15+ Tahun Pengalaman
1000+ Klien Puas
Terpercaya & Resmi

Kompetensi AHLI K3 UMUM dalam Proyek Tender

Pelajari peran dan kompetensi AHLI K3 UMUM dalam proyek tender, termasuk tanggung jawab, manfaat, dan tantangan yang dihadapi dalam memastikan keselamatan dan kesehatan kerja.

Tim Ahli indosbu.com
Tim Ahli indosbu.com
Konsultan SBU Konstruksi
25 May 2024
15+

Tahun Pengalaman

1000+

Klien Puas

98%

Tingkat Keberhasilan

24/7

Layanan Konsultasi

Kompetensi AHLI K3 UMUM dalam Proyek Tender - Kompetensi AHLI K3 UMUM dalam Proyek Tender

Gambar Ilustrasi Kompetensi AHLI K3 UMUM dalam Proyek Tender

AHLI K3 UMUM adalah individu yang memiliki sertifikasi khusus dalam bidang keselamatan dan kesehatan kerja. Mereka dilatih untuk memastikan bahwa semua prosedur keselamatan di tempat kerja dipatuhi. Sertifikasi ini diberikan oleh Kementerian Tenaga Kerja setelah melalui pelatihan intensif dan ujian kompetensi.

Peran AHLI K3 UMUM sangat penting dalam berbagai sektor industri, termasuk konstruksi, manufaktur, dan minyak dan gas. Mereka bertanggung jawab untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai risiko, dan mengembangkan strategi mitigasi untuk mengurangi insiden kecelakaan kerja.

Selain itu, AHLI K3 UMUM juga berperan dalam memberikan pelatihan kepada karyawan tentang praktik keselamatan yang benar. Mereka memastikan bahwa semua pekerja memahami dan mematuhi aturan keselamatan yang ditetapkan.

Fungsi dan Tanggung Jawab

Fungsi utama AHLI K3 UMUM adalah untuk memastikan bahwa tempat kerja aman dan sehat bagi semua karyawan. Mereka bertanggung jawab untuk melakukan inspeksi rutin dan audit keselamatan untuk mengidentifikasi potensi bahaya. Selain itu, mereka juga bertugas mengembangkan dan mengimplementasikan kebijakan keselamatan yang efektif.

AHLI K3 UMUM juga memiliki tanggung jawab untuk menyusun laporan keselamatan kerja dan memberikan rekomendasi kepada manajemen tentang cara meningkatkan standar keselamatan. Mereka bekerja sama dengan manajemen dan karyawan untuk menciptakan budaya keselamatan yang kuat di tempat kerja.

Selain itu, mereka juga berperan dalam menangani insiden dan kecelakaan kerja. Mereka harus cepat tanggap dalam memberikan pertolongan pertama dan mengoordinasikan tindakan darurat jika terjadi kecelakaan.

Proses Sertifikasi AHLI K3 UMUM

Proses sertifikasi AHLI K3 UMUM melibatkan beberapa tahap, mulai dari pelatihan dasar hingga ujian kompetensi. Pelatihan ini mencakup berbagai aspek keselamatan kerja, termasuk manajemen risiko, prosedur darurat, dan pengendalian bahaya.

Setelah menyelesaikan pelatihan, calon AHLI K3 UMUM harus lulus ujian yang diselenggarakan oleh Kementerian Tenaga Kerja. Ujian ini bertujuan untuk mengukur pemahaman mereka tentang prinsip-prinsip keselamatan kerja dan kemampuan mereka dalam menerapkannya di tempat kerja.

Setelah lulus ujian, mereka akan menerima sertifikat yang mengakui kompetensi mereka sebagai AHLI K3 UMUM. Sertifikasi ini harus diperbarui secara berkala melalui pelatihan lanjutan untuk memastikan bahwa mereka tetap up-to-date dengan perkembangan terbaru dalam bidang keselamatan kerja.

