15+ Tahun Pengalaman
1000+ Klien Puas
Terpercaya & Resmi

Jenis-Jenis SBU LPJK Berdasarkan Skala Usaha

Jenis SBU LPJK berdasarkan skala usaha sangat penting untuk sertifikasi LPJK. Cari tahu kategori SBU yang berlaku untuk usaha Anda dan manfaatnya.

Tim Ahli indosbu.com
Tim Ahli indosbu.com
Konsultan SBU Konstruksi
08 Jan 2025
15+

Tahun Pengalaman

1000+

Klien Puas

98%

Tingkat Keberhasilan

24/7

Layanan Konsultasi

Jenis-Jenis SBU LPJK Berdasarkan Skala Usaha - jenis SBU LPJK jenis SBU LPJK, skala usaha SBU LPJK, kategori SBU LPJK, SBU LPJK konstruksi, sertifikasi SBU LPJK, perusahaan konstruksi SBU, SBU LPJK non konstruksi, sertifikasi badan usaha LPJK, LPJK Indonesia, peraturan LPJK

Gambar Ilustrasi Jenis-Jenis SBU LPJK Berdasarkan Skala Usaha

Jenis-Jenis SBU LPJK Berdasarkan Skala Usaha jenis SBU LPJK jenis SBU LPJK, skala usaha SBU LPJK, kategori SBU LPJK, SBU LPJK konstruksi, sertifikasi SBU LPJK, perusahaan konstruksi SBU, SBU LPJK non konstruksi, sertifikasi badan usaha LPJK, LPJK Indonesia, peraturan LPJK
Baca Juga: CV Badan Usaha Konstruksi: Syarat SBU, SKK, dan Izin 2025

Mengenal Dunia SBU LPJK: Lebih dari Sekadar Kertas Sertifikat

Pernahkah Anda merasa bingung ketika mendengar rekan bisnis menyebut "perusahaan kami sudah punya SBU Kecil" atau "kami sedang mengajukan SBU Besar"? Atau mungkin, Anda sendiri sebagai pelaku usaha konstruksi dan non-konstruksi masih bertanya-tanya, sebenarnya apa sih perbedaan mendasar dari jenis SBU LPJK yang ada? Faktanya yang mengejutkan, berdasarkan data dari LPJK, ribuan perusahaan gagal dalam proses sertifikasi bukan karena kompetensi teknis yang buruk, melainkan karena kesalahan fatal dalam memilih kategori dan skala usaha yang tepat sejak awal. Padahal, pilihan ini menentukan segalanya: dari nilai tender yang bisa diikuti, besaran modal kerja, hingga strategi ekspansi bisnis ke depannya.

Memahami klasifikasi SBU LPJK berdasarkan skala usaha bukanlah sekadar urusan administratif. Ini adalah fondasi strategis. Ini tentang menempatkan identitas usaha Anda pada peta persaingan yang tepat. Dalam artikel ini, kita akan mengupas tuntas jenis-jenis SBU LPJK, bukan dari kacamata teoritis belaka, tetapi dari sudut pandang praktis di lapangan. Kami akan bercerita tentang bagaimana pemahaman ini menjadi kunci sukses bagi banyak kontraktor, dan bagaimana kesalahan kecil dalam klasifikasi bisa berakibat pada kegagalan mengikuti tender yang diidamkan.

Jenis-Jenis SBU LPJK Berdasarkan Skala Usaha jenis SBU LPJK jenis SBU LPJK, skala usaha SBU LPJK, kategori SBU LPJK, SBU LPJK konstruksi, sertifikasi SBU LPJK, perusahaan konstruksi SBU, SBU LPJK non konstruksi, sertifikasi badan usaha LPJK, LPJK Indonesia, peraturan LPJK
Baca Juga: Contoh Perjanjian Franchise dan Legalitas Konstruksi: Panduan Lengkap

Apa Itu SBU LPJK dan Mengapa Skala Usaha Menjadi Penentu?

Sebelum menyelami lebih dalam, mari kita sepakati dulu dasarnya. Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang diterbitkan oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) adalah bukti pengakuan formal atas kualifikasi dan kemampuan suatu perusahaan di bidang jasa konstruksi maupun non-konstruksi. Sertifikat ini menjadi tiket wajib untuk dapat mengikuti lelang atau tender pekerjaan konstruksi di Indonesia, baik yang diselenggarakan pemerintah maupun swasta.

