15+ Tahun Pengalaman
1000+ Klien Puas
Terpercaya & Resmi

Aturan Penunjukan Langsung: Panduan Lengkap dan Terpercaya

Pelajari aturan penunjukan langsung dalam pengadaan. Dapatkan panduan lengkap untuk memahami proses dan implementasinya!

Tim Ahli indosbu.com
Tim Ahli indosbu.com
Konsultan SBU Konstruksi
28 Oct 2024
15+

Tahun Pengalaman

1000+

Klien Puas

98%

Tingkat Keberhasilan

24/7

Layanan Konsultasi

Aturan Penunjukan Langsung: Panduan Lengkap dan Terpercaya - aturan penunjukan langsung aturan penunjukan langsung, pengadaan barang dan jasa, tender, proyek pemerintah, e-procurement, pengelolaan proyek, kontrak, kebijakan pengadaan, transparansi, akuntabilitas

Gambar Ilustrasi Aturan Penunjukan Langsung: Panduan Lengkap dan Terpercaya

Aturan Penunjukan Langsung: Panduan Lengkap dan Terpercaya aturan penunjukan langsung aturan penunjukan langsung, pengadaan barang dan jasa, tender, proyek pemerintah, e-procurement, pengelolaan proyek, kontrak, kebijakan pengadaan, transparansi, akuntabilitas
Baca Juga: CV Badan Usaha Konstruksi: Syarat SBU, SKK, dan Izin 2025

Menguak Aturan Penunjukan Langsung: Pintu Khusus di Dunia Pengadaan

Bayangkan Anda seorang kontraktor yang mendapat telepon dari dinas PUPR setempat. Mereka meminta Anda segera memperbaiki jembatan yang ambruk akibat banjir. Situasi darurat, tidak ada waktu untuk proses tender yang berbulan-bulan. Apa yang harus dilakukan? Di sinilah aturan penunjukan langsung hadir sebagai solusi. Namun, di balik kemudahannya, tersimpan sejumlah aturan ketat yang seringkali menjadi "ladang ranjau" bagi para pelaku usaha. Faktanya, berdasarkan data dari LKPP, meski volumenya kecil, kasus penyimpangan dalam pengadaan langsung justru sering menjadi sumber temuan auditor. Artikel ini akan menjadi kompas Anda untuk memahami seluk-beluk, alasan, dan cara tepat mengimplementasikan aturan penunjukan langsung, sehingga Anda tidak hanya aman secara hukum tetapi juga unggul dalam persaingan.

Aturan Penunjukan Langsung: Panduan Lengkap dan Terpercaya aturan penunjukan langsung aturan penunjukan langsung, pengadaan barang dan jasa, tender, proyek pemerintah, e-procurement, pengelolaan proyek, kontrak, kebijakan pengadaan, transparansi, akuntabilitas
Baca Juga: Contoh Perjanjian Franchise dan Legalitas Konstruksi: Panduan Lengkap

Apa Sebenarnya Aturan Penunjukan Langsung Itu?

Dalam dunia pengadaan barang dan jasa pemerintah, penunjukan langsung sering disalahartikan sebagai "jalan pintas" yang abu-abu. Padahal, dalam kerangka hukum yang berlaku, ini adalah metode yang sah dan diatur dengan sangat spesifik.

Definisi dan Dasar Hukum yang Mengikat

Penunjukan langsung adalah metode pengadaan barang/jasa dimana Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) menunjuk langsung satu penyedia tanpa melalui proses pelelangan umum atau seleksi. Dasar hukum utamanya adalah Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Perpres 96 Tahun 2023. Aturan ini bukanlah celah, melainkan opsi yang hanya bisa digunakan pada kondisi-kondisi tertentu yang telah ditetapkan. Memahami dasar hukum ini adalah langkah pertama untuk menghindari kesalahan fatal yang berujung pada sanksi pidana.

