15+ Tahun Pengalaman
1000+ Klien Puas
Terpercaya & Resmi

Kerjasama Pengadaan Barang: Meningkatkan Efisiensi Bisnis

Temukan cara kerjasama pengadaan barang bisa meningkatkan efisiensi bisnis Anda. Pelajari strategi dan manfaatnya!

Tim Ahli indosbu.com
Tim Ahli indosbu.com
Konsultan SBU Konstruksi
04 Nov 2024
15+

Tahun Pengalaman

1000+

Klien Puas

98%

Tingkat Keberhasilan

24/7

Layanan Konsultasi

Kerjasama Pengadaan Barang: Meningkatkan Efisiensi Bisnis - kerjasama pengadaan barang kerjasama pengadaan barang, efisiensi bisnis, strategi pengadaan, pengadaan barang pemerintah, kolaborasi pengadaan, manfaat kerjasama, sistem pengadaan barang, pengadaan yang efisien, best practices pengadaan

Gambar Ilustrasi Kerjasama Pengadaan Barang: Meningkatkan Efisiensi Bisnis

Kerjasama Pengadaan Barang: Meningkatkan Efisiensi Bisnis kerjasama pengadaan barang kerjasama pengadaan barang, efisiensi bisnis, strategi pengadaan, pengadaan barang pemerintah, kolaborasi pengadaan, manfaat kerjasama, sistem pengadaan barang, pengadaan yang efisien, best practices pengadaan
Baca Juga: CV Badan Usaha Konstruksi: Syarat SBU, SKK, dan Izin 2025

Kerjasama Pengadaan Barang: Bukan Sekadar Pesan-Bayar, Tapi Strategi Naik Kelas

Bayangkan ini: departemen marketing butuh laptop baru untuk tim kreatif, sementara divisi operasional di gudang butuh printer label yang lebih cepat. Keduanya beli sendiri-sendiri, dari vendor berbeda, dengan proses negosiasi yang diulang dari nol. Hasilnya? Harga tak optimal, waktu terbuang, dan data pengadaan berserakan. Ini adalah pain point klasik yang diam-diam menggerogoti margin bisnis. Faktanya, berdasarkan riset dari The Hackett Group, perusahaan yang mengoptimalkan fungsi pengadaan dan kolaborasinya bisa menekan biaya hingga 8-12% lebih rendah. Di Indonesia, potensi ini makin besar dengan maraknya platform e-procurement dan dorongan pemerintah untuk transparansi. Lalu, bagaimana caranya mengubah fungsi pembelian yang biasa-biasa saja menjadi mesin efisiensi strategis? Jawabannya ada pada kerjasama pengadaan barang yang cerdas dan terstruktur.

Apa Sebenarnya Makna Kerjasama Pengadaan yang Efektif?

Kerjasama pengadaan barang sering disalahartikan sebagai sekadar membeli dalam jumlah banyak. Padahal, esensinya jauh lebih dalam. Ini adalah sebuah pendekatan kolaboratif dan sistematis antara berbagai pihak dalam suatu organisasi, atau bahkan antar organisasi, untuk mengkonsolidasikan kebutuhan, proses, dan kekuatan tawar-menawar guna mencapai nilai terbaik.

Lebih dari Kumpul-Kebon: Bentuk-Bentuk Kolaborasi Modern

Dalam praktiknya, bentuk kerjasama ini sangat beragam. Yang paling sederhana adalah konsolidasi internal, di mana semua unit bisnis menyatukan pembelian kategori barang tertentu melalui satu pintu. Level selanjutnya adalah consortium buying atau pembelian konsorsium, di mana beberapa perusahaan (biasanya non-kompetitor) bergabung untuk membeli bersama dan mendapatkan harga grosir. Di ranah pemerintah, kita mengenal sistem e-katalog yang memfasilitasi kerjasama pengadaan barang pemerintah secara nasional. Bahkan, kini muncul model vendor-managed inventory (VMI), di mana supplier yang diajak kerjasama erat diberi akses data stok kita dan bertanggung jawab mengisinya secara otomatis.

Membedah Manfaat: Dari Penghematan Hingga Penguatan Relasi

Manfaat paling kasat mata tentu penghematan biaya (cost saving) melalui diskon volume dan efisiensi proses. Namun, dampaknya merembet lebih luas. Siklus pengadaan menjadi lebih singkat, sehingga proyek tidak terbengkalai menunggu barang datang. Kualitas barang lebih terkontrol karena kita punya pijakan untuk menegosiasikan spesifikasi yang seragam. Manajemen risiko juga meningkat; dengan relasi yang kuat, supplier akan mengutamakan kita saat ada kelangkaan barang. Terakhir, ini membangun kemitraan jangka panjang. Supplier yang memahami bisnis kita akan lebih bisa memberikan solusi, bukan sekadar menjual produk.