Kompetensi AHLI K3 UMUM dalam Proyek Tender Kompetensi AHLI K3 UMUM dalam Proyek Tender
Baca Juga: CV adalah Badan Hukum: Mitos vs Realita dalam Perizinan Konstruksi

Peran AHLI K3 UMUM dalam Proyek Tender

Penyusunan Dokumen Tender

Dalam proyek tender, AHLI K3 UMUM berperan penting dalam penyusunan dokumen tender. Mereka memastikan bahwa semua aspek keselamatan kerja dicantumkan dengan jelas dalam dokumen tersebut. Ini termasuk kebijakan keselamatan, prosedur darurat, dan langkah-langkah mitigasi risiko.

Dokumen tender yang baik harus mencerminkan komitmen perusahaan terhadap keselamatan kerja. Dengan melibatkan AHLI K3 UMUM dalam penyusunannya, perusahaan dapat menunjukkan kepada pihak pemberi tender bahwa mereka serius dalam menjaga keselamatan pekerja.

Selain itu, AHLI K3 UMUM juga memastikan bahwa semua persyaratan peraturan dan standar keselamatan yang relevan dipenuhi. Ini membantu mengurangi risiko penolakan tender akibat ketidakpatuhan terhadap regulasi keselamatan.

Penilaian Risiko Proyek

Sebelum proyek dimulai, AHLI K3 UMUM melakukan penilaian risiko untuk mengidentifikasi potensi bahaya yang mungkin timbul selama pelaksanaan proyek. Penilaian ini mencakup analisis lingkungan kerja, peralatan yang digunakan, dan prosedur kerja.

Hasil penilaian risiko ini digunakan untuk mengembangkan rencana tindakan yang bertujuan untuk mengurangi atau menghilangkan risiko tersebut. Ini termasuk penyediaan alat pelindung diri, pelatihan keselamatan, dan penyesuaian prosedur kerja.

Penilaian risiko yang dilakukan oleh AHLI K3 UMUM membantu memastikan bahwa semua aspek keselamatan telah dipertimbangkan sebelum proyek dimulai. Ini membantu mencegah kecelakaan dan insiden yang dapat menghambat jalannya proyek.

Pengawasan dan Audit Keselamatan

Selama pelaksanaan proyek, AHLI K3 UMUM bertanggung jawab untuk melakukan pengawasan dan audit keselamatan secara berkala. Mereka memastikan bahwa semua prosedur keselamatan dipatuhi dan bahwa lingkungan kerja tetap aman.

Audit keselamatan ini mencakup inspeksi peralatan, pemantauan kinerja karyawan, dan evaluasi kebijakan keselamatan. Hasil audit kemudian digunakan untuk mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan dan untuk mengembangkan rencana tindakan korektif.

Dengan melakukan pengawasan dan audit keselamatan yang rutin, AHLI K3 UMUM membantu memastikan bahwa proyek berjalan sesuai dengan standar keselamatan yang ditetapkan. Ini juga membantu mencegah terjadinya kecelakaan kerja yang dapat merugikan perusahaan.

Kompetensi AHLI K3 UMUM dalam Proyek Tender Kompetensi AHLI K3 UMUM dalam Proyek Tender
Baca Juga: Cara Pendirian PT: Panduan Wajib Legalitas Kontraktor dan Konsultan Konstruksi

Manfaat Kompetensi AHLI K3 UMUM

Meningkatkan Keselamatan Kerja

Salah satu manfaat utama dari memiliki AHLI K3 UMUM dalam proyek tender adalah peningkatan keselamatan kerja. Dengan keahlian mereka dalam mengidentifikasi dan mengelola risiko, AHLI K3 UMUM membantu menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman bagi semua karyawan.

Mereka memastikan bahwa semua prosedur keselamatan dipatuhi dan bahwa semua potensi bahaya diidentifikasi dan dikelola dengan baik. Ini membantu mengurangi risiko kecelakaan kerja dan meningkatkan keselamatan karyawan.

