai Adalah Wajib: Panduan Tender, SBU, dan Kontrak Konstruksi

Kepatuhan Dokumen Tender Konstruksi: Bea Meterai Adalah Bukti Legalitas dan Keabsahan Perjanjian Dalam iklim bisnis j...

Proses Akta CV & Pengurusan SBU Konstruksi LPJK: Panduan Legalitas
12 Nov
Proses Akta CV & Pengurusan SBU Konstruksi LPJK: Panduan Legalitas

Legalitas Fundamental Bisnis Kontraktor: Peran Krusial Akta CV dalam Sertifikasi Konstruksi Sektor jasa konstruksi In...

Perusahaan CV: Panduan Lengkap Pendirian, Legalitas, dan Akses Tender Konstruksi
10 Nov
Perusahaan CV: Panduan Lengkap Pendirian, Legalitas, dan Akses Tender Konstruksi

Bentuk badan usaha Perusahaan CV (Commanditaire Vennootschap atau Persekutuan Komanditer) masih menjadi pilihan utama ba...

Proses Konsultasi SBU Konstruksi Profesional

Mengapa Memilih Kami?

Konsultasikan perencanaan tender dengan kami, supaya dapat mengikuti jadwal tender pemerintah/swasta dengan baik dan memenangkan proyek.

Konsultan atau Kontraktor

Layanan untuk semua jenis badan usaha

Spesialis atau Umum

Fleksibel sesuai kebutuhan bisnis

Skala Kecil hingga Besar

Melayani semua ukuran perusahaan

Layanan Lengkap

Dari izin dasar hingga operasional

Layanan Sertifikasi Tambahan

Lengkapi kebutuhan sertifikasi perusahaan Anda dengan layanan profesional kami

ISO 9001:2015

Sistem manajemen mutu internasional untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 14001:2015

Sistem manajemen lingkungan untuk praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan bisnis.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 27001:2013

Sistem manajemen keamanan informasi untuk melindungi aset data perusahaan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 37001:2016

Sistem manajemen anti-penyuapan untuk etika bisnis dan integritas perusahaan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 45001:2018

Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja untuk lingkungan kerja yang aman.

Pelajari Lebih Lanjut
CSMS

Contractor Safety Management System untuk Migas, Pertamina, dan PLN.

Pelajari Lebih Lanjut

Bagaimana Cara Kami Membantu Perusahaan Anda?

Proses konsultasi profesional yang terbukti efektif

01
Business Goal Analysis

Ceritakan kepada kami, goal bisnis Anda.

  • Mau ambil kualifikasi kontraktor atau konsultan
  • Kapan akan mengikuti tender
  • Tender apa yang akan diikuti
02
Review Kebutuhan Teknis

Analisis mendalam terhadap persyaratan teknis.

  • Data penjualan tahunan
  • Data kemampuan keuangan/nilai aset
  • Data ketersediaan Tenaga Kerja Konstruksi
  • Data kemampuan peralatan konstruksi
03
Tenaga Ahli & Peralatan

Evaluasi tenaga ahli dan peralatan pendukung konstruksi.

  • Proses SKK - Sertifikat Kompetensi Kerja
  • Pemenuhan Peralatan Konstruksi
  • Ijin Operator (SIO) dan Ijin Alat (SIA)
04
Proses SBU

SBU Jasa Konstruksi dikeluarkan oleh LSBU yang diakreditasi LPJK PUPR.

  • BUJK Nasional
  • BUJK PMA
  • BUJK Asing