Kerjasama Pengadaan Barang: Meningkatkan Efisiensi Bisnis kerjasama pengadaan barang kerjasama pengadaan barang, efisiensi bisnis, strategi pengadaan, pengadaan barang pemerintah, kolaborasi pengadaan, manfaat kerjasama, sistem pengadaan barang, pengadaan yang efisien, best practices pengadaan
Baca Juga: Contoh Perjanjian Franchise dan Legalitas Konstruksi: Panduan Lengkap

Mengapa Bisnis Anda (Mungkin) Masih Gagal Melakukannya?

Meski manfaatnya jelas, banyak bisnis yang gagal menjalankan kerjasama pengadaan dengan optimal. Akar masalahnya seringkali bukan pada sistem, tapi pada manusia dan kultur.

Silo Mental dan Ego Departemen

"Ini kebutuhan tim saya, saya yang paling tahu." Kalimat ini adalah penghalang terbesar. Setiap departemen sering merasa memiliki kebutuhan yang unik dan spesial, sehingga enggan mengikuti standar yang disepakati bersama. Mereka takut kompromi pada spesifikasi akan mengorbankan kualitas kerja mereka. Memecahkan ini membutuhkan kepemimpinan yang kuat dan data yang persuasif untuk menunjukkan bahwa standarisasi justru membawa keunggulan.

Ketakutan pada Kompleksitas dan Perubahan

Beralih dari sistem lama yang "sudah biasa" ke model kerjasama yang terpusat terasa menakutkan. Banyak yang khawatir tentang kerumitan administrasi, pelatihan ulang staf, atau potensi gangguan di awal transisi. Padahal, dengan perencanaan dan change management yang baik, fase transisi ini bisa dilalui. Sumber daya seperti pelatihan profesional dapat membantu tim beradaptasi dengan proses dan sistem baru.

Kurangnya Visi Strategis dari Pimpinan

Pengadaan seringkali masih dipandang sebagai fungsi administratif belaka, bukan sebagai strategic partner. Akibatnya, inisiatif kerjasama pengadaan tidak mendapatkan dukungan penuh dari level direksi, baik dari sisi anggaran untuk tools yang memadai maupun wewenang untuk menertibkan pembelian di luar sistem. Padahal, komitmen top management adalah kunci keberhasilan mutlak.

Kerjasama Pengadaan Barang: Meningkatkan Efisiensi Bisnis kerjasama pengadaan barang kerjasama pengadaan barang, efisiensi bisnis, strategi pengadaan, pengadaan barang pemerintah, kolaborasi pengadaan, manfaat kerjasama, sistem pengadaan barang, pengadaan yang efisien, best practices pengadaan
Baca Juga:

Blueprint Menerapkan Kerjasama Pengadaan yang Sukses

Setelah memahami 'apa' dan 'mengapa', kini saatnya masuk ke 'bagaimana'. Implementasinya membutuhkan peta jalan yang jelas dan bertahap.

Langkah Awal: Audit dan Pemetaan Kebutuhan

Jangan langsung terjun. Mulailah dengan audit menyeluruh terhadap seluruh pembelian yang terjadi dalam 12 bulan terakhir. Kategorikan berdasarkan jenis barang, vendor, harga, dan unit pemesan. Anda akan terkejut menemukan pola-pola yang tidak efisien, seperti pembelian barang serupa dari 5 vendor berbeda. Tools sederhana seperti spreadsheet hingga software khusus bisa digunakan. Data ini akan menjadi fondasi argumen Anda untuk perubahan.

Membangun Tim Inti dan Mendefinisikan Proses

Bentuk cross-functional team yang terdiri dari perwakilan procurement, keuangan, dan unit pengguna utama. Tim ini bertugas merancang proses baku: mulai dari cara pengajuan kebutuhan, kriteria seleksi vendor, mekanisme negosiasi, hingga prosedur penerimaan barang. Pastikan ada single point of contact untuk vendor agar komunikasi tidak simpang siur. Untuk memastikan proses ini solid dan diikuti semua pihak, penting untuk mendokumentasikannya dalam sistem manajemen yang jelas. Pelatihan tentang sistem dan prosedur ini bisa didukung oleh penyedia jasa sertifikasi kompetensi kerja yang relevan.

