15+ Tahun Pengalaman
1000+ Klien Puas
Terpercaya & Resmi

Pahami Syarat Yayasan: Panduan Lengkap untuk Memulai

Temukan syarat yayasan yang wajib dipenuhi untuk mendirikan organisasi sosial atau non-profit di Indonesia. Baca panduan lengkapnya!

Tim Ahli indosbu.com
Tim Ahli indosbu.com
Konsultan SBU Konstruksi
14 Nov 2024
15+

Tahun Pengalaman

1000+

Klien Puas

98%

Tingkat Keberhasilan

24/7

Layanan Konsultasi

Pahami Syarat Yayasan: Panduan Lengkap untuk Memulai - syarat yayasan syarat yayasan, cara mendirikan yayasan, pendirian yayasan, persyaratan yayasan Indonesia, yayasan sosial, dokumen yayasan, aturan yayasan, organisasi non-profit, legalitas yayasan, syarat pengajuan yayasan

Gambar Ilustrasi Pahami Syarat Yayasan: Panduan Lengkap untuk Memulai

Baca Juga: CV Badan Usaha Konstruksi: Syarat SBU, SKK, dan Izin 2025

Mengapa Mendirikan Yayasan Bisa Jadi Langkah Awal yang Mengubah Hidup Banyak Orang?

Bayangkan sebuah komunitas kecil di pelosok yang tiba-tiba memiliki akses air bersih, atau puluhan anak putus sekolah yang akhirnya bisa meraih beasiswa hingga perguruan tinggi. Di balik banyak cerita inspiratif seperti itu, seringkali ada sebuah yayasan yang berperan sebagai motor penggerak. Di Indonesia, yayasan bukan sekadar organisasi biasa; ia adalah entitas hukum yang memiliki kekuatan untuk mengakselerasi perubahan sosial secara sistematis dan berkelanjutan. Namun, antusiasme untuk berbuat baik kerap terhambat oleh kerumitan birokrasi dan ketidaktahuan akan syarat yayasan yang berlaku. Faktanya, berdasarkan data dari Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan HAM, ribuan pengajuan pendirian yayasan tertunda setiap tahunnya hanya karena ketidaklengkapan atau kesalahan dalam pemenuhan persyaratan administratif. Artikel ini akan memandu Anda, langkah demi langkah, untuk memahami dengan jelas semua requirements yang diperlukan, sehingga visi kebaikan Anda dapat segera terwujud dalam bentuk yayasan yang legal dan kredibel.

Baca Juga: Contoh Perjanjian Franchise dan Legalitas Konstruksi: Panduan Lengkap

Apa Sebenarnya Yayasan Itu dan Mengapa Legalitasnya Krusial?

Sebelum masuk ke dalam daftar persyaratan, penting untuk menyelami esensi yayasan dalam konteks hukum Indonesia. Yayasan adalah badan hukum yang terdiri atas kekayaan yang dipisahkan dan diperuntukkan untuk mencapai tujuan tertentu di bidang sosial, keagamaan, dan kemanusiaan yang tidak mempunyai anggota. Posisi hukumnya diatur terutama dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2001 tentang Yayasan beserta perubahannya.

Beda Yayasan dengan Organisasi Lainnya

Banyak yang keliru menyamakan yayasan dengan perkumpulan atau koperasi. Perbedaan mendasar terletak pada tujuan dan struktur kepemilikannya. Yayasan tidak memiliki "pemilik" atau "anggota" dalam artian pemegang saham. Kekayaannya adalah mandiri, dikelola oleh Pembina, Pengurus, dan Pengawas untuk semata-mata mencapai tujuan sosial yang telah ditetapkan dalam anggaran dasar. Sementara itu, dari pengalaman saya membantu pendirian puluhan yayasan, kesalahan konsep inilah yang sering menyebabkan penolakan di tahap verifikasi substansi oleh Kemenkumham.

Dampak Legalitas yang Solid bagi Operasional Yayasan

Memiliki Akta Pendirian yang disahkan oleh Kemenkumham bukanlah sekadar formalitas. Ini adalah pondasi trust. Dengan legalitas yang kuat, yayasan dapat:

  • Membuka rekening bank atas nama yayasan, memisahkan aset pribadi pendiri dengan aset organisasi.
  • Menerima bantuan, hibah, atau donasi dari pihak ketiga, baik individu, korporasi, maupun lembaga donor internasional, dengan lebih mudah dan transparan.
  • Menjalin kemitraan resmi dengan pemerintah, seperti dalam program corporate social responsibility (CSR) atau proyek pembangunan sosial.
  • Memberikan rasa aman dan perlindungan hukum bagi pengurus dan penerima manfaat.

