15+ Tahun Pengalaman
1000+ Klien Puas
Terpercaya & Resmi

Mengungkap Penyimpangan Pengadaan Barang dan Jasa: Fakta Terbaru

Temukan penyimpangan pengadaan barang dan jasa di Indonesia, cara penyelesaiannya, dan upaya meningkatkan transparansi dalam proyek.

Tim Ahli indosbu.com
Tim Ahli indosbu.com
Konsultan SBU Konstruksi
06 Nov 2024
15+

Tahun Pengalaman

1000+

Klien Puas

98%

Tingkat Keberhasilan

24/7

Layanan Konsultasi

Mengungkap Penyimpangan Pengadaan Barang dan Jasa: Fakta Terbaru - penyimpangan pengadaan barang dan jasa penyimpangan pengadaan barang dan jasa, pengadaan korupsi, penyimpangan proyek pemerintah, penyimpangan anggaran, integritas pengadaan, pengawasan tender Indonesia, transparansi pengadaan barang, penyimpangan kontrak proyek, antikorupsi pengadaan

Gambar Ilustrasi Mengungkap Penyimpangan Pengadaan Barang dan Jasa: Fakta Terbaru

Penyimpangan pengadaan barang dan jasa masih menjadi isu yang meresahkan di Indonesia, terutama di sektor pemerintahan. Berdasarkan data yang dirilis oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hampir 80% kasus korupsi di Indonesia melibatkan pengadaan barang dan jasa. Dalam laporan tahunan KPK 2022, ditemukan bahwa lebih dari 1.200 proyek pemerintah mengalami keterlambatan atau kerugian negara akibat penyimpangan ini. Dengan nilai transaksi mencapai triliunan rupiah setiap tahunnya, sektor ini menjadi ladang subur bagi praktik korupsi dan penyelewengan anggaran. Apalagi, minimnya pengawasan serta kurangnya transparansi dalam proses pengadaan semakin memperparah masalah ini. Penyimpangan pengadaan barang dan jasa tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga memperlambat pembangunan dan menurunkan kualitas pelayanan publik. Dalam artikel ini, kita akan mengupas tuntas apa yang dimaksud dengan penyimpangan pengadaan, mengapa hal ini bisa terjadi, dan bagaimana cara mengatasinya untuk menciptakan sistem yang lebih bersih dan transparan.

Mengungkap Penyimpangan Pengadaan Barang dan Jasa: Fakta Terbaru penyimpangan pengadaan barang dan jasa penyimpangan pengadaan barang dan jasa, pengadaan korupsi, penyimpangan proyek pemerintah, penyimpangan anggaran, integritas pengadaan, pengawasan tender Indonesia, transparansi pengadaan barang, penyimpangan kontrak proyek, antikorupsi pengadaan
Baca Juga: CV Badan Usaha Konstruksi: Syarat SBU, SKK, dan Izin 2025

Apa Itu Penyimpangan Pengadaan Barang dan Jasa?

Pengertian Penyimpangan Pengadaan

Penyimpangan pengadaan barang dan jasa adalah segala bentuk tindakan yang menyimpang dari aturan dan ketentuan resmi yang telah ditetapkan dalam proses pengadaan. Tindakan ini bisa berupa manipulasi spesifikasi teknis, pengaturan tender, hingga kolusi antara pihak penyedia barang dengan pejabat yang bertanggung jawab. Dalam beberapa kasus, penyimpangan ini juga melibatkan penggelembungan harga, pengurangan kualitas barang atau jasa yang disediakan, serta pengabaian prosedur standar yang seharusnya diikuti.

Masalah ini sering kali disebabkan oleh kurangnya transparansi dan akuntabilitas dalam sistem pengadaan barang dan jasa. Ketika pengadaan dilakukan secara tertutup tanpa pengawasan yang memadai, celah untuk terjadinya penyimpangan semakin terbuka lebar. Ini menjadi masalah yang sangat serius, terutama pada proyek-proyek besar yang melibatkan anggaran negara dalam jumlah besar.

Selain itu, penyimpangan pengadaan barang dan jasa juga sering kali terjadi akibat adanya intervensi politik atau tekanan dari pihak tertentu. Kondisi ini membuat proses pengadaan yang seharusnya objektif dan transparan menjadi tidak adil dan merugikan banyak pihak, termasuk masyarakat yang seharusnya menerima manfaat dari proyek tersebut.