Dengan lingkungan kerja yang lebih aman, karyawan dapat bekerja dengan lebih produktif dan efisien. Ini juga membantu meningkatkan kepuasan dan loyalitas karyawan terhadap perusahaan.

Meningkatkan Reputasi Perusahaan

Perusahaan yang memiliki AHLI K3 UMUM dan mematuhi standar keselamatan kerja yang tinggi biasanya memiliki reputasi yang lebih baik di mata publik dan klien. Ini karena mereka dipandang sebagai perusahaan yang peduli terhadap keselamatan dan kesejahteraan karyawan.

Reputasi yang baik ini dapat membantu perusahaan memenangkan lebih banyak proyek tender dan meningkatkan kepercayaan dari klien dan mitra bisnis. Ini juga membantu perusahaan menarik dan mempertahankan karyawan berkualitas tinggi.

Selain itu, reputasi yang baik dalam hal keselamatan kerja juga dapat membantu perusahaan menghindari sanksi dan denda dari regulator. Ini membantu perusahaan menghemat biaya dan menghindari kerugian finansial.

Memenuhi Persyaratan Regulasi

Kepatuhan terhadap peraturan keselamatan kerja adalah salah satu syarat utama dalam proyek tender. Dengan memiliki AHLI K3 UMUM, perusahaan dapat memastikan bahwa semua persyaratan regulasi dipenuhi dengan baik.

AHLI K3 UMUM memahami semua regulasi dan standar yang berlaku dan memastikan bahwa perusahaan mematuhi semua ketentuan tersebut. Ini membantu mengurangi risiko penolakan tender akibat ketidakpatuhan terhadap regulasi.

Selain itu, kepatuhan terhadap regulasi juga membantu meningkatkan keselamatan kerja dan mengurangi risiko kecelakaan dan insiden. Ini membantu perusahaan menjaga reputasi dan menghindari kerugian finansial yang dapat timbul akibat sanksi dan denda.

Kompetensi AHLI K3 UMUM dalam Proyek Tender Kompetensi AHLI K3 UMUM dalam Proyek Tender
Baca Juga: Strategi Kontraktor Bekasi Menang Tender Rehabilitasi Pasar Sungai Penuh Rp46,8 M

Tantangan yang Dihadapi AHLI K3 UMUM

Hambatan Finansial

Salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh AHLI K3 UMUM adalah hambatan finansial. Implementasi sistem manajemen keselamatan yang efektif memerlukan investasi yang signifikan dalam hal pelatihan, peralatan, dan pengembangan kebijakan.

Banyak perusahaan, terutama perusahaan kecil dan menengah, menghadapi kesulitan dalam menyediakan anggaran yang cukup untuk mendukung kegiatan keselamatan kerja. Ini dapat menghambat upaya untuk meningkatkan standar keselamatan di tempat kerja.

Untuk mengatasi hambatan ini, perusahaan perlu mencari cara untuk mengalokasikan sumber daya dengan lebih efektif dan memanfaatkan bantuan dan insentif yang disediakan oleh pemerintah dan organisasi terkait.

Keterbatasan Pengetahuan dan Sumber Daya

Tantangan lainnya adalah keterbatasan pengetahuan dan sumber daya. Banyak perusahaan yang masih belum memiliki pemahaman yang cukup tentang pentingnya keselamatan continue ChatGPT kerja dan manfaat memiliki AHLI K3 UMUM. Mereka mungkin tidak menyadari bahwa investasi dalam keselamatan kerja dapat mengurangi biaya jangka panjang akibat kecelakaan dan penyakit kerja, serta meningkatkan produktivitas dan kualitas produk. Keterbatasan sumber daya juga dapat menjadi kendala dalam mengimplementasikan praktik keselamatan kerja yang optimal. Beberapa perusahaan mungkin tidak memiliki personil yang cukup untuk menangani tugas-tugas keselamatan tambahan, seperti inspeksi dan audit. Hal ini dapat menghambat kemampuan perusahaan untuk mematuhi regulasi dan standar keselamatan. Untuk mengatasi tantangan ini, perusahaan perlu meningkatkan kesadaran akan manfaat keselamatan kerja dan investasi dalam AHLI K3 UMUM. Mereka juga dapat mencari bantuan dari konsultan keselamatan kerja atau mengembangkan kemitraan dengan organisasi lain yang memiliki pengetahuan dan sumber daya yang diperlukan.