Tanpa legalitas ini, aktivitas sosial yang Anda jalankan rentan dipertanyakan akuntabilitasnya dan sulit untuk scale-up.

Baca Juga:

Mengapa Memahami Syarat Sebelum Memulai Sangat Penting?

Proses pendirian yayasan ibarat membangun rumah. Anda tidak bisa langsung mendirikan tiang dan atap tanpa memastikan pondasi dan bahan bakunya lengkap dan berkualitas. Kesalahan dalam memahami prasyarat di awal akan berakibat pada penolakan, pembengkakan biaya, dan yang paling menyita, adalah waktu. Proses yang seharusnya dapat diselesaikan dalam hitungan minggu bisa molor menjadi bulanan.

Risiko Mengabaikan Kelengkapan Administratif

Berdasarkan pengamatan di lapangan, kasus yang sering muncul adalah ketidaksesuaian antara maksud dan tujuan yang tercantum dalam Akta dengan aktivitas yang nantinya dijalankan. Misalnya, yayasan didirikan untuk bidang pendidikan, tetapi dalam operasionalnya banyak bergerak di bidang kesehatan tanpa perubahan anggaran dasar. Hal ini dapat berujung pada sanksi administratif hingga pembekuan. Selain itu, kesalahan dalam penulisan nama, alamat, atau susunan pengurus yang tidak memenuhi syarat (misalnya, masih berstatus sebagai pegawai negeri sipil di posisi tertentu) akan langsung menghentikan proses.

Nilai Strategis Perencanaan yang Matang

Memenuhi syarat pendirian yayasan dengan baik adalah bentuk komitmen pertama Anda terhadap tata kelola organisasi yang baik (good organizational governance). Ini adalah sinyal kepada semua pemangku kepentingan bahwa yayasan Anda dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Dalam jangka panjang, ini akan membangun brand equity dan kredibilitas yang tak ternilai, terutama jika ingin mengajukan pendanaan dari lembaga sertifikasi seperti sertifikat kompetensi kerja untuk program pelatihan yang Anda selenggarakan.

Baca Juga:

Bagaimana Memenuhi Semua Syarat Pendirian Yayasan Secara Tepat?

Setelah memahami 'apa' dan 'mengapa', kini saatnya masuk ke dalam 'bagaimana'. Panduan ini disusun berdasarkan tahapan standar dan pengalaman langsung di lapangan.

Menyiapkan Kekayaan Awal yang Dipisahkan

Ini adalah syarat mutlak. Yayasan harus didirikan dengan kekayaan awal yang jelas sumber dan nilainya. Tidak ada ketentuan nominal minimum dalam UU, tetapi dalam praktiknya, kekayaan awal harus layak dan cukup untuk memulai operasional mencapai tujuan yayasan. Bukti kekayaan ini bisa berupa uang tunai (dibuktikan dengan setoran ke rekening atas nama yayasan setelah akta dibuat) atau barang bergerak/tidak bergerak yang dinilai dengan jelas. Siapkan bukti kepemilikan atau appraisal jika berbentuk aset properti.

Merumuskan Anggaran Dasar (AD) dengan Cermat

Anggaran Dasar adalah konstitusi yayasan. Poin-poin kritis yang harus tercakup dengan sempurna meliputi:

  • Nama dan Tempat Kedudukan: Pilih nama yang unik, tidak menyerupai yayasan lain, dan mencerminkan visi. Pastikan alamat kedudukan jelas.
  • Maksud dan Tujuan serta Kegiatan: Rumuskan dengan spesifik dan terukur. Jangan terlalu umum seperti "memajukan pendidikan", tetapi lebih pada "menyelenggarakan sekolah non-formal dan pemberian beasiswa bagi anak kurang mampu di wilayah Jakarta Selatan".
  • Kekayaan: Jelas menyatakan sumber kekayaan awal dan cara pengelolaannya.
  • Struktur Organ Pengurus: Tentukan susunan Pembina, Pengurus, dan Pengawas beserta kewenangannya. Pastikan orang-orang yang ditunjuk memenuhi syarat hukum dan kompetensi.

Perumusan AD yang baik sangat krusial untuk kelancaran pengajuan izin operasional nantinya, misalnya jika yayasan Anda akan bergerak di bidang pelatihan konstruksi yang membutuhkan pengakuan dari Lembaga Sertifikasi Profesi Konstruksi.