Kondisi dan Situasi yang Membolehkan Penunjukan Langsung

Tidak semua proyek bisa menggunakan metode ini. Perpres 12/2021 merinci situasi yang memperbolehkannya, antara lain: untuk keadaan darurat, pekerjaan yang bersifat teknis operasional dan hanya dapat dilakukan oleh satu penyedia (misalnya karena hak paten atau spesialisasi unik), atau untuk pekerjaan yang nilainya di bawah batas tertentu. Dari pengalaman saya mendampingi banyak kontraktor, kesalahan paling umum adalah "memaksakan" proyek yang sebenarnya bisa ditenderkan agar masuk dalam kategori ini. Kecermatan menilai kelayakan kondisi adalah kunci utama.

Perbedaan Mendasar dengan Metode Tender dan Seleksi

Jika tender mengedepankan prinsip kompetisi terbuka, penunjukan langsung justru menghilangkan unsur kompetisi tersebut. Inilah mengapa transparansi dan akuntabilitas dalam prosesnya harus lebih ketat. Dalam tender, pemenang ditentukan melalui evaluasi proposal yang ketat. Sementara dalam penunjukan langsung, penyedia sudah ditetapkan dari awal berdasarkan justifikasi yang kuat. Metode ini bukanlah "tender mini", melainkan logika pengadaan yang sama sekali berbeda.

Aturan Penunjukan Langsung: Panduan Lengkap dan Terpercaya aturan penunjukan langsung aturan penunjukan langsung, pengadaan barang dan jasa, tender, proyek pemerintah, e-procurement, pengelolaan proyek, kontrak, kebijakan pengadaan, transparansi, akuntabilitas
Baca Juga:

Mengapa Aturan Ini Diperlukan dan Sering Diperdebatkan?

Keberadaan aturan penunjukan langsung bukannya tanpa alasan. Ia hadir untuk menjawab kebutuhan riil di lapangan, meski di sisi lain menyisakan ruang untuk kritik.

Alasan Logis di Balik Kebijakan Pengadaan Langsung

Pertama, efisiensi waktu dan biaya. Untuk proyek darurat seperti bencana alam atau kerusakan infrastruktur kritis, proses tender yang panjang jelas tidak relevan. Kedua, menjamin kualitas dan kesinambungan. Bayangkan sebuah software khusus untuk sistem keuangan daerah yang sudah berjalan bertahun-tahun. Mengganti penyedia hanya karena harga lebih murah bisa berakibat pada collapse-nya seluruh sistem. Ketiga, untuk pekerjaan yang nilainya sangat kecil, biaya mengadakan tender bisa lebih mahal dari nilai pekerjaannya sendiri. Logika ekonomi praktis inilah yang mendasarinya.

Potensi Risiko dan Celah Penyimpangan

Di sinilah polemik sering muncul. Tanpa pengawasan yang super ketat, metode ini rentan disalahgunakan untuk mark-up harga, kolusi, atau nepotisme. Penyedia bisa ditunjuk bukan karena kapabilitas, tetapi karena kedekatan. Justifikasi "kondisi khusus" bisa diada-adakan. Pengalaman di lapangan menunjukkan bahwa proyek dengan metode ini memerlukan audit trail dokumentasi yang jauh lebih rinci untuk membuktikan bahwa setiap langkah dilakukan dengan niat baik dan sesuai aturan.

Bagaimana Aturan Ini Mendukung Efisiensi Proyek?

Ketika diterapkan dengan benar, efisiensi yang didapat sangat nyata. Proyek dapat dimulai lebih cepat, biaya administrasi procurement turun drastis, dan koordinasi menjadi lebih sederhana karena hanya melibatkan satu penyedia. Namun, efisiensi ini hanya akan terwujud jika proses due diligence sebelum penunjukan dilakukan secara brutal. Memeriksa track record, kemampuan finansial, dan kepemilikan sertifikasi seperti SBU Konstruksi atau Sertifikat Kompetensi Kerja menjadi tidak bisa ditawar. Tanpa itu, efisiensi berubah menjadi bencana.