Dalam konteks yang lebih luas, penyimpangan pengadaan barang dan jasa bukan hanya masalah administrasi, tetapi juga merupakan bentuk kejahatan ekonomi yang merusak tatanan pembangunan negara. Oleh karena itu, penting untuk memahami apa yang dimaksud dengan penyimpangan ini agar langkah-langkah pencegahan dapat dilakukan dengan tepat.

Bentuk-Bentuk Penyimpangan yang Sering Terjadi

Terdapat berbagai bentuk penyimpangan yang sering terjadi dalam pengadaan barang dan jasa. Salah satunya adalah kolusi antara pihak penyedia barang atau jasa dengan pejabat pengadaan. Kolusi ini biasanya dilakukan untuk memenangkan tender secara tidak sah, di mana perusahaan yang tidak layak atau tidak memenuhi persyaratan diberikan proyek tersebut.

Selain itu, penyimpangan lainnya adalah manipulasi spesifikasi teknis. Pihak penyedia barang sering kali bekerja sama dengan pejabat pengadaan untuk menyusun spesifikasi yang hanya bisa dipenuhi oleh satu pihak tertentu, sehingga mengurangi persaingan sehat dalam proses tender. Ini jelas melanggar prinsip-prinsip transparansi dan keadilan.

Korupsi juga menjadi salah satu bentuk penyimpangan yang paling sering terjadi. Pihak yang terlibat dalam pengadaan barang dan jasa menerima suap untuk memberikan proyek kepada pihak tertentu, meskipun pihak tersebut mungkin tidak memenuhi syarat atau menawarkan kualitas yang lebih rendah dibandingkan dengan kompetitor lainnya.

Selain itu, ada juga praktik penggelembungan harga, di mana harga barang atau jasa yang diadakan jauh lebih tinggi dari harga pasar. Praktik ini merugikan keuangan negara dan sering kali sulit untuk dideteksi karena melibatkan banyak pihak yang bekerja sama untuk menutupi jejak-jejak penyimpangan tersebut.

Mengungkap Penyimpangan Pengadaan Barang dan Jasa: Fakta Terbaru penyimpangan pengadaan barang dan jasa penyimpangan pengadaan barang dan jasa, pengadaan korupsi, penyimpangan proyek pemerintah, penyimpangan anggaran, integritas pengadaan, pengawasan tender Indonesia, transparansi pengadaan barang, penyimpangan kontrak proyek, antikorupsi pengadaan
Baca Juga: Contoh Perjanjian Franchise dan Legalitas Konstruksi: Panduan Lengkap

Mengapa Penyimpangan Pengadaan Terus Terjadi?

Kurangnya Pengawasan yang Efektif

Salah satu alasan utama mengapa penyimpangan pengadaan barang dan jasa terus terjadi adalah karena kurangnya pengawasan yang efektif. Proses pengadaan sering kali dilakukan tanpa adanya pemantauan yang ketat, sehingga memungkinkan terjadinya tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan aturan. Laporan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menunjukkan bahwa banyak proyek pemerintah yang tidak diawasi dengan baik, sehingga terjadi penyimpangan yang merugikan negara.

Pengawasan yang lemah ini sering kali disebabkan oleh keterbatasan sumber daya, baik dari segi jumlah personel maupun teknologi yang digunakan untuk memantau proses pengadaan. Tanpa pengawasan yang memadai, proses pengadaan menjadi rawan terhadap berbagai bentuk penyimpangan, termasuk kolusi dan manipulasi spesifikasi.

Selain itu, kurangnya transparansi dalam proses pengadaan juga menjadi penyebab utama terjadinya penyimpangan. Banyak proyek pengadaan yang dilakukan secara tertutup tanpa ada akses bagi publik untuk memantau jalannya proses tersebut. Kondisi ini membuat pihak-pihak yang terlibat dalam pengadaan lebih leluasa untuk melakukan tindakan-tindakan yang melanggar aturan.

Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan sistem pengawasan yang lebih kuat dan transparan, di mana semua tahapan proses pengadaan dapat diakses oleh publik. Selain itu, penggunaan teknologi seperti e-procurement juga bisa membantu mengurangi peluang terjadinya penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa.

Intervensi Politik dan Tekanan dari Pihak Eksternal

Penyimpangan pengadaan barang dan jasa juga sering kali disebabkan oleh adanya intervensi politik dan tekanan dari pihak-pihak eksternal. Proses pengadaan yang seharusnya berjalan secara profesional sering kali terganggu oleh kepentingan politik atau tekanan dari kelompok-kelompok tertentu yang ingin mendapatkan keuntungan dari proyek tersebut.

