15+ Tahun Pengalaman
1000+ Klien Puas
Terpercaya & Resmi

Panduan ISO 45001 di Industri Biologi dan Genetika: Langkah-langkah Penting untuk Keselamatan Kerja

Pelajari panduan praktis untuk menerapkan standar ISO 45001 di industri biologi dan genetika, termasuk langkah-langkah penting untuk meningkatkan keselamatan kerja dan memperoleh sertifikasi ISO.

Tim Ahli indosbu.com
Tim Ahli indosbu.com
Konsultan SBU Konstruksi
19 Mar 2024
15+

Tahun Pengalaman

1000+

Klien Puas

98%

Tingkat Keberhasilan

24/7

Layanan Konsultasi

Panduan ISO 45001 di Industri Biologi dan Genetika: Langkah-langkah Penting untuk Keselamatan Kerja - Panduan ISO 45001 di Industri Biologi dan Genetika

Gambar Ilustrasi Panduan ISO 45001 di Industri Biologi dan Genetika: Langkah-langkah Penting untuk Keselamatan Kerja

Pelajari panduan praktis untuk menerapkan standar ISO 45001 di industri biologi dan genetika, termasuk langkah-langkah penting untuk meningkatkan keselamatan kerja dan memperoleh sertifikasi ISO.

Panduan ISO 45001 di Industri Biologi dan Genetika: Langkah-langkah Penting untuk Keselamatan Kerja Panduan ISO 45001 di Industri Biologi dan Genetika
Baca Juga: Panduan ISO 27001 di Layanan Pemandu Wisata dan Petualangan: Keamanan Informasi yang Terjamin

Panduan ISO 45001 di Industri Biologi dan Genetika

1. Pengenalan ISO 45001

ISO 45001 adalah standar internasional untuk manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Ini dirancang untuk membantu organisasi meningkatkan kinerja K3 mereka dengan mengurangi risiko cedera dan penyakit terkait kerja. Bagi industri biologi dan genetika, di mana risiko eksposur terhadap bahan berbahaya dan proses kerja yang kompleks dapat menjadi masalah, penerapan ISO 45001 sangat penting untuk menjaga lingkungan kerja yang aman dan sehat.

Dengan mematuhi standar ISO 45001, perusahaan di industri biologi dan genetika dapat memastikan bahwa mereka mematuhi peraturan yang berlaku, meningkatkan keamanan bagi karyawan mereka, dan memperbaiki reputasi mereka dalam hal tanggung jawab sosial perusahaan.

Langkah pertama dalam menerapkan ISO 45001 adalah memahami persyaratan standar dan bagaimana mereka berlaku dalam konteks industri biologi dan genetika. Ini termasuk memahami risiko khusus yang terkait dengan jenis pekerjaan dan proses yang terlibat dalam industri ini.

Setelah pemahaman dasar tentang ISO 45001 dan konteks industri diperoleh, langkah selanjutnya adalah memulai proses penerapan standar.

2. Penetapan Kebijakan Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Langkah pertama dalam menerapkan ISO 45001 adalah penetapan kebijakan kesehatan dan keselamatan kerja yang jelas dan terukur. Kebijakan ini harus mencerminkan komitmen perusahaan untuk melindungi karyawan mereka dan memastikan lingkungan kerja yang aman.

Kebijakan ini harus disusun dengan memperhatikan kebutuhan dan karakteristik khusus dari industri biologi dan genetika. Hal ini mungkin melibatkan aspek-aspek seperti perlindungan terhadap paparan bahan berbahaya, prosedur keamanan laboratorium, dan pengelolaan limbah.

Setelah kebijakan ditetapkan, penting untuk mengkomunikasikan kebijakan ini kepada semua karyawan dan pihak terkait lainnya. Komunikasi yang jelas tentang kebijakan K3 akan membantu memastikan bahwa semua orang di perusahaan memahami komitmen perusahaan terhadap kesehatan dan keselamatan.

Langkah terakhir dalam proses penetapan kebijakan K3 adalah memastikan bahwa kebijakan tersebut dapat dievaluasi secara teratur dan disesuaikan dengan perubahan kondisi atau persyaratan baru.

3. Identifikasi Risiko dan Peluang

Langkah selanjutnya dalam penerapan ISO 45001 adalah identifikasi risiko dan peluang yang terkait dengan kesehatan dan keselamatan kerja di industri biologi dan genetika. Ini melibatkan penilaian menyeluruh terhadap proses kerja, lingkungan kerja, dan praktik-praktik kerja yang ada.