Aturan Penunjukan Langsung: Panduan Lengkap dan Terpercaya aturan penunjukan langsung aturan penunjukan langsung, pengadaan barang dan jasa, tender, proyek pemerintah, e-procurement, pengelolaan proyek, kontrak, kebijakan pengadaan, transparansi, akuntabilitas
Baca Juga:

Bagaimana Melaksanakan Penunjukan Langsung yang Sesuai Aturan?

Implementasi adalah ujian sebenarnya. Berikut adalah peta jalan yang bisa Anda ikun untuk memastikan proses berjalan mulus dan aman dari sudut pandang hukum.

Langkah Demi Langkah Prosedur yang Wajib Ditempuh

Prosedurnya harus linear dan terdokumentasi dengan rapi. Pertama, Penyusunan Justifikasi. Dokumen ini adalah roh dari seluruh proses. Anda harus menjelaskan secara detail mengapa penunjukan langsung adalah satu-satunya pilihan, lengkap dengan analisis terhadap penyedia lain. Kedua, Pembentukan Tim Pemilihan. Tim ini bertugas melakukan verifikasi dan negosiasi. Ketiga, Verifikasi Administrasi dan Teknis terhadap calon penyedia. Pastikan semua izin usaha, seperti yang tercantum di OSS RBA, dan sertifikasi kompetensi sudah valid. Keempat, Negosiasi Harga. Harga harus wajar dan didukung oleh analisis harga pasar. Terakhir, Penetapan dan Penandatanganan Kontrak.

Dokumen Kritis yang Harus Disiapkan

Jangan sampai ada dokumen yang terlewat. Beberapa yang paling krusial adalah: Surat Justifikasi, Berita Acara Kesepakatan Harga (BAKHP), Daftar Personil Inti beserta sertifikatnya, dan yang tak kalah penting adalah dokumen pendukung dari calon penyedia. Untuk kontraktor, pastikan Anda telah memiliki dokumen seperti Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang sesuai kelas pekerjaan. Anda dapat memeriksa validitas dan jenis SBU melalui layanan Cek SBU secara online. Kelengkapan dokumen adalah tameng utama saat ada pemeriksaan.

Negosiasi Harga dan Penyusunan Kontrak yang Aman

Fase negosiasi bukan sekadar tawar-menawar, melainkan proses untuk mencapai harga yang fair and reasonable. Gunakan harga perkiraan sendiri (HPS) yang disusun dengan metode yang benar sebagai patokan. Dalam kontrak, cantumkan dengan sangat jelas ruang lingkup pekerjaan, syarat pembayaran, mekanisme penyelesaian sengketa, dan sanksi keterlambatan. Pastikan tidak ada pasal yang multitafsir. Kontrak yang solid adalah fondasi dari eksekusi proyek yang lancar.

Mengelola Risiko dan Memastikan Akuntabilitas

Risiko terbesar adalah tuduhan penyimpangan. Untuk mengelolanya, prinsip transparansi dan auditabilitas harus dijunjung tinggi. Simpan setiap email, catatan rapat, dan draft dokumen. Lakukan proses seleksi internal dengan melibatkan lebih dari satu orang untuk menghindari konsentrasi kewenangan. Publikasikan pengumuman penunjukan langsung di situs platform pengadaan yang ditentukan, meski tidak melalui tender, sebagai bentuk pertanggungjawaban publik.

Aturan Penunjukan Langsung: Panduan Lengkap dan Terpercaya aturan penunjukan langsung aturan penunjukan langsung, pengadaan barang dan jasa, tender, proyek pemerintah, e-procurement, pengelolaan proyek, kontrak, kebijakan pengadaan, transparansi, akuntabilitas
Baca Juga: CV Badan Hukum: Transformasi Izin Usaha Konstruksi 2025

Kesalahan Fatal yang Harus Dihindari

Berdasarkan pengamatan pada berbagai kasus, beberapa kesalahan ini berulang dan berakibat sangat serius.