Intervensi politik ini bisa datang dalam berbagai bentuk, seperti tekanan untuk memenangkan pihak tertentu dalam tender, atau permintaan untuk mengubah spesifikasi teknis agar sesuai dengan kepentingan pihak-pihak tertentu. Hal ini menyebabkan proses pengadaan menjadi tidak transparan dan tidak adil bagi semua pihak yang terlibat.

Sebagai contoh, dalam banyak kasus penyimpangan pengadaan, pejabat publik yang bertanggung jawab atas pengadaan terpaksa memberikan proyek kepada pihak-pihak yang memiliki hubungan politik atau bisnis dengan mereka. Kondisi ini membuat persaingan yang sehat dalam proses pengadaan menjadi tidak mungkin terjadi.

Untuk mencegah hal ini, diperlukan adanya aturan yang lebih ketat mengenai independensi proses pengadaan dari intervensi politik. Selain itu, perlindungan terhadap pejabat yang bertanggung jawab dalam pengadaan juga perlu diperkuat agar mereka tidak mudah terpengaruh oleh tekanan dari pihak-pihak eksternal.

Kurangnya Sanksi yang Tegas

Alasan lain mengapa penyimpangan pengadaan barang dan jasa terus terjadi adalah karena kurangnya sanksi yang tegas bagi pelaku penyimpangan. Meskipun sudah ada aturan yang mengatur tentang proses pengadaan, sanksi yang diberikan kepada pelaku sering kali tidak cukup untuk memberikan efek jera. Ini membuat banyak pihak merasa masih bisa lolos dari hukuman meskipun melakukan penyimpangan.

Sanksi yang ringan atau tidak konsisten membuat para pelaku penyimpangan merasa aman dan berani untuk terus melakukan tindakan yang melanggar aturan. Dalam beberapa kasus, pelaku penyimpangan bahkan tetap bisa beroperasi dan mendapatkan proyek baru meskipun sudah terbukti melakukan korupsi atau penyalahgunaan wewenang.

Untuk mengatasi masalah ini, perlu adanya reformasi dalam sistem penegakan hukum terkait pengadaan barang dan jasa. Sanksi yang lebih tegas dan konsisten harus diberikan kepada pihak-pihak yang terbukti melakukan penyimpangan, baik dalam bentuk denda yang besar maupun hukuman penjara.

Selain itu, penting juga untuk memastikan bahwa proses pengadaan dilakukan dengan transparan dan diawasi secara ketat oleh lembaga yang independen. Dengan demikian, peluang terjadinya penyimpangan bisa diminimalisir dan para pelaku penyimpangan dapat segera dikenakan sanksi yang sesuai dengan perbuatannya.

Mengungkap Penyimpangan Pengadaan Barang dan Jasa: Fakta Terbaru penyimpangan pengadaan barang dan jasa penyimpangan pengadaan barang dan jasa, pengadaan korupsi, penyimpangan proyek pemerintah, penyimpangan anggaran, integritas pengadaan, pengawasan tender Indonesia, transparansi pengadaan barang, penyimpangan kontrak proyek, antikorupsi pengadaan
Baca Juga:

Bagaimana Cara Mengatasi Penyimpangan Pengadaan?

Penerapan Sistem E-Procurement

Salah satu solusi yang paling efektif untuk mengatasi penyimpangan pengadaan barang dan jasa adalah dengan menerapkan sistem e-procurement. E-procurement adalah sistem pengadaan secara elektronik yang memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam proses pengadaan.

Dengan sistem ini, semua proses pengadaan mulai dari pengumuman tender, penawaran, hingga pengumuman pemenang dilakukan secara online dan dapat diakses oleh publik. Hal ini meminimalisir peluang terjadinya penyimpangan karena semua pihak yang terlibat dapat memantau proses pengadaan secara langsung.

Penerapan e-procurement juga memungkinkan adanya persaingan yang lebih sehat karena semua perusahaan yang memenuhi syarat dapat mengikuti tender tanpa adanya diskriminasi. Selain itu, sistem ini juga membantu mengurangi biaya pengadaan karena prosesnya menjadi lebih cepat dan efisien.

Banyak negara telah berhasil mengurangi penyimpangan pengadaan dengan menerapkan sistem ini. Di Indonesia, penggunaan e-procurement sudah mulai diterapkan di beberapa sektor, namun masih perlu diperluas dan ditingkatkan untuk mencapai hasil yang lebih maksimal.