Pengembangan Budaya Keselamatan yang Kuat

Salah satu tantangan terbesar dalam mengimplementasikan praktik keselamatan kerja yang efektif adalah mengembangkan budaya keselamatan yang kuat di tempat kerja. Budaya keselamatan yang kuat melibatkan sikap, nilai, dan perilaku yang mengutamakan keselamatan di semua tingkatan organisasi.

Mengubah budaya kerja yang sudah ada menjadi budaya keselamatan yang kuat membutuhkan waktu dan dedikasi yang besar. Perubahan ini tidak hanya memerlukan dukungan dari manajemen, tetapi juga partisipasi aktif dari semua karyawan.

Perusahaan perlu melakukan pelatihan dan komunikasi yang terus-menerus untuk memastikan bahwa semua karyawan memahami pentingnya keselamatan kerja dan merasa bertanggung jawab atas keselamatan diri sendiri dan rekan kerja mereka. Ini melibatkan pemberian umpan balik positif dan pengakuan terhadap perilaku yang mendukung keselamatan.

Tantangan Teknis dan Teknologi

Perkembangan teknologi dan perubahan dalam proses produksi dapat menghadirkan tantangan teknis dalam memastikan keselamatan kerja. Beberapa perusahaan mungkin menghadapi kesulitan dalam mengadaptasi teknologi baru atau memastikan bahwa peralatan dan sistem baru memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan.

Tantangan ini dapat diatasi melalui pelatihan dan pendidikan yang terus-menerus untuk memastikan bahwa karyawan memahami cara menggunakan teknologi baru dengan aman. Perusahaan juga perlu melakukan evaluasi risiko yang menyeluruh untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan mengembangkan strategi mitigasi yang sesuai.

Selain itu, perusahaan juga dapat memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan keselamatan kerja, seperti penggunaan sensor dan alat pemantauan otomatis untuk mendeteksi bahaya potensial dan memberikan peringatan dini kepada karyawan.

Kompetensi AHLI K3 UMUM dalam Proyek Tender Kompetensi AHLI K3 UMUM dalam Proyek Tender
Baca Juga: Panduan Proses Perizinan Konstruksi: SBU, SKK, dan Kepatuhan OSS RBA Terbaru

Kesimpulan

Pentingnya Peran AHLI K3 UMUM dalam Proyek Tender

AHLI K3 UMUM memainkan peran yang krusial dalam memastikan keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja, terutama dalam proyek tender. Dengan keahlian mereka dalam mengidentifikasi, menilai, dan mengelola risiko, mereka membantu menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi semua karyawan.

Dengan memahami peran dan kompetensi AHLI K3 UMUM, perusahaan dapat memaksimalkan manfaat keselamatan kerja dalam proyek tender mereka. Melalui investasi dalam sertifikasi dan pelatihan, serta kolaborasi yang erat dengan AHLI K3 UMUM, perusahaan dapat meningkatkan reputasi mereka, mematuhi regulasi, dan mengurangi risiko kecelakaan kerja.

Mengatasi Tantangan

Untuk mengatasi tantangan yang dihadapi dalam mengimplementasikan praktik keselamatan kerja, perusahaan perlu mengambil pendekatan holistik yang melibatkan komitmen dari semua tingkatan organisasi. Dengan memperhatikan hambatan finansial, keterbatasan pengetahuan dan sumber daya, serta tantangan budaya, teknis, dan teknologi, perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan produktif.