Menunjuk Susunan Pengurus yang Kompeten dan Memenuhi Syarat

Struktur organ yayasan terdiri dari Pembina (seperti dewan penasihat tertinggi), Pengurus (pelaksana harian), dan Pengawas (yang mengawasi pengurus). Persyaratan personal yang harus dipenuhi:

  • Warga Negara Indonesia.
  • Mampu melakukan perbuatan hukum.
  • Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana kejahatan yang merugikan keuangan negara.
  • Bukan pegawai negeri sipil, tentara, atau polisi, kecuali mendapat izin dari instansi yang berwenang (aturan ini memiliki pengecualian dan kompleksitas tersendiri).

Kelengkapan dokumen pribadi seperti KTP, NPWP, dan foto berwarna juga harus disiapkan.

Proses Pengesahan Badan Hukum di Kemenkumham

Setelah Akta Notaris yang memuat AD selesai dibuat, notaris akan mengajukan permohonan pengesahan badan hukum secara elektronik melalui Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH) Kemenkumham. Tahapannya meliputi:

  1. Pemeriksaan kelengkapan dan formalitas dokumen.
  2. Verifikasi substansi (ini tahap kritis dimana maksud, tujuan, dan pengurus dicek mendalam).
  3. Penerbitan Surat Keputusan (SK) Pengesahan Badan Hukum Yayasan.
  4. Pendaftaran ke Pengadilan Negeri setempat (biasanya diwakilkan oleh notaris).

Setelah SK terbit, yayasan Anda secara resmi telah menjadi badan hukum. Namun, perjalanan administrasi belum selesai.

Memenuhi Kewajiban Administratif Pasca-Pengesahan

Yayasan yang telah berbadan hukum memiliki kewajiban lanjutan untuk dapat beroperasi secara lengkap:

  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Badan: Segera daftarkan yayasan untuk mendapatkan NPWP. Yayasan sebagai subjek pajak memiliki kewajiban pelaporan pajak meski seringkai mendapatkan fasilitas pembebasan sesuai aturan.
  • Pembukaan Rekening Bank: Bawa SK Pengesahan dan dokumen lainnya ke bank untuk memisahkan kekayaan yayasan.
  • Pengurusan Izin Operasional: Bergantung pada bidang kegiatannya, yayasan mungkin membutuhkan izin khusus. Misalnya, yayasan pendidikan perlu izin dari Dinas Pendidikan, yayasan kesehatan perlu izin dari Dinas Kesehatan. Untuk yayasan yang akan mengadakan pelatihan kerja, penting memahami standar dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Baca Juga: CV Badan Hukum: Transformasi Izin Usaha Konstruksi 2025

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari Saat Memenuhi Syarat

Berdasarkan pengalaman pendampingan, beberapa pitfall ini sering terulang:

Kesalahan dalam Perumusan Maksud dan Tujuan

Terlalu luas atau terlalu sempit. Rumusan yang terlalu luas (contoh: "memajukan kesejahteraan umat manusia") dapat dianggap tidak operasional. Sebaliknya, yang terlalu sempit dapat membatasi ruang gerak yayasan di masa depan. Carilah titik tengah yang strategis.

Ketidaksiapan Bukti Kekayaan Awal

Menjanjikan kekayaan berupa aset yang belum jelas kepemilikannya atau masih dalam sengketa. Ini akan langsung menggugurkan aplikasi. Pastikan semua bukti kepemilikan sah dan dapat diverifikasi.

Mengabaikan Peran dan Tanggung Jawab Pengawas

Banyak yayasan menunjuk Pengawas hanya sebagai pelengkap struktur. Padahal, peran Pengawas vital dalam mengawasi kebijakan pengurus dan kesehatan keuangan. Pilihlah orang yang independen dan memiliki integritas serta kompetensi di bidang audit atau keuangan.

Baca Juga:

Membangun Yayasan yang Berkelanjutan dan Dipercaya

Lolos dari proses verifikasi Kemenkumham adalah awal yang bagus. Namun, untuk benar-benar tumbuh dan memberikan dampak maksimal, yayasan perlu membangun sistem yang berkelanjutan.

Transparansi Keuangan dan Pelaporan yang Akuntabel

Ini adalah pilar utama trustworthiness. Terapkan sistem akuntansi yang rapi sejak dini, buat laporan tahunan yang diaudit (minimal oleh akuntan publik), dan publikasikan secara terbuka kepada pemangku kepentingan. Donor dan masyarakat semakin kritis dengan penggunaan dana.