Seleksi dan Negosiasi dengan Vendor Strategis

Dengan data konsolidasi di tangan, Anda punya posisi tawar yang kuat. Jangan hanya fokus pada harga. Lakukan vendor assessment yang komprehensif: cek kapasitas produksi, rekam jejak pengiriman, kualitas layanan purna jual, dan komitmen terhadap perbaikan berkelanjutan (continuous improvement). Negosiasikan paket nilai, yang bisa mencakup harga, syarat pembayaran, dukungan teknis, dan fleksibilitas pesanan. Ingat, tujuan Anda adalah mendapatkan mitra, bukan hanya pemasok murah.

Leverage Teknologi: Implementasi Sistem yang Tepat

Di era digital, mengandalkan email dan spreadsheet sudah ketinggalan zaman. Implementasikan sistem e-procurement atau modul purchase-to-pay dalam ERP perusahaan. Sistem ini memungkinkan katalog terpusat, proses persetujuan otomatis berdasarkan limit anggaran, pelacakan pesanan secara real-time, dan analitik data yang powerful. Teknologi ini meminimalisir pembelian liar (maverick buying) dan memberikan visibilitas penuh.

Monitor, Evaluasi, dan Perbaiki Berkelanjutan

Kerjasama pengadaan bukan proyek 'sekali jadi'. Tetapkan Key Performance Indicators (KPI) seperti persentase penghematan, kepatuhan terhadap kontrak, kepuasan pengguna internal, dan kinerja vendor. Lakukan review kuartalan dengan vendor strategis untuk membahas pencapaian dan area perbaikan. Budayakan continuous improvement di tim internal.

Kerjasama Pengadaan Barang: Meningkatkan Efisiensi Bisnis kerjasama pengadaan barang kerjasama pengadaan barang, efisiensi bisnis, strategi pengadaan, pengadaan barang pemerintah, kolaborasi pengadaan, manfaat kerjasama, sistem pengadaan barang, pengadaan yang efisien, best practices pengadaan
Baca Juga:

Kisah Sukses dan Pelajaran dari Lapangan

Sebuah perusahaan kontraktor nasional pernah mengalami masalah dengan pembelian material konstruksi yang tersebar di berbagai proyek. Setelah mengkonsolidasi pembelian besi beton, semen, dan pipa melalui sistem terpusat dan menjalin kerjasama jangka panjang dengan distributor utama, mereka berhasil menekan biaya material hingga 15%. Lebih dari itu, mereka mendapatkan prioritas pengiriman dan dukungan teknis di proyek-proyek terpencil, yang nilainya jauh lebih besar dari sekadar diskon harga.

Pelajaran Utama: Komunikasi adalah Kunci

Kesuksesan itu berawal dari komunikasi intensif. Tim pengadaan pusat secara rutin mengunjungi proyek, mendengar keluhan lapangan, dan menjelaskan manfaat standarisasi material. Mereka juga membuat mekanisme darurat untuk kebutuhan di luar katalog, sehingga proyek tidak merasa dibelenggu. Ini menunjukkan bahwa kerjasama pengadaan yang sukses dibangun di atas kepercayaan dan pemahaman bersama, bukan sekadar peraturan dan sistem.

Kerjasama Pengadaan Barang: Meningkatkan Efisiensi Bisnis kerjasama pengadaan barang kerjasama pengadaan barang, efisiensi bisnis, strategi pengadaan, pengadaan barang pemerintah, kolaborasi pengadaan, manfaat kerjasama, sistem pengadaan barang, pengadaan yang efisien, best practices pengadaan
Baca Juga: CV Badan Hukum: Transformasi Izin Usaha Konstruksi 2025

Masa Depan Kerjasama Pengadaan: Kolaborasi Lebih Cerdas dan Berjejaring

Ke depan, kerjasama pengadaan akan semakin cerdas berkat Artificial Intelligence (AI) dan Big Data. AI dapat menganalisis data historis untuk memprediksi kenaikan harga komoditas, sehingga pembelian bisa dilakukan di waktu yang tepat. Konsep procurement as a service juga mulai berkembang, di mana perusahaan bisa outsource fungsi pengadaan strategisnya kepada pihak ketiga yang ahli. Tren lainnya adalah pengadaan berkelanjutan (sustainable procurement), di mana kriteria lingkungan dan sosial menjadi pertimbangan utama dalam memilih mitra, sejalan dengan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance).