Proses identifikasi risiko harus mencakup aspek-aspek seperti paparan bahan kimia berbahaya, kecelakaan kerja, kebakaran, dan risiko ergonomi. Selain itu, juga penting untuk mengidentifikasi peluang untuk meningkatkan kesehatan dan keselamatan kerja, misalnya dengan mengimplementasikan teknologi baru atau prosedur kerja yang lebih aman.

Setelah risiko dan peluang diidentifikasi, langkah berikutnya adalah mengevaluasi dan menganalisis risiko tersebut untuk menentukan tindakan yang diperlukan untuk mengurangi atau menghilangkan risiko tersebut.

Proses identifikasi risiko dan peluang harus menjadi bagian integral dari budaya perusahaan yang berkelanjutan, dengan evaluasi yang teratur untuk memastikan bahwa semua risiko yang baru muncul dapat diatasi dengan tepat waktu.

4. Perencanaan dan Implementasi Tindakan Pencegahan

Setelah risiko dan peluang diidentifikasi, langkah selanjutnya adalah merencanakan dan mengimplementasikan tindakan pencegahan untuk mengurangi atau menghilangkan risiko tersebut. Ini dapat mencakup langkah-langkah seperti penyediaan peralatan pelindung diri (APD), pelatihan karyawan, atau perubahan dalam prosedur kerja.

Perencanaan tindakan pencegahan harus dilakukan dengan cermat, mempertimbangkan efektivitas dan efisiensi dari setiap tindakan yang diusulkan. Hal ini juga penting untuk melibatkan karyawan dalam proses perencanaan, karena mereka sering memiliki wawasan yang berharga tentang kondisi kerja mereka sendiri.

Setelah perencanaan selesai, langkah selanjutnya adalah mengimplementasikan tindakan pencegahan ini dengan hati-hati dan memastikan bahwa semua karyawan diberikan pelatihan yang diperlukan untuk mengikuti prosedur kerja yang baru atau menggunakan peralatan yang baru.

Penting untuk diingat bahwa implementasi tindakan pencegahan hanya merupakan langkah awal, dan evaluasi yang teratur diperlukan untuk memastikan bahwa tindakan tersebut efektif dalam mengurangi risiko dan meningkatkan kesehatan dan keselamatan kerja.

5. Pelaksanaan Pengawasan dan Pengukuran Kinerja

Setelah tindakan pencegahan diimplementasikan, langkah selanjutnya adalah melaksanakan pengawasan dan pengukuran kinerja untuk memast User lanjutkan ChatGPT astikan bahwa standar kesehatan dan keselamatan kerja terus dipatuhi dan kinerja perusahaan terus meningkat. Hal ini melibatkan monitoring secara teratur terhadap kepatuhan terhadap prosedur kerja, pelaporan insiden atau kecelakaan kerja, dan evaluasi terhadap efektivitas tindakan pencegahan yang telah diimplementasikan.

Pengawasan dan pengukuran kinerja harus dilakukan dengan sistematis, menggunakan metrik yang relevan dan dapat diukur. Misalnya, tingkat cedera kerja, frekuensi inspeksi keselamatan, atau tingkat kepatuhan terhadap prosedur kerja dapat menjadi indikator kinerja yang penting.

Setelah data kinerja terkumpul, langkah selanjutnya adalah menganalisis data tersebut untuk mengidentifikasi tren atau pola yang mungkin memerlukan tindakan korektif atau pencegahan lebih lanjut. Analisis ini harus melibatkan seluruh tim manajemen, dengan tujuan untuk terus meningkatkan sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja perusahaan.

Pengawasan dan pengukuran kinerja harus menjadi bagian integral dari budaya perusahaan yang berkelanjutan, dengan evaluasi yang teratur untuk memastikan bahwa standar kesehatan dan keselamatan kerja tetap terjaga dan ditingkatkan seiring waktu.

6. Pelaksanaan Audit Internal

Langkah penting lainnya dalam menerapkan ISO 45001 di industri biologi dan genetika adalah pelaksanaan audit internal. Audit internal bertujuan untuk menilai sejauh mana sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja perusahaan sesuai dengan persyaratan ISO 45001 dan sejauh mana efektif dalam mencapai tujuan K3.

Audit internal harus dilakukan secara teratur oleh tim yang terdiri dari anggota yang terlatih dan independen dari area yang diuji. Tim ini harus memiliki pemahaman yang mendalam tentang standar ISO 45001 dan proses kerja di industri biologi dan genetika.

Selama audit internal, tim harus melakukan penilaian menyeluruh terhadap berbagai aspek sistem manajemen K3, termasuk kepatuhan terhadap kebijakan dan prosedur, efektivitas tindakan pencegahan, dan kinerja keseluruhan.