Pengembangan Kapasitas Organisasi dan Sumber Daya Manusia

Investasikan pada pelatihan untuk pengurus dan staf. Sebuah yayasan yang bergerak di bidang pemberdayaan masyarakat, misalnya, akan jauh lebih efektif jika staf lapangannya memiliki kompetensi yang diakui, seperti yang disyaratkan dalam berbagai skema unit kompetensi kerja. Kredibilitas program pun akan meningkat.

Baca Juga: Proses Pendirian PT Konstruksi: Panduan Legalitas SBU 2025

Kesimpulan dan Langkah Konkret Anda Selanjutnya

Memahami dan memenuhi syarat yayasan dengan benar adalah investasi awal yang mahal harganya untuk kesuksesan jangka panjang organisasi sosial Anda. Ini bukan sekadar tentang mengumpulkan dokumen, tetapi tentang membangun fondasi hukum dan tata kelola yang kokoh untuk mewujudkan mimpi besar Anda membantu sesama. Dari menyiapkan kekayaan, merancang anggaran dasar, memilih pengurus, hingga menjalani proses pengesahan, setiap langkah membutuhkan ketelitian dan pemahaman yang komprehensif.

Jika Anda merasa proses ini rumit dan membutuhkan panduan ahli yang dapat menghemat waktu serta menghindarkan Anda dari kesalahan fatal, tidak perlu khawatir. Jakon hadir sebagai mitra terpercaya Anda. Kami memiliki pengalaman luas dalam mendampingi pendirian berbagai lembaga, tidak hanya yayasan, tetapi juga perseroan terbatas, dan pengurusan berbagai sertifikasi dan perizinan usaha. Tim konsultan hukum dan administrasi kami siap memandu Anda dari nol hingga yayasan Anda resmi beroperasi, termasuk konsultasi strategis untuk keberlanjutannya. Visit our website di jakon.info untuk konsultasi awal gratis dan wujudkan niat baik Anda menjadi aksi nyata yang legal dan berdampak luas. Mulailah perjalanan sosial Anda dengan pondasi yang kuat.

Konsultasi Gratis

Dapatkan konsultasi langsung dari tim ahli kami untuk solusi terbaik.

Chat WhatsApp
Hubungi Kami
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08:00 - 17:00

Layanan Profesional Kami

Solusi lengkap untuk kebutuhan perizinan dan sertifikasi konstruksi Anda

SBU Kontraktor

Pengurusan SBU untuk kontraktor konstruksi dengan berbagai klasifikasi dan kualifikasi sesuai kebutuhan tender.

Pelajari Lebih Lanjut
SBU Konsultan

Pengurusan SBU untuk konsultan konstruksi dengan standar profesional dan kualifikasi yang tepat.

Pelajari Lebih Lanjut
SKK Konstruksi

Sertifikat Kompetensi Kerja untuk tenaga ahli konstruksi dengan standar BNSP yang diakui nasional.

Pelajari Lebih Lanjut
CSMS

Contractor Safety Management System untuk Migas, Pertamina, dan PLN dengan standar keselamatan tinggi.

Pelajari Lebih Lanjut
SBU Non Konstruksi

Pengurusan SBU untuk bidang non konstruksi seperti jasa konsultansi, pengadaan, dan layanan lainnya.

Pelajari Lebih Lanjut
SBUJPTL

Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik untuk perusahaan di sektor kelistrikan.

Pelajari Lebih Lanjut
Tim Ahli indosbu.com

Tim Ahli indosbu.com

Konsultan SBU Konstruksi Profesional

Tentang Indosbu.com

Indosbu.com adalah perusahaan konsultan profesional yang berdedikasi untuk membantu perusahaan mencapai kesuksesan dalam dunia konstruksi dan tender. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun, kami telah membantu ribuan klien dalam mengurus berbagai jenis perizinan dan sertifikasi.

Tim ahli kami terdiri dari para profesional yang berpengalaman dalam bidang konstruksi, perizinan, dan strategi bisnis. Kami memahami kompleksitas regulasi dan persyaratan yang dibutuhkan untuk mengikuti tender konstruksi, baik di sektor pemerintah maupun swasta.

Sebagai konsultan terpercaya, kami menyediakan layanan lengkap mulai dari konsultasi awal, persiapan dokumen, hingga pendampingan proses pengurusan sertifikat. Komitmen kami adalah memberikan solusi terbaik dengan standar profesional yang tinggi.