Esensi dari Klasifikasi Skala Usaha

Mengapa LPJK repot-repot membagi SBU ke dalam berbagai skala? Jawabannya sederhana: untuk menciptakan level playing field. Bayangkan jika perusahaan rintisan dengan modal terbatas harus bersaing langsung dengan konglomerat konstruksi untuk proyek jembatan nasional. Itu tidak adil dan tidak sehat. Klasifikasi berdasarkan skala usaha—Kecil, Menengah, dan Besar—dibuat untuk memastikan setiap perusahaan bertanding di "kelas berat" yang sesuai dengan kemampuannya. Klasifikasi ini didasarkan pada parameter objektif seperti besaran modal kerja, jumlah tenaga ahli dan tenaga terampil bersertifikat, serta riwayat pengalaman pekerjaan. Pemahaman ini adalah langkah pertama untuk menghindari miskonsepsi yang sering terjadi di lapangan.

Dampak Langsung pada Peluang Bisnis

Pilihan skala SBU Anda secara langsung membuka atau menutup pintu peluang. SBU Kecil memberikan akses ke proyek-proyek dengan nilai terbatas, yang seringkali menjadi starting point yang sempurna untuk membangun portofolio. SBU Besar, di sisi lain, adalah gerbang menuju mega-proyek infrastruktur. Kesalahan dalam menentukan skala—seperti mengajukan SBU Kecil padahal kapasitas Anda sudah menengah—berarti membatasi pertumbuhan perusahaan secara artifisial. Sebaliknya, memaksakan skala yang terlalu tinggi bisa berujung pada kegagalan dalam mempertahankan sertifikat karena ketidakmampuan memenuhi kewajiban tenaga ahli. Di sinilah konsultasi dengan ahli sertifikasi LPJK yang berpengalaman menjadi sangat krusial untuk membuat keputusan yang tepat.

Jenis-Jenis SBU LPJK Berdasarkan Skala Usaha jenis SBU LPJK jenis SBU LPJK, skala usaha SBU LPJK, kategori SBU LPJK, SBU LPJK konstruksi, sertifikasi SBU LPJK, perusahaan konstruksi SBU, SBU LPJK non konstruksi, sertifikasi badan usaha LPJK, LPJK Indonesia, peraturan LPJK
Baca Juga:

Mengurai Jenis-Jenis SBU LPJK: Dari Konstruksi Hingga Non-Konstruksi

LPJK tidak hanya mengatur satu jenis SBU. Dunia ini lebih berwarna. Secara umum, SBU LPJK terbagi menjadi dua ranah besar: SBU Jasa Konstruksi dan SBU Jasa Non-Konstruksi. Masing-masing ranah kemudian memiliki sub-klasifikasi dan bidang keahliannya sendiri, yang lagi-lagi dikelompokkan berdasarkan skala usaha.

SBU Jasa Konstruksi: Inti dari Industri Pembangunan

Inilah jenis SBU yang paling umum dikenal. SBU Jasa Konstruksi diberikan kepada perusahaan yang bergerak dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi, yang mencakup pembangunan, pengoperasian, pemeliharaan, hingga pembongkaran. Klasifikasi skala usaha di sini sangat ketat, mengikuti Peraturan LPJK yang berlaku.

SBU Konstruksi Kecil biasanya dimiliki oleh perusahaan rintisan atau UMKM konstruksi. Mereka adalah pahlawan di balik proyek-proyek perumahan sederhana, renovasi ruko, atau pembangunan fasilitas desa. Persyaratan modal kerja dan tenaga ahlinya relatif lebih terjangkau, menjadikannya pilihan ideal untuk memulai perjalanan sertifikasi. Sumber daya manusia menjadi kunci, dan seringkali proses sertifikasi kompetensi kerja untuk tenaga inti menjadi tahapan yang harus diprioritaskan.

SBU Konstruksi Menengah adalah kelas para pemain tangguh. Perusahaan dengan SBU ini sudah memiliki track record yang solid dan mampu mengerjakan proyek seperti gedung perkantoran menengah, jalan kabupaten, atau kompleks perumahan yang lebih terencana. Transisi dari Kecil ke Menengah adalah fase kritis yang membutuhkan persiapan administrasi dan teknis yang matang.