Memaksakan Diri untuk Kondisi yang Tidak Memenuhi Syarat

Ini adalah akar masalah. Seringkali, PPK atau penyedia "bermain mata" untuk membuat justifikasi yang terlihat masuk akal, padahal sebenarnya pekerjaan bisa dikompetisikan. Misalnya, dengan sengaja memecah paket pekerjaan besar menjadi beberapa paket kecil agar nilainya berada di bawah batas penunjukan langsung. Praktik seperti ini sangat mudah terdeteksi oleh auditor dan berpotensi dikualifikasikan sebagai tindak pidana korupsi.

Melalaikan Due Diligence pada Penyedia

Menunjuk penyedia hanya karena familiar atau pernah bekerja sama sebelumnya tanpa memeriksa kondisi terkini adalah jebakan. Periksa kembali apakah SBU-nya masih aktif, apakah ada sanksi sedang dijatuhkan, dan apakah kesehatan finansialnya mampu menanggung pekerjaan. Layanan Cek SKK dan Cek SBUJK bisa menjadi alat bantu yang efektif. Kegagalan penyedia dalam mengeksekusi proyek akan menjadi tanggung jawab penuh PPK yang menunjuk.

Dokumentasi yang Berantakan dan Tidak Lengkap

Dalam audit, yang tidak terdokumentasi dianggap tidak pernah ada. Catatan rapat negosiasi yang tidak ditandatangani, analisis harga yang copy-paste, atau surat justifikasi yang copy-paste dari proyek lain adalah bom waktu. Dokumentasi harus mampu menceritakan kembali alur pikir dan alasan setiap keputusan diambil, seolah-olah Anda menjelaskannya kepada orang yang paling skeptis sekalipun.

Aturan Penunjukan Langsung: Panduan Lengkap dan Terpercaya aturan penunjukan langsung aturan penunjukan langsung, pengadaan barang dan jasa, tender, proyek pemerintah, e-procurement, pengelolaan proyek, kontrak, kebijakan pengadaan, transparansi, akuntabilitas
Baca Juga:

Masa Depan Penunjukan Langsung di Era Digital

Tren digitalisasi pengadaan pemerintah tak terbendung, dan metode penunjukan langsung pun akan terkena dampaknya.

Integrasi dengan Sistem E-Procurement Nasional

Ke depan, seluruh proses penunjukan langsung, mulai dari pengajuan justifikasi hingga penandatanganan kontrak, akan terintegrasi penuh dalam satu platform e-procurement. Ini akan meminimalisasi intervensi manusia dan meningkatkan transparansi. Setiap tahap akan terekam digital, membentuk digital footprint yang mudah dilacak. Bagi penyedia, ini berarti harus melek teknologi dan siap beradaptasi dengan sistem terpusat seperti platform pengadaan elektronik.

Transparansi yang Lebih Tinggi dan Pengawasan Otomatis

Dengan sistem digital, pengawasan tidak lagi hanya mengandalkan auditor manusia, tetapi juga automated alert. Sistem bisa memberi tanda jika ada justifikasi yang mirip dengan proyek lain, atau jika harga yang dinegosiasikan menyimpang jauh dari rata-rata pasar. Transparansi ini pada akhirnya akan menyaring penyedia-penyedia yang hanya mengandalkan "koneksi" dan mendorong kompetisi berdasarkan kualitas dan kredibilitas yang sebenarnya.

Aturan Penunjukan Langsung: Panduan Lengkap dan Terpercaya aturan penunjukan langsung aturan penunjukan langsung, pengadaan barang dan jasa, tender, proyek pemerintah, e-procurement, pengelolaan proyek, kontrak, kebijakan pengadaan, transparansi, akuntabilitas
Baca Juga: Proses Pendirian PT Konstruksi: Panduan Legalitas SBU 2025

Kesimpulan dan Langkah Strategis Anda

Aturan penunjukan langsung ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi, ia adalah alat vital untuk situasi khusus yang membutuhkan kecepatan dan kepastian. Di sisi lain, ia bisa menjadi sumber malapetaka jika dipegang oleh tangan yang ceroboh dan tidak paham aturan main. Kunci suksesnya terletak pada pemahaman mendalam terhadap regulasi, kedisiplinan dalam prosedur, dan integritas dalam pelaksanaan. Bagi Anda pelaku usaha, menguasai seluk-beluk aturan ini bukan hanya tentang memenangkan satu proyek, tetapi tentang membangun reputasi sebagai mitra pemerintah yang kredibel dan trustworthy.