Keunggulan Kami
  • 15+ Tahun Pengalaman
  • 1000+ Klien Puas
  • 98% Tingkat Keberhasilan
  • Layanan 24/7
Sertifikasi & Lisensi
  • Terdaftar di LPJK
  • Berlisensi Resmi
  • ISO 9001:2015
  • Standar Internasional

Siap Memenangkan Tender Konstruksi?

Indosbu.com membantu Anda melakukan persiapan tender perusahaan dari perencanaan mengambil bidang usaha, kualifikasi, sampai dengan persiapan dokumen tender dengan tujuan untuk memenangkan proyek.

  • Konsultasi Gratis
  • Analisis Kebutuhan
  • Persiapan Dokumen
  • Pendampingan Proses
  • Garansi Keberhasilan
  • Layanan 24/7
Konsultasi Gratis

Dapatkan konsultasi langsung dari tim ahli kami

Respon dalam 5 menit

Artikel Terkait

Pelajari lebih lanjut tentang dunia konstruksi dan tender

CV atau PT: Panduan Perizinan SBU dan Legalitas Konstruksi
31 Dec
CV atau PT: Panduan Perizinan SBU dan Legalitas Konstruksi

Kegagalan dalam memenangkan tender proyek konstruksi sering kali bukan disebabkan oleh harga yang tidak kompetitif, mela...

CV Badan Usaha Konstruksi: Syarat SBU, SKK, dan Izin 2025
30 Dec
CV Badan Usaha Konstruksi: Syarat SBU, SKK, dan Izin 2025

Dinamika industri konstruksi di Indonesia saat ini tengah berada pada titik persaingan yang sangat ketat namun penuh pel...

Contoh Perjanjian Franchise dan Legalitas Konstruksi: Panduan Lengkap
29 Dec
Contoh Perjanjian Franchise dan Legalitas Konstruksi: Panduan Lengkap

Dinamika industri konstruksi di Indonesia pada tahun 2025 menunjukkan angka pertumbuhan yang sangat signifikan, dengan a...

Bidang Usaha KBLI Konstruksi: Panduan Lengkap SBU & OSS
26 Dec
Bidang Usaha KBLI Konstruksi: Panduan Lengkap SBU & OSS

Kegagalan administratif dalam proses tender sering kali menjadi mimpi buruk bagi pelaku usaha jasa konstruksi. Data dari...

Syarat Mendirikan Perusahaan Konstruksi: Panduan SBU & OSS
24 Dec
Syarat Mendirikan Perusahaan Konstruksi: Panduan SBU & OSS

Dunia infrastruktur Indonesia sedang bergerak sangat masif dengan pagu anggaran kementerian yang mencapai ratusan triliu...

CV Badan Hukum: Transformasi Izin Usaha Konstruksi 2025
23 Dec
CV Badan Hukum: Transformasi Izin Usaha Konstruksi 2025

Memasuki periode anggaran 2025, dinamika industri konstruksi di Indonesia mengalami pergeseran yang sangat signifikan. D...

Proses Pembuatan CV Perusahaan Konstruksi: Syarat & Sertifikasi
22 Dec
Proses Pembuatan CV Perusahaan Konstruksi: Syarat & Sertifikasi

Sepanjang tahun operasional 2024, data dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) mengungkapkan fakt...

Proses Pendirian PT Konstruksi: Panduan Legalitas SBU 2025
18 Dec
Proses Pendirian PT Konstruksi: Panduan Legalitas SBU 2025

Data terbaru dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) menunjukkan bahwa ribuan paket tender konstr...

CV Usaha Adalah: Panduan Lengkap Legalitas, Perizinan, dan Strategi Akses Tender Konstruksi
16 Dec
CV Usaha Adalah: Panduan Lengkap Legalitas, Perizinan, dan Strategi Akses Tender Konstruksi

Sektor Jasa Konstruksi di Indonesia adalah arena persaingan yang ketat, di mana legalitas perusahaan adalah penentu utam...

Panduan Lengkap Contoh Perjanjian Kerja Karyawan: Legalitas Kontraktor dan Kepatuhan Tenaga Kerja Konstruksi
15 Dec
Panduan Lengkap Contoh Perjanjian Kerja Karyawan: Legalitas Kontraktor dan Kepatuhan Tenaga Kerja Konstruksi

Sektor Konstruksi dicirikan oleh mobilitas tenaga kerja yang tinggi dan jadwal proyek yang ketat. Risiko sengketa hubung...