SBU Konstruksi Besar adalah liga utama. Perusahaan dengan SBU ini adalah yang biasa kita lihat mengerjakan pembangunan tol, bandara internasional, gedung pencakar langit, atau pembangkit listrik. Persyaratannya sangat kompleks, membutuhkan modal kerja yang sangat besar dan didukung oleh tim tenaga ahli bersertifikat yang jumlahnya signifikan. Untuk level ini, konsultasi dengan konsultan penyedia jasa tenaga ahli SBU seringkali menjadi solusi untuk memenuhi persyaratan personel yang ketat.

SBU Jasa Non-Konstruksi: Para Ahli di Balik Layar

Inilah bagian yang sering terlupakan namun tak kalah vital. Industri konstruksi tidak hanya tentang tukang dan insinyur di lapangan. Ada banyak pihak yang mendukung, seperti konsultan perencana, pengawas, penguji laboratorium, dan penyedia jasa terkait lainnya. Mereka inilah yang mengantongi SBU Jasa Non-Konstruksi.

Skala usaha pada SBU Non-Konstruksi juga berlaku, namun dengan parameter yang disesuaikan. Sebuah konsultan perencana struktur "Kecil" mungkin hanya menangani analisis bangunan sederhana, sementara yang "Besar" dipercaya untuk merancang struktur untuk stadion berkapasitas puluhan ribu. Penting untuk dicatat bahwa proses verifikasi untuk SBU Non-Konstruksi seringkali menitikberatkan pada kualifikasi individu di dalam perusahaan, seperti sertifikasi Tenaga Ahli Kompeten (TAK) atau sertifikasi keahlian spesifik lainnya.

Jenis-Jenis SBU LPJK Berdasarkan Skala Usaha jenis SBU LPJK jenis SBU LPJK, skala usaha SBU LPJK, kategori SBU LPJK, SBU LPJK konstruksi, sertifikasi SBU LPJK, perusahaan konstruksi SBU, SBU LPJK non konstruksi, sertifikasi badan usaha LPJK, LPJK Indonesia, peraturan LPJK
Baca Juga:

Bagaimana Memilih Skala SBU yang Tepat untuk Perusahaan Anda?

Ini adalah pertanyaan jutaan rupiah. Salah memilih skala bisa berarti membuang waktu, biaya, dan energi. Berikut adalah pendekatan sistematis yang bisa Anda terapkan, berdasarkan pengalaman lapangan.

Lakukan Audit Diri yang Jujur

Langkah pertama adalah introspeksi. Jangan bermimpi di siang bolong. Evaluasi dengan data nyata: Berapa modal kerja yang siap diinvestasikan? Berapa jumlah tenaga ahli dan tenaga terampil bersertifikat yang dimiliki saat ini? Apa saja pengalaman pekerjaan yang sudah diselesaikan dalam 3-5 tahun terakhir, beserta nilainya? Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini akan langsung mengerucutkan pilihan Anda. Banyak perusahaan terjebak karena menggelembungkan (mark-up) data pengalaman, yang pada akhirnya ketahuan saat proses verifikasi lapangan oleh asesor LPJK.

Proyeksikan Target Pasar dan Tender

Lihatlah ke luar. Jenis proyek apa yang ingin Anda raih dalam 3 tahun ke depan? Cermati pengumuman tender di platform seperti portal tender terpercaya. Perhatikan persyaratan SBU yang selalu tercantum. Jika target Anda adalah proyek-proyek pemerintah daerah dengan nilai maksimal Rp 5 miliar, maka SBU Kecil atau Menengah bawah mungkin sudah cukup. Namun, jika Anda mengincar proyek Kementerian PUPR, besar kemungkinan Anda membutuhkan SBU Menengah atas atau Besar. Pilih skala yang selaras dengan ambisi bisnis Anda.

Rencanakan Strategi Bertahap (Jika Diperlukan)

Tidak ada yang menghalangi Anda untuk mulai dari bawah. Banyak perusahaan besar berawal dari SBU Kecil. Kuncinya adalah memiliki roadmap yang jelas. Susun rencana untuk meningkatkan skala SBU secara bertahap. Misalnya, dalam dua tahun pertama fokus pada pengumpulan pengalaman dengan SBU Kecil, sambil secara paralel merekrut atau menyertifikasi tenaga ahli untuk memenuhi syarat SBU Menengah. Pendekatan bertahap ini lebih sehat secara finansial dan meminimalisir risiko. Gunakan masa berlaku SBU (biasanya 3 tahun) sebagai siklus perencanaan Anda.