Bersiap untuk Lompatan

Untuk tetap kompetitif, bisnis harus mulai memandang fungsi pengadaan sebagai value center, bukan cost center. Mulailah dengan langkah kecil: konsolidasi satu kategori barang yang paling banyak digunakan. Buktikan nilainya, dan kemudian skalakan. Dunia bisnis yang gesit menuntut kita untuk berkolaborasi, baik secara internal maupun eksternal.

Kerjasama Pengadaan Barang: Meningkatkan Efisiensi Bisnis kerjasama pengadaan barang kerjasama pengadaan barang, efisiensi bisnis, strategi pengadaan, pengadaan barang pemerintah, kolaborasi pengadaan, manfaat kerjasama, sistem pengadaan barang, pengadaan yang efisien, best practices pengadaan
Baca Juga:

Kesimpulan: Efisiensi yang Lahir dari Kolaborasi

Kerjasama pengadaan barang adalah senjata strategis yang sering terabaikan. Ia menawarkan lebih dari sekadar penghematan biaya; ia menciptakan ketangkasan operasional, menguatkan rantai pasok, dan membangun fondasi untuk pertumbuhan yang berkelanjutan. Transformasi ini dimulai dari kesadaran bahwa setiap rupiah yang dihemat dari pembelian adalah kontribusi langsung terhadap profitabilitas perusahaan.

Apakah Anda siap mengubah departemen pembelian menjadi pilar efisiensi strategis? Mulailah dengan evaluasi mendalam terhadap proses yang ada saat ini. Untuk bisnis di sektor konstruksi dan manufaktur yang membutuhkan pendampingan dalam menyusun strategi pengadaan, standarisasi proses, hingga memastikan kepatuhan terhadap regulasi, Jakon hadir sebagai mitra terpercaya. Dengan pengalaman luas di bidang konsultansi bisnis dan sertifikasi, kami membantu Anda membangun sistem pengadaan yang robust, efisien, dan siap mendukung lompatan bisnis Anda ke level berikutnya. Hubungi kami untuk diskusi lebih lanjut.

Konsultasi Gratis

Dapatkan konsultasi langsung dari tim ahli kami untuk solusi terbaik.

Chat WhatsApp
Hubungi Kami
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08:00 - 17:00

Layanan Profesional Kami

Solusi lengkap untuk kebutuhan perizinan dan sertifikasi konstruksi Anda

SBU Kontraktor

Pengurusan SBU untuk kontraktor konstruksi dengan berbagai klasifikasi dan kualifikasi sesuai kebutuhan tender.

Pelajari Lebih Lanjut
SBU Konsultan

Pengurusan SBU untuk konsultan konstruksi dengan standar profesional dan kualifikasi yang tepat.

Pelajari Lebih Lanjut
SKK Konstruksi

Sertifikat Kompetensi Kerja untuk tenaga ahli konstruksi dengan standar BNSP yang diakui nasional.

Pelajari Lebih Lanjut
CSMS

Contractor Safety Management System untuk Migas, Pertamina, dan PLN dengan standar keselamatan tinggi.

Pelajari Lebih Lanjut
SBU Non Konstruksi

Pengurusan SBU untuk bidang non konstruksi seperti jasa konsultansi, pengadaan, dan layanan lainnya.

Pelajari Lebih Lanjut
SBUJPTL

Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik untuk perusahaan di sektor kelistrikan.

Pelajari Lebih Lanjut
Tim Ahli indosbu.com

Tim Ahli indosbu.com

Konsultan SBU Konstruksi Profesional

Tentang Indosbu.com

Indosbu.com adalah perusahaan konsultan profesional yang berdedikasi untuk membantu perusahaan mencapai kesuksesan dalam dunia konstruksi dan tender. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun, kami telah membantu ribuan klien dalam mengurus berbagai jenis perizinan dan sertifikasi.

Tim ahli kami terdiri dari para profesional yang berpengalaman dalam bidang konstruksi, perizinan, dan strategi bisnis. Kami memahami kompleksitas regulasi dan persyaratan yang dibutuhkan untuk mengikuti tender konstruksi, baik di sektor pemerintah maupun swasta.

Sebagai konsultan terpercaya, kami menyediakan layanan lengkap mulai dari konsultasi awal, persiapan dokumen, hingga pendampingan proses pengurusan sertifikat. Komitmen kami adalah memberikan solusi terbaik dengan standar profesional yang tinggi.