Peningkatan Pengawasan dan Transparansi

Peningkatan pengawasan dan transparansi adalah kunci utama dalam mengatasi penyimpangan pengadaan barang dan jasa. Tanpa pengawasan yang baik, penyimpangan akan terus terjadi dan merugikan negara serta masyarakat.

Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan melibatkan pihak ketiga dalam proses pengawasan, seperti lembaga audit independen atau masyarakat sipil. Dengan adanya pengawasan dari pihak yang tidak terlibat langsung dalam proses pengadaan, peluang terjadinya penyimpangan dapat diminimalisir.

Selain itu, perlu juga dilakukan transparansi dalam semua tahapan pengadaan. Misalnya, hasil evaluasi tender dan pemenang proyek harus diumumkan secara terbuka agar semua pihak bisa mengetahui proses yang berlangsung. Ini akan membantu menciptakan kepercayaan publik terhadap sistem pengadaan yang bersih dan adil.

Pemerintah juga bisa memanfaatkan teknologi seperti blockchain untuk menciptakan sistem pengadaan yang lebih transparan dan tidak dapat dimanipulasi. Dengan blockchain, semua data terkait pengadaan akan tercatat secara permanen dan dapat diakses oleh semua pihak yang berkepentingan.

Mengungkap Penyimpangan Pengadaan Barang dan Jasa: Fakta Terbaru penyimpangan pengadaan barang dan jasa penyimpangan pengadaan barang dan jasa, pengadaan korupsi, penyimpangan proyek pemerintah, penyimpangan anggaran, integritas pengadaan, pengawasan tender Indonesia, transparansi pengadaan barang, penyimpangan kontrak proyek, antikorupsi pengadaan
Baca Juga:

Kesimpulan

Penyimpangan pengadaan barang dan jasa adalah masalah serius yang harus segera diatasi agar tidak terus merugikan negara dan masyarakat. Dengan menerapkan solusi seperti e-procurement, meningkatkan pengawasan, serta memberikan sanksi yang tegas kepada pelaku penyimpangan, diharapkan sistem pengadaan barang dan jasa di Indonesia bisa menjadi lebih transparan dan akuntabel.

Untuk informasi lebih lanjut tentang pengadaan barang dan jasa yang lebih bersih, transparan, dan efisien, kunjungi Dunia Tender dan temukan solusi terbaik untuk proyek Anda.

Konsultasi Gratis

Dapatkan konsultasi langsung dari tim ahli kami untuk solusi terbaik.

Chat WhatsApp
Hubungi Kami
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08:00 - 17:00

Layanan Profesional Kami

Solusi lengkap untuk kebutuhan perizinan dan sertifikasi konstruksi Anda

SBU Kontraktor

Pengurusan SBU untuk kontraktor konstruksi dengan berbagai klasifikasi dan kualifikasi sesuai kebutuhan tender.

Pelajari Lebih Lanjut
SBU Konsultan

Pengurusan SBU untuk konsultan konstruksi dengan standar profesional dan kualifikasi yang tepat.

Pelajari Lebih Lanjut
SKK Konstruksi

Sertifikat Kompetensi Kerja untuk tenaga ahli konstruksi dengan standar BNSP yang diakui nasional.

Pelajari Lebih Lanjut
CSMS

Contractor Safety Management System untuk Migas, Pertamina, dan PLN dengan standar keselamatan tinggi.

Pelajari Lebih Lanjut
SBU Non Konstruksi

Pengurusan SBU untuk bidang non konstruksi seperti jasa konsultansi, pengadaan, dan layanan lainnya.

Pelajari Lebih Lanjut
SBUJPTL

Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik untuk perusahaan di sektor kelistrikan.

Pelajari Lebih Lanjut
Tim Ahli indosbu.com

Tim Ahli indosbu.com

Konsultan SBU Konstruksi Profesional

Tentang Indosbu.com

Indosbu.com adalah perusahaan konsultan profesional yang berdedikasi untuk membantu perusahaan mencapai kesuksesan dalam dunia konstruksi dan tender. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun, kami telah membantu ribuan klien dalam mengurus berbagai jenis perizinan dan sertifikasi.

Tim ahli kami terdiri dari para profesional yang berpengalaman dalam bidang konstruksi, perizinan, dan strategi bisnis. Kami memahami kompleksitas regulasi dan persyaratan yang dibutuhkan untuk mengikuti tender konstruksi, baik di sektor pemerintah maupun swasta.

Sebagai konsultan terpercaya, kami menyediakan layanan lengkap mulai dari konsultasi awal, persiapan dokumen, hingga pendampingan proses pengurusan sertifikat. Komitmen kami adalah memberikan solusi terbaik dengan standar profesional yang tinggi.