Apakah Anda siap mengarungi dunia pengadaan pemerintah dengan percaya diri? Mulailah dengan memastikan semua sertifikasi dan kelengkapan administrasi perusahaan Anda telah update dan valid. Untuk konsultasi lebih lanjut mengenai penyiapan dokumen, sertifikasi kompetensi, atau strategi mengikuti pengadaan pemerintah, kunjungi jakon.info. Tim ahli kami siap membantu Anda membangun fondasi yang kuat, sehingga Anda bisa fokus pada hal yang paling penting: menjalankan proyek dengan kualitas terbaik.

Konsultasi Gratis

Dapatkan konsultasi langsung dari tim ahli kami untuk solusi terbaik.

Chat WhatsApp
Hubungi Kami
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08:00 - 17:00

Layanan Profesional Kami

Solusi lengkap untuk kebutuhan perizinan dan sertifikasi konstruksi Anda

SBU Kontraktor

Pengurusan SBU untuk kontraktor konstruksi dengan berbagai klasifikasi dan kualifikasi sesuai kebutuhan tender.

Pelajari Lebih Lanjut
SBU Konsultan

Pengurusan SBU untuk konsultan konstruksi dengan standar profesional dan kualifikasi yang tepat.

Pelajari Lebih Lanjut
SKK Konstruksi

Sertifikat Kompetensi Kerja untuk tenaga ahli konstruksi dengan standar BNSP yang diakui nasional.

Pelajari Lebih Lanjut
CSMS

Contractor Safety Management System untuk Migas, Pertamina, dan PLN dengan standar keselamatan tinggi.

Pelajari Lebih Lanjut
SBU Non Konstruksi

Pengurusan SBU untuk bidang non konstruksi seperti jasa konsultansi, pengadaan, dan layanan lainnya.

Pelajari Lebih Lanjut
SBUJPTL

Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik untuk perusahaan di sektor kelistrikan.

Pelajari Lebih Lanjut
Tim Ahli indosbu.com

Tim Ahli indosbu.com

Konsultan SBU Konstruksi Profesional

Tentang Indosbu.com

Indosbu.com adalah perusahaan konsultan profesional yang berdedikasi untuk membantu perusahaan mencapai kesuksesan dalam dunia konstruksi dan tender. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun, kami telah membantu ribuan klien dalam mengurus berbagai jenis perizinan dan sertifikasi.

Tim ahli kami terdiri dari para profesional yang berpengalaman dalam bidang konstruksi, perizinan, dan strategi bisnis. Kami memahami kompleksitas regulasi dan persyaratan yang dibutuhkan untuk mengikuti tender konstruksi, baik di sektor pemerintah maupun swasta.

Sebagai konsultan terpercaya, kami menyediakan layanan lengkap mulai dari konsultasi awal, persiapan dokumen, hingga pendampingan proses pengurusan sertifikat. Komitmen kami adalah memberikan solusi terbaik dengan standar profesional yang tinggi.

Keunggulan Kami
  • 15+ Tahun Pengalaman
  • 1000+ Klien Puas
  • 98% Tingkat Keberhasilan
  • Layanan 24/7
Sertifikasi & Lisensi
  • Terdaftar di LPJK
  • Berlisensi Resmi
  • ISO 9001:2015
  • Standar Internasional

Siap Memenangkan Tender Konstruksi?

Indosbu.com membantu Anda melakukan persiapan tender perusahaan dari perencanaan mengambil bidang usaha, kualifikasi, sampai dengan persiapan dokumen tender dengan tujuan untuk memenangkan proyek.