Keunggulan Kami
  • 15+ Tahun Pengalaman
  • 1000+ Klien Puas
  • 98% Tingkat Keberhasilan
  • Layanan 24/7
Sertifikasi & Lisensi
  • Terdaftar di LPJK
  • Berlisensi Resmi
  • ISO 9001:2015
  • Standar Internasional

Siap Memenangkan Tender Konstruksi?

Indosbu.com membantu Anda melakukan persiapan tender perusahaan dari perencanaan mengambil bidang usaha, kualifikasi, sampai dengan persiapan dokumen tender dengan tujuan untuk memenangkan proyek.

  • Konsultasi Gratis
  • Analisis Kebutuhan
  • Persiapan Dokumen
  • Pendampingan Proses
  • Garansi Keberhasilan
  • Layanan 24/7
Konsultasi Gratis

Dapatkan konsultasi langsung dari tim ahli kami

Respon dalam 5 menit

Artikel Terkait

Pelajari lebih lanjut tentang dunia konstruksi dan tender

CV atau PT: Panduan Perizinan SBU dan Legalitas Konstruksi
31 Dec
CV atau PT: Panduan Perizinan SBU dan Legalitas Konstruksi

Kegagalan dalam memenangkan tender proyek konstruksi sering kali bukan disebabkan oleh harga yang tidak kompetitif, mela...

CV Badan Usaha Konstruksi: Syarat SBU, SKK, dan Izin 2025
30 Dec
CV Badan Usaha Konstruksi: Syarat SBU, SKK, dan Izin 2025

Dinamika industri konstruksi di Indonesia saat ini tengah berada pada titik persaingan yang sangat ketat namun penuh pel...

Contoh Perjanjian Franchise dan Legalitas Konstruksi: Panduan Lengkap
29 Dec
Contoh Perjanjian Franchise dan Legalitas Konstruksi: Panduan Lengkap

Dinamika industri konstruksi di Indonesia pada tahun 2025 menunjukkan angka pertumbuhan yang sangat signifikan, dengan a...

Bidang Usaha KBLI Konstruksi: Panduan Lengkap SBU & OSS
26 Dec
Bidang Usaha KBLI Konstruksi: Panduan Lengkap SBU & OSS

Kegagalan administratif dalam proses tender sering kali menjadi mimpi buruk bagi pelaku usaha jasa konstruksi. Data dari...

Syarat Mendirikan Perusahaan Konstruksi: Panduan SBU & OSS
24 Dec
Syarat Mendirikan Perusahaan Konstruksi: Panduan SBU & OSS

Dunia infrastruktur Indonesia sedang bergerak sangat masif dengan pagu anggaran kementerian yang mencapai ratusan triliu...

CV Badan Hukum: Transformasi Izin Usaha Konstruksi 2025
23 Dec
CV Badan Hukum: Transformasi Izin Usaha Konstruksi 2025

Memasuki periode anggaran 2025, dinamika industri konstruksi di Indonesia mengalami pergeseran yang sangat signifikan. D...

Proses Pembuatan CV Perusahaan Konstruksi: Syarat & Sertifikasi
22 Dec
Proses Pembuatan CV Perusahaan Konstruksi: Syarat & Sertifikasi

Sepanjang tahun operasional 2024, data dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) mengungkapkan fakt...

Proses Pendirian PT Konstruksi: Panduan Legalitas SBU 2025
18 Dec
Proses Pendirian PT Konstruksi: Panduan Legalitas SBU 2025

Data terbaru dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) menunjukkan bahwa ribuan paket tender konstr...

CV Usaha Adalah: Panduan Lengkap Legalitas, Perizinan, dan Strategi Akses Tender Konstruksi
16 Dec
CV Usaha Adalah: Panduan Lengkap Legalitas, Perizinan, dan Strategi Akses Tender Konstruksi

Sektor Jasa Konstruksi di Indonesia adalah arena persaingan yang ketat, di mana legalitas perusahaan adalah penentu utam...

Panduan Lengkap Contoh Perjanjian Kerja Karyawan: Legalitas Kontraktor dan Kepatuhan Tenaga Kerja Konstruksi
15 Dec
Panduan Lengkap Contoh Perjanjian Kerja Karyawan: Legalitas Kontraktor dan Kepatuhan Tenaga Kerja Konstruksi

Sektor Konstruksi dicirikan oleh mobilitas tenaga kerja yang tinggi dan jadwal proyek yang ketat. Risiko sengketa hubung...