Investasi dalam keselamatan kerja tidak hanya menguntungkan dari segi finansial, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan karyawan dan reputasi perusahaan. Dengan menjadikan keselamatan kerja sebagai prioritas utama dalam proyek tender, perusahaan dapat mencapai keunggulan kompetitif dan memperkuat posisi mereka di pasar.

Konsultasi Gratis

Dapatkan konsultasi langsung dari tim ahli kami untuk solusi terbaik.

Chat WhatsApp
Hubungi Kami
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08:00 - 17:00

Layanan Profesional Kami

Solusi lengkap untuk kebutuhan perizinan dan sertifikasi konstruksi Anda

SBU Kontraktor

Pengurusan SBU untuk kontraktor konstruksi dengan berbagai klasifikasi dan kualifikasi sesuai kebutuhan tender.

Pelajari Lebih Lanjut
SBU Konsultan

Pengurusan SBU untuk konsultan konstruksi dengan standar profesional dan kualifikasi yang tepat.

Pelajari Lebih Lanjut
SKK Konstruksi

Sertifikat Kompetensi Kerja untuk tenaga ahli konstruksi dengan standar BNSP yang diakui nasional.

Pelajari Lebih Lanjut
CSMS

Contractor Safety Management System untuk Migas, Pertamina, dan PLN dengan standar keselamatan tinggi.

Pelajari Lebih Lanjut
SBU Non Konstruksi

Pengurusan SBU untuk bidang non konstruksi seperti jasa konsultansi, pengadaan, dan layanan lainnya.

Pelajari Lebih Lanjut
SBUJPTL

Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik untuk perusahaan di sektor kelistrikan.

Pelajari Lebih Lanjut
Tim Ahli indosbu.com

Tim Ahli indosbu.com

Konsultan SBU Konstruksi Profesional

Tentang Indosbu.com

Indosbu.com adalah perusahaan konsultan profesional yang berdedikasi untuk membantu perusahaan mencapai kesuksesan dalam dunia konstruksi dan tender. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun, kami telah membantu ribuan klien dalam mengurus berbagai jenis perizinan dan sertifikasi.

Tim ahli kami terdiri dari para profesional yang berpengalaman dalam bidang konstruksi, perizinan, dan strategi bisnis. Kami memahami kompleksitas regulasi dan persyaratan yang dibutuhkan untuk mengikuti tender konstruksi, baik di sektor pemerintah maupun swasta.

Sebagai konsultan terpercaya, kami menyediakan layanan lengkap mulai dari konsultasi awal, persiapan dokumen, hingga pendampingan proses pengurusan sertifikat. Komitmen kami adalah memberikan solusi terbaik dengan standar profesional yang tinggi.

Keunggulan Kami
  • 15+ Tahun Pengalaman
  • 1000+ Klien Puas
  • 98% Tingkat Keberhasilan
  • Layanan 24/7
Sertifikasi & Lisensi
  • Terdaftar di LPJK
  • Berlisensi Resmi
  • ISO 9001:2015
  • Standar Internasional

Siap Memenangkan Tender Konstruksi?

Indosbu.com membantu Anda melakukan persiapan tender perusahaan dari perencanaan mengambil bidang usaha, kualifikasi, sampai dengan persiapan dokumen tender dengan tujuan untuk memenangkan proyek.

  • Konsultasi Gratis
  • Analisis Kebutuhan
  • Persiapan Dokumen
  • Pendampingan Proses
  • Garansi Keberhasilan
  • Layanan 24/7
Konsultasi Gratis

Dapatkan konsultasi langsung dari tim ahli kami

Respon dalam 5 menit

Artikel Terkait

Pelajari lebih lanjut tentang dunia konstruksi dan tender

Contoh Legalitas Perusahaan Konstruksi: Panduan SBU, SKK, dan OSS RBA
28 Nov
Contoh Legalitas Perusahaan Konstruksi: Panduan SBU, SKK, dan OSS RBA

Sektor jasa konstruksi Indonesia merupakan arena kompetisi yang ketat, menawarkan potensi proyek bernilai triliunan rupi...