Setelah audit selesai, laporan audit harus disusun dengan hati-hati dan mencakup temuan-temuan, rekomendasi perbaikan, dan rencana tindak lanjut. Laporan ini harus disampaikan kepada manajemen senior untuk diambil tindakan yang sesuai.

Pelaksanaan audit internal secara teratur adalah kunci untuk memastikan bahwa sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja terus ditingkatkan dan memenuhi persyaratan ISO 45001.

7. Persiapan untuk Sertifikasi Eksternal

Langkah terakhir dalam panduan ISO 45001 di industri biologi dan genetika adalah persiapan untuk sertifikasi eksternal. Setelah sistem manajemen K3 perusahaan dianggap siap, langkah selanjutnya adalah mengundang lembaga sertifikasi eksternal untuk melakukan audit dan memberikan sertifikasi ISO 45001.

Sebelum audit eksternal dilakukan, perusahaan harus memastikan bahwa semua dokumen dan rekaman yang diperlukan telah disiapkan dan tersedia untuk inspeksi. Ini termasuk kebijakan K3, prosedur kerja, catatan pelatihan, dan hasil audit internal sebelumnya.

Selama audit eksternal, tim auditor akan mengevaluasi sejauh mana perusahaan mematuhi persyaratan ISO 45001 dan apakah sistem manajemen K3 mereka efektif dalam mencapai tujuan K3.

Jika audit berhasil, perusahaan akan diberikan sertifikasi ISO 45001, yang akan meningkatkan reputasi perusahaan dan memberikan kepercayaan kepada pelanggan, mitra bisnis, dan pihak berkepentingan lainnya.

Dengan mengikuti panduan ini, perusahaan di industri biologi dan genetika dapat memastikan bahwa mereka mematuhi standar ISO 45001 dan meningkatkan kesehatan serta keselamatan kerja bagi seluruh karyawan mereka.

Dapatkan sertifikasi ISO 45001 tanpa kerumitan dengan layanan konsultasi Gaivo Consulting. Sertifikasi yang tepat waktu dan bebas masalah untuk meningkatkan reputasi dan kinerja keselamatan perusahaan Anda.

Konsultasi Gratis

Dapatkan konsultasi langsung dari tim ahli kami untuk solusi terbaik.

Chat WhatsApp
Hubungi Kami
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08:00 - 17:00

Layanan Profesional Kami

Solusi lengkap untuk kebutuhan perizinan dan sertifikasi konstruksi Anda

SBU Kontraktor

Pengurusan SBU untuk kontraktor konstruksi dengan berbagai klasifikasi dan kualifikasi sesuai kebutuhan tender.

Pelajari Lebih Lanjut
SBU Konsultan

Pengurusan SBU untuk konsultan konstruksi dengan standar profesional dan kualifikasi yang tepat.

Pelajari Lebih Lanjut
SKK Konstruksi

Sertifikat Kompetensi Kerja untuk tenaga ahli konstruksi dengan standar BNSP yang diakui nasional.

Pelajari Lebih Lanjut
CSMS

Contractor Safety Management System untuk Migas, Pertamina, dan PLN dengan standar keselamatan tinggi.

Pelajari Lebih Lanjut
SBU Non Konstruksi

Pengurusan SBU untuk bidang non konstruksi seperti jasa konsultansi, pengadaan, dan layanan lainnya.

Pelajari Lebih Lanjut
SBUJPTL

Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik untuk perusahaan di sektor kelistrikan.

Pelajari Lebih Lanjut
Tim Ahli indosbu.com

Tim Ahli indosbu.com

Konsultan SBU Konstruksi Profesional

Tentang Indosbu.com

Indosbu.com adalah perusahaan konsultan profesional yang berdedikasi untuk membantu perusahaan mencapai kesuksesan dalam dunia konstruksi dan tender. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun, kami telah membantu ribuan klien dalam mengurus berbagai jenis perizinan dan sertifikasi.

Tim ahli kami terdiri dari para profesional yang berpengalaman dalam bidang konstruksi, perizinan, dan strategi bisnis. Kami memahami kompleksitas regulasi dan persyaratan yang dibutuhkan untuk mengikuti tender konstruksi, baik di sektor pemerintah maupun swasta.

Sebagai konsultan terpercaya, kami menyediakan layanan lengkap mulai dari konsultasi awal, persiapan dokumen, hingga pendampingan proses pengurusan sertifikat. Komitmen kami adalah memberikan solusi terbaik dengan standar profesional yang tinggi.