  • Konsultasi Gratis
  • Analisis Kebutuhan
  • Persiapan Dokumen
  • Pendampingan Proses
  • Garansi Keberhasilan
  • Layanan 24/7
Konsultasi Gratis

Dapatkan konsultasi langsung dari tim ahli kami

Respon dalam 5 menit

Artikel Terkait

Pelajari lebih lanjut tentang dunia konstruksi dan tender

CV atau PT: Panduan Perizinan SBU dan Legalitas Konstruksi
31 Dec
CV atau PT: Panduan Perizinan SBU dan Legalitas Konstruksi

Kegagalan dalam memenangkan tender proyek konstruksi sering kali bukan disebabkan oleh harga yang tidak kompetitif, mela...

CV Badan Usaha Konstruksi: Syarat SBU, SKK, dan Izin 2025
30 Dec
CV Badan Usaha Konstruksi: Syarat SBU, SKK, dan Izin 2025

Dinamika industri konstruksi di Indonesia saat ini tengah berada pada titik persaingan yang sangat ketat namun penuh pel...

Contoh Perjanjian Franchise dan Legalitas Konstruksi: Panduan Lengkap
29 Dec
Contoh Perjanjian Franchise dan Legalitas Konstruksi: Panduan Lengkap

Dinamika industri konstruksi di Indonesia pada tahun 2025 menunjukkan angka pertumbuhan yang sangat signifikan, dengan a...

Bidang Usaha KBLI Konstruksi: Panduan Lengkap SBU & OSS
26 Dec
Bidang Usaha KBLI Konstruksi: Panduan Lengkap SBU & OSS

Kegagalan administratif dalam proses tender sering kali menjadi mimpi buruk bagi pelaku usaha jasa konstruksi. Data dari...

Syarat Mendirikan Perusahaan Konstruksi: Panduan SBU & OSS
24 Dec
Syarat Mendirikan Perusahaan Konstruksi: Panduan SBU & OSS

Dunia infrastruktur Indonesia sedang bergerak sangat masif dengan pagu anggaran kementerian yang mencapai ratusan triliu...

CV Badan Hukum: Transformasi Izin Usaha Konstruksi 2025
23 Dec
CV Badan Hukum: Transformasi Izin Usaha Konstruksi 2025

Memasuki periode anggaran 2025, dinamika industri konstruksi di Indonesia mengalami pergeseran yang sangat signifikan. D...

Proses Pembuatan CV Perusahaan Konstruksi: Syarat & Sertifikasi
22 Dec
Proses Pembuatan CV Perusahaan Konstruksi: Syarat & Sertifikasi

Sepanjang tahun operasional 2024, data dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) mengungkapkan fakt...

Proses Pendirian PT Konstruksi: Panduan Legalitas SBU 2025
18 Dec
Proses Pendirian PT Konstruksi: Panduan Legalitas SBU 2025

Data terbaru dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) menunjukkan bahwa ribuan paket tender konstr...

CV Usaha Adalah: Panduan Lengkap Legalitas, Perizinan, dan Strategi Akses Tender Konstruksi
16 Dec
CV Usaha Adalah: Panduan Lengkap Legalitas, Perizinan, dan Strategi Akses Tender Konstruksi

Sektor Jasa Konstruksi di Indonesia adalah arena persaingan yang ketat, di mana legalitas perusahaan adalah penentu utam...

Panduan Lengkap Contoh Perjanjian Kerja Karyawan: Legalitas Kontraktor dan Kepatuhan Tenaga Kerja Konstruksi
15 Dec
Panduan Lengkap Contoh Perjanjian Kerja Karyawan: Legalitas Kontraktor dan Kepatuhan Tenaga Kerja Konstruksi

Sektor Konstruksi dicirikan oleh mobilitas tenaga kerja yang tinggi dan jadwal proyek yang ketat. Risiko sengketa hubung...

Panduan Lengkap Kontrak Kerja 3 Bulan: Aspek Legalitas dan Risiko Bisnis Konstruksi
12 Dec
Panduan Lengkap Kontrak Kerja 3 Bulan: Aspek Legalitas dan Risiko Bisnis Konstruksi

Sifat industri Konstruksi yang berbasis proyek dan memiliki siklus kerja tidak tetap seringkali memaksa perusahaan mengg...