Panduan Lengkap Kontrak Kerja 3 Bulan: Aspek Legalitas dan Risiko Bisnis Konstruksi
12 Dec
Panduan Lengkap Kontrak Kerja 3 Bulan: Aspek Legalitas dan Risiko Bisnis Konstruksi

Sifat industri Konstruksi yang berbasis proyek dan memiliki siklus kerja tidak tetap seringkali memaksa perusahaan mengg...

Panduan Lengkap: Persyaratan Pendirian CV Konstruksi Terbaru 2025 dan Sertifikasi Wajib
11 Dec
Panduan Lengkap: Persyaratan Pendirian CV Konstruksi Terbaru 2025 dan Sertifikasi Wajib

Sektor jasa konstruksi adalah salah satu mesin utama pembangunan di Indonesia, dengan ribuan proyek pemerintah dan swast...

Panduan Lengkap Persyaratan Membuat CV Perusahaan: Legalitas Awal Bisnis Konstruksi
10 Dec
Panduan Lengkap Persyaratan Membuat CV Perusahaan: Legalitas Awal Bisnis Konstruksi

Dalam industri konstruksi Indonesia yang sangat bergantung pada legalitas, bentuk badan usaha adalah penentu utama akses...

Panduan Contoh Akta Pendirian Perusahaan CV dan Persyaratan SBU Konstruksi
10 Dec
Panduan Contoh Akta Pendirian Perusahaan CV dan Persyaratan SBU Konstruksi

Sektor jasa konstruksi Indonesia kini beroperasi di bawah payung regulasi yang menuntut profesionalisme dan legalitas pe...

Panduan Lengkap Persyaratan CV dalam Pengurusan SBU Konstruksi dan Izin Usaha
09 Dec
Panduan Lengkap Persyaratan CV dalam Pengurusan SBU Konstruksi dan Izin Usaha

Indonesia saat ini sedang gencar menggarap proyek infrastruktur strategis yang bernilai triliunan Rupiah. Namun, pernahk...

Proses Konsultasi SBU Konstruksi Profesional

Mengapa Memilih Kami?

Konsultasikan perencanaan tender dengan kami, supaya dapat mengikuti jadwal tender pemerintah/swasta dengan baik dan memenangkan proyek.

Konsultan atau Kontraktor

Layanan untuk semua jenis badan usaha

Spesialis atau Umum

Fleksibel sesuai kebutuhan bisnis

Skala Kecil hingga Besar

Melayani semua ukuran perusahaan

Layanan Lengkap

Dari izin dasar hingga operasional

Layanan Sertifikasi Tambahan

Lengkapi kebutuhan sertifikasi perusahaan Anda dengan layanan profesional kami

ISO 9001:2015

Sistem manajemen mutu internasional untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 14001:2015

Sistem manajemen lingkungan untuk praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan bisnis.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 27001:2013

Sistem manajemen keamanan informasi untuk melindungi aset data perusahaan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 37001:2016

Sistem manajemen anti-penyuapan untuk etika bisnis dan integritas perusahaan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 45001:2018

Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja untuk lingkungan kerja yang aman.

Pelajari Lebih Lanjut
CSMS

Contractor Safety Management System untuk Migas, Pertamina, dan PLN.

Pelajari Lebih Lanjut

Bagaimana Cara Kami Membantu Perusahaan Anda?

Proses konsultasi profesional yang terbukti efektif

01
Business Goal Analysis

Ceritakan kepada kami, goal bisnis Anda.

  • Mau ambil kualifikasi kontraktor atau konsultan
  • Kapan akan mengikuti tender
  • Tender apa yang akan diikuti
02
Review Kebutuhan Teknis

Analisis mendalam terhadap persyaratan teknis.

  • Data penjualan tahunan
  • Data kemampuan keuangan/nilai aset
  • Data ketersediaan Tenaga Kerja Konstruksi
  • Data kemampuan peralatan konstruksi
03
Tenaga Ahli & Peralatan

Evaluasi tenaga ahli dan peralatan pendukung konstruksi.

  • Proses SKK - Sertifikat Kompetensi Kerja
  • Pemenuhan Peralatan Konstruksi
  • Ijin Operator (SIO) dan Ijin Alat (SIA)
04
Proses SBU

SBU Jasa Konstruksi dikeluarkan oleh LSBU yang diakreditasi LPJK PUPR.

  • BUJK Nasional
  • BUJK PMA
  • BUJK Asing