Keunggulan Kami
  • 15+ Tahun Pengalaman
  • 1000+ Klien Puas
  • 98% Tingkat Keberhasilan
  • Layanan 24/7
Sertifikasi & Lisensi
  • Terdaftar di LPJK
  • Berlisensi Resmi
  • ISO 9001:2015
  • Standar Internasional

Siap Memenangkan Tender Konstruksi?

Indosbu.com membantu Anda melakukan persiapan tender perusahaan dari perencanaan mengambil bidang usaha, kualifikasi, sampai dengan persiapan dokumen tender dengan tujuan untuk memenangkan proyek.

  • Konsultasi Gratis
  • Analisis Kebutuhan
  • Persiapan Dokumen
  • Pendampingan Proses
  • Garansi Keberhasilan
  • Layanan 24/7
Konsultasi Gratis

Dapatkan konsultasi langsung dari tim ahli kami

Respon dalam 5 menit

Artikel Terkait

Pelajari lebih lanjut tentang dunia konstruksi dan tender

Contoh Legalitas Perusahaan Konstruksi: Panduan SBU, SKK, dan OSS RBA
28 Nov
Contoh Legalitas Perusahaan Konstruksi: Panduan SBU, SKK, dan OSS RBA

Sektor jasa konstruksi Indonesia merupakan arena kompetisi yang ketat, menawarkan potensi proyek bernilai triliunan rupi...

CV adalah Badan Hukum: Mitos vs Realita dalam Perizinan Konstruksi
27 Nov
CV adalah Badan Hukum: Mitos vs Realita dalam Perizinan Konstruksi

Di kalangan pelaku industri konstruksi, masih sering muncul perdebatan fundamental mengenai status legalitas Commanditai...

Cara Pendirian PT: Panduan Wajib Legalitas Kontraktor dan Konsultan Konstruksi
26 Nov
Cara Pendirian PT: Panduan Wajib Legalitas Kontraktor dan Konsultan Konstruksi

Cara Pendirian PT (Perseroan Terbatas) yang tepat adalah langkah fundamental bagi setiap Owner atau Pendiri Perusahaan K...

Strategi Kontraktor Bekasi Menang Tender Rehabilitasi Pasar Sungai Penuh Rp46,8 M
25 Nov
Strategi Kontraktor Bekasi Menang Tender Rehabilitasi Pasar Sungai Penuh Rp46,8 M

Proses lelang proyek Rehabilitasi Pasar Beringin Jaya, Kota Sungai Penuh di Provinsi Jambi baru-baru ini menampilkan din...

Panduan Proses Perizinan Konstruksi: SBU, SKK, dan Kepatuhan OSS RBA Terbaru
24 Nov
Panduan Proses Perizinan Konstruksi: SBU, SKK, dan Kepatuhan OSS RBA Terbaru

Sektor jasa konstruksi adalah salah satu pilar utama perekonomian nasional, dengan nilai proyek tender pemerintah dan sw...

Proses Mudah Cara Daftar CV Konstruksi: Legalitas, SBU, dan OSS RBA Terkini
21 Nov
Proses Mudah Cara Daftar CV Konstruksi: Legalitas, SBU, dan OSS RBA Terkini

Memulai bisnis di sektor konstruksi seringkali memilih bentuk badan usaha CV (Commanditaire Vennootschap) karena proses ...

Panduan Wajib Akta Badan Usaha dan Legalitas Konstruksi di OSS RBA 2025
20 Nov
Panduan Wajib Akta Badan Usaha dan Legalitas Konstruksi di OSS RBA 2025

Dalam persaingan bisnis konstruksi yang semakin ketat, perusahaan dituntut tidak hanya memiliki keunggulan teknis tetapi...

Wajib Baca: Panduan Lengkap Surat Perjanjian Kontrak Kerja (SPKK) dan Legalitas Konstruksi
20 Nov
Wajib Baca: Panduan Lengkap Surat Perjanjian Kontrak Kerja (SPKK) dan Legalitas Konstruksi

Dalam industri konstruksi yang sangat diatur, setiap dokumen legal adalah pondasi yang harus kokoh. Surat Perjanjian Kon...

Panduan Lengkap: Legalitas Perusahaan Konstruksi, Kunci Pengurusan SBU Sukses
20 Nov
Panduan Lengkap: Legalitas Perusahaan Konstruksi, Kunci Pengurusan SBU Sukses

  Pendahuluan: Risiko Tender Gagal Akibat Legalitas Bermasalah Industri konstruksi Indonesia menawarkan pelua...