Panduan Lengkap: Persyaratan Pendirian CV Konstruksi Terbaru 2025 dan Sertifikasi Wajib
11 Dec
Panduan Lengkap: Persyaratan Pendirian CV Konstruksi Terbaru 2025 dan Sertifikasi Wajib

Sektor jasa konstruksi adalah salah satu mesin utama pembangunan di Indonesia, dengan ribuan proyek pemerintah dan swast...

Panduan Lengkap Persyaratan Membuat CV Perusahaan: Legalitas Awal Bisnis Konstruksi
10 Dec
Panduan Lengkap Persyaratan Membuat CV Perusahaan: Legalitas Awal Bisnis Konstruksi

Dalam industri konstruksi Indonesia yang sangat bergantung pada legalitas, bentuk badan usaha adalah penentu utama akses...

Panduan Contoh Akta Pendirian Perusahaan CV dan Persyaratan SBU Konstruksi
10 Dec
Panduan Contoh Akta Pendirian Perusahaan CV dan Persyaratan SBU Konstruksi

Sektor jasa konstruksi Indonesia kini beroperasi di bawah payung regulasi yang menuntut profesionalisme dan legalitas pe...

Panduan Lengkap Persyaratan CV dalam Pengurusan SBU Konstruksi dan Izin Usaha
09 Dec
Panduan Lengkap Persyaratan CV dalam Pengurusan SBU Konstruksi dan Izin Usaha

Indonesia saat ini sedang gencar menggarap proyek infrastruktur strategis yang bernilai triliunan Rupiah. Namun, pernahk...

Proses Konsultasi SBU Konstruksi Profesional

Mengapa Memilih Kami?

Konsultasikan perencanaan tender dengan kami, supaya dapat mengikuti jadwal tender pemerintah/swasta dengan baik dan memenangkan proyek.

Konsultan atau Kontraktor

Layanan untuk semua jenis badan usaha

Spesialis atau Umum

Fleksibel sesuai kebutuhan bisnis

Skala Kecil hingga Besar

Melayani semua ukuran perusahaan

Layanan Lengkap

Dari izin dasar hingga operasional

Layanan Sertifikasi Tambahan

Lengkapi kebutuhan sertifikasi perusahaan Anda dengan layanan profesional kami

ISO 9001:2015

Sistem manajemen mutu internasional untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 14001:2015

Sistem manajemen lingkungan untuk praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan bisnis.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 27001:2013

Sistem manajemen keamanan informasi untuk melindungi aset data perusahaan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 37001:2016

Sistem manajemen anti-penyuapan untuk etika bisnis dan integritas perusahaan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 45001:2018

Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja untuk lingkungan kerja yang aman.

Pelajari Lebih Lanjut
CSMS

Contractor Safety Management System untuk Migas, Pertamina, dan PLN.

Pelajari Lebih Lanjut

Bagaimana Cara Kami Membantu Perusahaan Anda?

Proses konsultasi profesional yang terbukti efektif

01
Business Goal Analysis

Ceritakan kepada kami, goal bisnis Anda.

  • Mau ambil kualifikasi kontraktor atau konsultan
  • Kapan akan mengikuti tender
  • Tender apa yang akan diikuti
02
Review Kebutuhan Teknis

Analisis mendalam terhadap persyaratan teknis.

  • Data penjualan tahunan
  • Data kemampuan keuangan/nilai aset
  • Data ketersediaan Tenaga Kerja Konstruksi
  • Data kemampuan peralatan konstruksi
03
Tenaga Ahli & Peralatan

Evaluasi tenaga ahli dan peralatan pendukung konstruksi.

  • Proses SKK - Sertifikat Kompetensi Kerja
  • Pemenuhan Peralatan Konstruksi
  • Ijin Operator (SIO) dan Ijin Alat (SIA)
04
Proses SBU

SBU Jasa Konstruksi dikeluarkan oleh LSBU yang diakreditasi LPJK PUPR.

  • BUJK Nasional
  • BUJK PMA
  • BUJK Asing