CV adalah Badan Hukum: Mitos vs Realita dalam Perizinan Konstruksi
27 Nov
CV adalah Badan Hukum: Mitos vs Realita dalam Perizinan Konstruksi

Di kalangan pelaku industri konstruksi, masih sering muncul perdebatan fundamental mengenai status legalitas Commanditai...

Cara Pendirian PT: Panduan Wajib Legalitas Kontraktor dan Konsultan Konstruksi
26 Nov
Cara Pendirian PT: Panduan Wajib Legalitas Kontraktor dan Konsultan Konstruksi

Cara Pendirian PT (Perseroan Terbatas) yang tepat adalah langkah fundamental bagi setiap Owner atau Pendiri Perusahaan K...

Strategi Kontraktor Bekasi Menang Tender Rehabilitasi Pasar Sungai Penuh Rp46,8 M
25 Nov
Strategi Kontraktor Bekasi Menang Tender Rehabilitasi Pasar Sungai Penuh Rp46,8 M

Proses lelang proyek Rehabilitasi Pasar Beringin Jaya, Kota Sungai Penuh di Provinsi Jambi baru-baru ini menampilkan din...

Panduan Proses Perizinan Konstruksi: SBU, SKK, dan Kepatuhan OSS RBA Terbaru
24 Nov
Panduan Proses Perizinan Konstruksi: SBU, SKK, dan Kepatuhan OSS RBA Terbaru

Sektor jasa konstruksi adalah salah satu pilar utama perekonomian nasional, dengan nilai proyek tender pemerintah dan sw...

Proses Mudah Cara Daftar CV Konstruksi: Legalitas, SBU, dan OSS RBA Terkini
21 Nov
Proses Mudah Cara Daftar CV Konstruksi: Legalitas, SBU, dan OSS RBA Terkini

Memulai bisnis di sektor konstruksi seringkali memilih bentuk badan usaha CV (Commanditaire Vennootschap) karena proses ...

Panduan Wajib Akta Badan Usaha dan Legalitas Konstruksi di OSS RBA 2025
20 Nov
Panduan Wajib Akta Badan Usaha dan Legalitas Konstruksi di OSS RBA 2025

Dalam persaingan bisnis konstruksi yang semakin ketat, perusahaan dituntut tidak hanya memiliki keunggulan teknis tetapi...

Wajib Baca: Panduan Lengkap Surat Perjanjian Kontrak Kerja (SPKK) dan Legalitas Konstruksi
20 Nov
Wajib Baca: Panduan Lengkap Surat Perjanjian Kontrak Kerja (SPKK) dan Legalitas Konstruksi

Dalam industri konstruksi yang sangat diatur, setiap dokumen legal adalah pondasi yang harus kokoh. Surat Perjanjian Kon...

Panduan Lengkap: Legalitas Perusahaan Konstruksi, Kunci Pengurusan SBU Sukses
20 Nov
Panduan Lengkap: Legalitas Perusahaan Konstruksi, Kunci Pengurusan SBU Sukses

  Pendahuluan: Risiko Tender Gagal Akibat Legalitas Bermasalah Industri konstruksi Indonesia menawarkan pelua...

Panduan Lengkap Biaya Buat PT: Persiapan Legalitas dan Izin Usaha Konstruksi
17 Nov
Panduan Lengkap Biaya Buat PT: Persiapan Legalitas dan Izin Usaha Konstruksi

Langkah awal memasuki pasar jasa konstruksi di Indonesia, yang total proyeknya mencapai ribuan triliun rupiah, adalah de...

Contoh PT Tertutup: Memahami Struktur Legalitas untuk Perusahaan Konstruksi
14 Nov
Contoh PT Tertutup: Memahami Struktur Legalitas untuk Perusahaan Konstruksi

Dalam lanskap bisnis Indonesia, Perseroan Terbatas (PT) adalah bentuk badan hukum paling umum yang dipilih, termasuk ole...