Keunggulan Kami
  • 15+ Tahun Pengalaman
  • 1000+ Klien Puas
  • 98% Tingkat Keberhasilan
  • Layanan 24/7
Sertifikasi & Lisensi
  • Terdaftar di LPJK
  • Berlisensi Resmi
  • ISO 9001:2015
  • Standar Internasional

Siap Memenangkan Tender Konstruksi?

Indosbu.com membantu Anda melakukan persiapan tender perusahaan dari perencanaan mengambil bidang usaha, kualifikasi, sampai dengan persiapan dokumen tender dengan tujuan untuk memenangkan proyek.

  • Konsultasi Gratis
  • Analisis Kebutuhan
  • Persiapan Dokumen
  • Pendampingan Proses
  • Garansi Keberhasilan
  • Layanan 24/7
Konsultasi Gratis

Dapatkan konsultasi langsung dari tim ahli kami

Respon dalam 5 menit

Artikel Terkait

Pelajari lebih lanjut tentang dunia konstruksi dan tender

CV atau PT: Panduan Perizinan SBU dan Legalitas Konstruksi
31 Dec
CV atau PT: Panduan Perizinan SBU dan Legalitas Konstruksi

Kegagalan dalam memenangkan tender proyek konstruksi sering kali bukan disebabkan oleh harga yang tidak kompetitif, mela...

CV Badan Usaha Konstruksi: Syarat SBU, SKK, dan Izin 2025
30 Dec
CV Badan Usaha Konstruksi: Syarat SBU, SKK, dan Izin 2025

Dinamika industri konstruksi di Indonesia saat ini tengah berada pada titik persaingan yang sangat ketat namun penuh pel...

Contoh Perjanjian Franchise dan Legalitas Konstruksi: Panduan Lengkap
29 Dec
Contoh Perjanjian Franchise dan Legalitas Konstruksi: Panduan Lengkap

Dinamika industri konstruksi di Indonesia pada tahun 2025 menunjukkan angka pertumbuhan yang sangat signifikan, dengan a...

Bidang Usaha KBLI Konstruksi: Panduan Lengkap SBU & OSS
26 Dec
Bidang Usaha KBLI Konstruksi: Panduan Lengkap SBU & OSS

Kegagalan administratif dalam proses tender sering kali menjadi mimpi buruk bagi pelaku usaha jasa konstruksi. Data dari...

Syarat Mendirikan Perusahaan Konstruksi: Panduan SBU & OSS
24 Dec
Syarat Mendirikan Perusahaan Konstruksi: Panduan SBU & OSS

Dunia infrastruktur Indonesia sedang bergerak sangat masif dengan pagu anggaran kementerian yang mencapai ratusan triliu...

CV Badan Hukum: Transformasi Izin Usaha Konstruksi 2025
23 Dec
CV Badan Hukum: Transformasi Izin Usaha Konstruksi 2025

Memasuki periode anggaran 2025, dinamika industri konstruksi di Indonesia mengalami pergeseran yang sangat signifikan. D...

Proses Pembuatan CV Perusahaan Konstruksi: Syarat & Sertifikasi
22 Dec
Proses Pembuatan CV Perusahaan Konstruksi: Syarat & Sertifikasi

Sepanjang tahun operasional 2024, data dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) mengungkapkan fakt...

Proses Pendirian PT Konstruksi: Panduan Legalitas SBU 2025
18 Dec
Proses Pendirian PT Konstruksi: Panduan Legalitas SBU 2025

Data terbaru dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) menunjukkan bahwa ribuan paket tender konstr...

CV Usaha Adalah: Panduan Lengkap Legalitas, Perizinan, dan Strategi Akses Tender Konstruksi
16 Dec
CV Usaha Adalah: Panduan Lengkap Legalitas, Perizinan, dan Strategi Akses Tender Konstruksi

Sektor Jasa Konstruksi di Indonesia adalah arena persaingan yang ketat, di mana legalitas perusahaan adalah penentu utam...

Panduan Lengkap Contoh Perjanjian Kerja Karyawan: Legalitas Kontraktor dan Kepatuhan Tenaga Kerja Konstruksi
15 Dec
Panduan Lengkap Contoh Perjanjian Kerja Karyawan: Legalitas Kontraktor dan Kepatuhan Tenaga Kerja Konstruksi

Sektor Konstruksi dicirikan oleh mobilitas tenaga kerja yang tinggi dan jadwal proyek yang ketat. Risiko sengketa hubung...