Panduan Lengkap Biaya Buat PT: Persiapan Legalitas dan Izin Usaha Konstruksi
17 Nov
Panduan Lengkap Biaya Buat PT: Persiapan Legalitas dan Izin Usaha Konstruksi

Langkah awal memasuki pasar jasa konstruksi di Indonesia, yang total proyeknya mencapai ribuan triliun rupiah, adalah de...

Contoh PT Tertutup: Memahami Struktur Legalitas untuk Perusahaan Konstruksi
14 Nov
Contoh PT Tertutup: Memahami Struktur Legalitas untuk Perusahaan Konstruksi

Dalam lanskap bisnis Indonesia, Perseroan Terbatas (PT) adalah bentuk badan hukum paling umum yang dipilih, termasuk ole...

Proses Akta Pendirian CV & Syarat SBU Konstruksi Terbaru LPJK
13 Nov
Proses Akta Pendirian CV & Syarat SBU Konstruksi Terbaru LPJK

Di tengah pesatnya pembangunan infrastruktur nasional, peluang bisnis jasa konstruksi di Indonesia terus menjanjikan. Na...

Proses Bea Meterai Adalah Wajib: Panduan Tender, SBU, dan Kontrak Konstruksi
12 Nov
Proses Bea Meterai Adalah Wajib: Panduan Tender, SBU, dan Kontrak Konstruksi

Kepatuhan Dokumen Tender Konstruksi: Bea Meterai Adalah Bukti Legalitas dan Keabsahan Perjanjian Dalam iklim bisnis j...

Proses Akta CV & Pengurusan SBU Konstruksi LPJK: Panduan Legalitas
12 Nov
Proses Akta CV & Pengurusan SBU Konstruksi LPJK: Panduan Legalitas

Legalitas Fundamental Bisnis Kontraktor: Peran Krusial Akta CV dalam Sertifikasi Konstruksi Sektor jasa konstruksi In...

Perusahaan CV: Panduan Lengkap Pendirian, Legalitas, dan Akses Tender Konstruksi
10 Nov
Perusahaan CV: Panduan Lengkap Pendirian, Legalitas, dan Akses Tender Konstruksi

Bentuk badan usaha Perusahaan CV (Commanditaire Vennootschap atau Persekutuan Komanditer) masih menjadi pilihan utama ba...

Proses Konsultasi SBU Konstruksi Profesional

Mengapa Memilih Kami?

Konsultasikan perencanaan tender dengan kami, supaya dapat mengikuti jadwal tender pemerintah/swasta dengan baik dan memenangkan proyek.

Konsultan atau Kontraktor

Layanan untuk semua jenis badan usaha

Spesialis atau Umum

Fleksibel sesuai kebutuhan bisnis

Skala Kecil hingga Besar

Melayani semua ukuran perusahaan

Layanan Lengkap

Dari izin dasar hingga operasional

Layanan Sertifikasi Tambahan

Lengkapi kebutuhan sertifikasi perusahaan Anda dengan layanan profesional kami

ISO 9001:2015

Sistem manajemen mutu internasional untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 14001:2015

Sistem manajemen lingkungan untuk praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan bisnis.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 27001:2013

Sistem manajemen keamanan informasi untuk melindungi aset data perusahaan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 37001:2016

Sistem manajemen anti-penyuapan untuk etika bisnis dan integritas perusahaan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 45001:2018

Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja untuk lingkungan kerja yang aman.

Pelajari Lebih Lanjut
CSMS

Contractor Safety Management System untuk Migas, Pertamina, dan PLN.

Pelajari Lebih Lanjut

Bagaimana Cara Kami Membantu Perusahaan Anda?

Proses konsultasi profesional yang terbukti efektif

01
Business Goal Analysis

Ceritakan kepada kami, goal bisnis Anda.

  • Mau ambil kualifikasi kontraktor atau konsultan
  • Kapan akan mengikuti tender
  • Tender apa yang akan diikuti
02
Review Kebutuhan Teknis

Analisis mendalam terhadap persyaratan teknis.

  • Data penjualan tahunan
  • Data kemampuan keuangan/nilai aset
  • Data ketersediaan Tenaga Kerja Konstruksi
  • Data kemampuan peralatan konstruksi
03
Tenaga Ahli & Peralatan

Evaluasi tenaga ahli dan peralatan pendukung konstruksi.

  • Proses SKK - Sertifikat Kompetensi Kerja
  • Pemenuhan Peralatan Konstruksi
  • Ijin Operator (SIO) dan Ijin Alat (SIA)
04
Proses SBU

SBU Jasa Konstruksi dikeluarkan oleh LSBU yang diakreditasi LPJK PUPR.

  • BUJK Nasional
  • BUJK PMA
  • BUJK Asing