Panduan Lengkap Kontrak Kerja 3 Bulan: Aspek Legalitas dan Risiko Bisnis Konstruksi
12 Dec
Panduan Lengkap Kontrak Kerja 3 Bulan: Aspek Legalitas dan Risiko Bisnis Konstruksi

Sifat industri Konstruksi yang berbasis proyek dan memiliki siklus kerja tidak tetap seringkali memaksa perusahaan mengg...

Panduan Lengkap: Persyaratan Pendirian CV Konstruksi Terbaru 2025 dan Sertifikasi Wajib
11 Dec
Panduan Lengkap: Persyaratan Pendirian CV Konstruksi Terbaru 2025 dan Sertifikasi Wajib

Sektor jasa konstruksi adalah salah satu mesin utama pembangunan di Indonesia, dengan ribuan proyek pemerintah dan swast...

Panduan Lengkap Persyaratan Membuat CV Perusahaan: Legalitas Awal Bisnis Konstruksi
10 Dec
Panduan Lengkap Persyaratan Membuat CV Perusahaan: Legalitas Awal Bisnis Konstruksi

Dalam industri konstruksi Indonesia yang sangat bergantung pada legalitas, bentuk badan usaha adalah penentu utama akses...

Panduan Contoh Akta Pendirian Perusahaan CV dan Persyaratan SBU Konstruksi
10 Dec
Panduan Contoh Akta Pendirian Perusahaan CV dan Persyaratan SBU Konstruksi

Sektor jasa konstruksi Indonesia kini beroperasi di bawah payung regulasi yang menuntut profesionalisme dan legalitas pe...

Panduan Lengkap Persyaratan CV dalam Pengurusan SBU Konstruksi dan Izin Usaha
09 Dec
Panduan Lengkap Persyaratan CV dalam Pengurusan SBU Konstruksi dan Izin Usaha

Indonesia saat ini sedang gencar menggarap proyek infrastruktur strategis yang bernilai triliunan Rupiah. Namun, pernahk...

Proses Konsultasi SBU Konstruksi Profesional

Mengapa Memilih Kami?

Konsultasikan perencanaan tender dengan kami, supaya dapat mengikuti jadwal tender pemerintah/swasta dengan baik dan memenangkan proyek.

Konsultan atau Kontraktor

Layanan untuk semua jenis badan usaha

Spesialis atau Umum

Fleksibel sesuai kebutuhan bisnis

Skala Kecil hingga Besar

Melayani semua ukuran perusahaan

Layanan Lengkap

Dari izin dasar hingga operasional

Layanan Sertifikasi Tambahan

Lengkapi kebutuhan sertifikasi perusahaan Anda dengan layanan profesional kami

ISO 9001:2015

Sistem manajemen mutu internasional untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 14001:2015

Sistem manajemen lingkungan untuk praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan bisnis.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 27001:2013

Sistem manajemen keamanan informasi untuk melindungi aset data perusahaan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 37001:2016

Sistem manajemen anti-penyuapan untuk etika bisnis dan integritas perusahaan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 45001:2018

Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja untuk lingkungan kerja yang aman.

Pelajari Lebih Lanjut
CSMS

Contractor Safety Management System untuk Migas, Pertamina, dan PLN.

Pelajari Lebih Lanjut

Bagaimana Cara Kami Membantu Perusahaan Anda?

Proses konsultasi profesional yang terbukti efektif

01
Business Goal Analysis

Ceritakan kepada kami, goal bisnis Anda.

  • Mau ambil kualifikasi kontraktor atau konsultan
  • Kapan akan mengikuti tender
  • Tender apa yang akan diikuti
02
Review Kebutuhan Teknis

Analisis mendalam terhadap persyaratan teknis.

  • Data penjualan tahunan
  • Data kemampuan keuangan/nilai aset
  • Data ketersediaan Tenaga Kerja Konstruksi
  • Data kemampuan peralatan konstruksi
03
Tenaga Ahli & Peralatan

Evaluasi tenaga ahli dan peralatan pendukung konstruksi.

  • Proses SKK - Sertifikat Kompetensi Kerja
  • Pemenuhan Peralatan Konstruksi
  • Ijin Operator (SIO) dan Ijin Alat (SIA)
04
Proses SBU

SBU Jasa Konstruksi dikeluarkan oleh LSBU yang diakreditasi LPJK PUPR.

  • BUJK Nasional
  • BUJK PMA
  • BUJK Asing