Proses Akta Pendirian CV & Syarat SBU Konstruksi Terbaru LPJK
13 Nov
Proses Akta Pendirian CV & Syarat SBU Konstruksi Terbaru LPJK

Di tengah pesatnya pembangunan infrastruktur nasional, peluang bisnis jasa konstruksi di Indonesia terus menjanjikan. Na...

Proses Bea Meterai Adalah Wajib: Panduan Tender, SBU, dan Kontrak Konstruksi
12 Nov
Proses Bea Meterai Adalah Wajib: Panduan Tender, SBU, dan Kontrak Konstruksi

Kepatuhan Dokumen Tender Konstruksi: Bea Meterai Adalah Bukti Legalitas dan Keabsahan Perjanjian Dalam iklim bisnis j...

Proses Akta CV & Pengurusan SBU Konstruksi LPJK: Panduan Legalitas
12 Nov
Proses Akta CV & Pengurusan SBU Konstruksi LPJK: Panduan Legalitas

Legalitas Fundamental Bisnis Kontraktor: Peran Krusial Akta CV dalam Sertifikasi Konstruksi Sektor jasa konstruksi In...

Perusahaan CV: Panduan Lengkap Pendirian, Legalitas, dan Akses Tender Konstruksi
10 Nov
Perusahaan CV: Panduan Lengkap Pendirian, Legalitas, dan Akses Tender Konstruksi

Bentuk badan usaha Perusahaan CV (Commanditaire Vennootschap atau Persekutuan Komanditer) masih menjadi pilihan utama ba...

Proses Konsultasi SBU Konstruksi Profesional

Mengapa Memilih Kami?

Konsultasikan perencanaan tender dengan kami, supaya dapat mengikuti jadwal tender pemerintah/swasta dengan baik dan memenangkan proyek.

Konsultan atau Kontraktor

Layanan untuk semua jenis badan usaha

Spesialis atau Umum

Fleksibel sesuai kebutuhan bisnis

Skala Kecil hingga Besar

Melayani semua ukuran perusahaan

Layanan Lengkap

Dari izin dasar hingga operasional

Layanan Sertifikasi Tambahan

Lengkapi kebutuhan sertifikasi perusahaan Anda dengan layanan profesional kami

ISO 9001:2015

Sistem manajemen mutu internasional untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 14001:2015

Sistem manajemen lingkungan untuk praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan bisnis.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 27001:2013

Sistem manajemen keamanan informasi untuk melindungi aset data perusahaan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 37001:2016

Sistem manajemen anti-penyuapan untuk etika bisnis dan integritas perusahaan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 45001:2018

Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja untuk lingkungan kerja yang aman.

Pelajari Lebih Lanjut
CSMS

Contractor Safety Management System untuk Migas, Pertamina, dan PLN.

Pelajari Lebih Lanjut

Bagaimana Cara Kami Membantu Perusahaan Anda?

Proses konsultasi profesional yang terbukti efektif

01
Business Goal Analysis

Ceritakan kepada kami, goal bisnis Anda.

  • Mau ambil kualifikasi kontraktor atau konsultan
  • Kapan akan mengikuti tender
  • Tender apa yang akan diikuti
02
Review Kebutuhan Teknis

Analisis mendalam terhadap persyaratan teknis.

  • Data penjualan tahunan
  • Data kemampuan keuangan/nilai aset
  • Data ketersediaan Tenaga Kerja Konstruksi
  • Data kemampuan peralatan konstruksi
03
Tenaga Ahli & Peralatan

Evaluasi tenaga ahli dan peralatan pendukung konstruksi.

  • Proses SKK - Sertifikat Kompetensi Kerja
  • Pemenuhan Peralatan Konstruksi
  • Ijin Operator (SIO) dan Ijin Alat (SIA)
04
Proses SBU

SBU Jasa Konstruksi dikeluarkan oleh LSBU yang diakreditasi LPJK PUPR.

  • BUJK Nasional
  • BUJK PMA
  • BUJK Asing