Panduan Lengkap Kontrak Kerja 3 Bulan: Aspek Legalitas dan Risiko Bisnis Konstruksi
12 Dec
Panduan Lengkap Kontrak Kerja 3 Bulan: Aspek Legalitas dan Risiko Bisnis Konstruksi

Sifat industri Konstruksi yang berbasis proyek dan memiliki siklus kerja tidak tetap seringkali memaksa perusahaan mengg...

Panduan Lengkap: Persyaratan Pendirian CV Konstruksi Terbaru 2025 dan Sertifikasi Wajib
11 Dec
Panduan Lengkap: Persyaratan Pendirian CV Konstruksi Terbaru 2025 dan Sertifikasi Wajib

Sektor jasa konstruksi adalah salah satu mesin utama pembangunan di Indonesia, dengan ribuan proyek pemerintah dan swast...

Panduan Lengkap Persyaratan Membuat CV Perusahaan: Legalitas Awal Bisnis Konstruksi
10 Dec
Panduan Lengkap Persyaratan Membuat CV Perusahaan: Legalitas Awal Bisnis Konstruksi

Dalam industri konstruksi Indonesia yang sangat bergantung pada legalitas, bentuk badan usaha adalah penentu utama akses...

Panduan Contoh Akta Pendirian Perusahaan CV dan Persyaratan SBU Konstruksi
10 Dec
Panduan Contoh Akta Pendirian Perusahaan CV dan Persyaratan SBU Konstruksi

Sektor jasa konstruksi Indonesia kini beroperasi di bawah payung regulasi yang menuntut profesionalisme dan legalitas pe...

Panduan Lengkap Persyaratan CV dalam Pengurusan SBU Konstruksi dan Izin Usaha
09 Dec
Panduan Lengkap Persyaratan CV dalam Pengurusan SBU Konstruksi dan Izin Usaha

Indonesia saat ini sedang gencar menggarap proyek infrastruktur strategis yang bernilai triliunan Rupiah. Namun, pernahk...

Proses Konsultasi SBU Konstruksi Profesional

Mengapa Memilih Kami?

Konsultasikan perencanaan tender dengan kami, supaya dapat mengikuti jadwal tender pemerintah/swasta dengan baik dan memenangkan proyek.

Konsultan atau Kontraktor

Layanan untuk semua jenis badan usaha

Spesialis atau Umum

Fleksibel sesuai kebutuhan bisnis

Skala Kecil hingga Besar

Melayani semua ukuran perusahaan

Layanan Lengkap

Dari izin dasar hingga operasional

Layanan Sertifikasi Tambahan

Lengkapi kebutuhan sertifikasi perusahaan Anda dengan layanan profesional kami

ISO 9001:2015

Sistem manajemen mutu internasional untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 14001:2015

Sistem manajemen lingkungan untuk praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan bisnis.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 27001:2013

Sistem manajemen keamanan informasi untuk melindungi aset data perusahaan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 37001:2016

Sistem manajemen anti-penyuapan untuk etika bisnis dan integritas perusahaan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 45001:2018

Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja untuk lingkungan kerja yang aman.

Pelajari Lebih Lanjut
CSMS

Contractor Safety Management System untuk Migas, Pertamina, dan PLN.

Pelajari Lebih Lanjut

Bagaimana Cara Kami Membantu Perusahaan Anda?

Proses konsultasi profesional yang terbukti efektif

01
Business Goal Analysis

Ceritakan kepada kami, goal bisnis Anda.

  • Mau ambil kualifikasi kontraktor atau konsultan
  • Kapan akan mengikuti tender
  • Tender apa yang akan diikuti
02
Review Kebutuhan Teknis

Analisis mendalam terhadap persyaratan teknis.

  • Data penjualan tahunan
  • Data kemampuan keuangan/nilai aset
  • Data ketersediaan Tenaga Kerja Konstruksi
  • Data kemampuan peralatan konstruksi
03
Tenaga Ahli & Peralatan

Evaluasi tenaga ahli dan peralatan pendukung konstruksi.

  • Proses SKK - Sertifikat Kompetensi Kerja
  • Pemenuhan Peralatan Konstruksi
  • Ijin Operator (SIO) dan Ijin Alat (SIA)
04
Proses SBU

SBU Jasa Konstruksi dikeluarkan oleh LSBU yang diakreditasi LPJK PUPR.

  • BUJK Nasional
  • BUJK PMA
  • BUJK Asing