Jenis-Jenis SBU LPJK Berdasarkan Skala Usaha jenis SBU LPJK jenis SBU LPJK, skala usaha SBU LPJK, kategori SBU LPJK, SBU LPJK konstruksi, sertifikasi SBU LPJK, perusahaan konstruksi SBU, SBU LPJK non konstruksi, sertifikasi badan usaha LPJK, LPJK Indonesia, peraturan LPJK
Baca Juga: CV Badan Hukum: Transformasi Izin Usaha Konstruksi 2025

Kesalahan Fatal yang Sering Terjadi dan Cara Menghindarinya

Berdasarkan pengamatan di lapangan, beberapa kesalahan ini terus berulang. Mari kita bahas agar Anda tidak mengulanginya.

Memaksakan Skala yang Tidak Realistis

Ini adalah ibu dari segala masalah. Dorongan ego untuk langsung memiliki SBU Besar seringkali mengabaikan realitas kemampuan perusahaan. Akibatnya, saat sertifikat sudah didapat, perusahaan kewalahan memenuhi kewajiban minimal tenaga ahli selama masa berlaku, atau bahkan tidak mampu mengikuti tender di kelas tersebut karena keterbatasan modal kerja. Hasilnya? Sertifikat hanya menjadi pajangan, tidak menghasilkan nilai tambah. Solusinya: realistis dan sabar. Lebih baik memiliki SBU Kecil yang aktif dan produktif daripada SBU Besar yang hanya jadi beban.

Mengabaikan Peran Tenaga Ahli dan Terampil Bersertifikat

SBU bukan tentang perusahaan semata, tetapi tentang orang-orang di dalamnya. Syarat jumlah Tenaga Ahli Teknik (TAT) dan Tenaga Terampil (TT) bersertifikat adalah harga mati. Kesalahan umum adalah mengira bisa "meminjam" atau "membeli" sertifikat orang lain. Praktik ini sangat riskan dan melanggar etika. Asesor LPJK akan melakukan verifikasi ketat, termasuk wawancara langsung. Jika ketahuan, sanksinya berat mulai dari pembatalan sertifikat hingga blacklist. Investasikan pada sertifikasi SDM Anda sendiri. Mulailah dengan mengidentifikasi unit-unit kompetensi yang dibutuhkan dan rancang program pelatihan yang tepat.

Terlambat Memperbarui atau Meningkatkan Skala SBU

SBU memiliki masa berlaku. Menunggu hingga masa berlaku hampir habis untuk mengajukan perpanjangan atau peningkatan skala adalah strategi yang buruk. Prosesnya bisa memakan waktu bulanan. Jika sertifikat kedaluwarsa, Anda secara hukum tidak bisa mengikuti tender sama sekali. Rencanakan pengajuan perpanjangan atau upgrading setidaknya 6-8 bulan sebelum masa berlaku berakhir. Ini memberi waktu cadangan jika ada koreksi atau verifikasi ulang.

Jenis-Jenis SBU LPJK Berdasarkan Skala Usaha jenis SBU LPJK jenis SBU LPJK, skala usaha SBU LPJK, kategori SBU LPJK, SBU LPJK konstruksi, sertifikasi SBU LPJK, perusahaan konstruksi SBU, SBU LPJK non konstruksi, sertifikasi badan usaha LPJK, LPJK Indonesia, peraturan LPJK
Baca Juga:

Memanfaatkan SBU LPJK sebagai Strategi Bisnis, Bukan Sekadar Kewajiban

Pandanglah SBU bukan sebagai beban birokrasi, tetapi sebagai alat strategis untuk memenangkan persaingan. Inilah cara para pemenang memanfaatkannya.

Membangun Kredibilitas dan Kepercayaan di Pasar

Di mata klien, terutama pemerintah, memiliki SBU LPJK dengan skala yang tepat adalah indikator awal kredibilitas. Itu artinya perusahaan Anda diakui secara formal, memiliki SDM yang kompeten, dan beroperasi di bawah standar nasional. Ini adalah nilai jual yang powerful dalam proposal dan presentasi tender. Pasang logo dan nomor SBU Anda dengan bangga di semua materi pemasaran.

Membuka Akses ke Pembiayaan dan Kemitraan

Lembaga keuangan dan bank seringkali mempertimbangkan kepemilikan SBU saat mengevaluasi pengajuan kredit modal kerja untuk perusahaan konstruksi. SBU yang lebih tinggi (Menengah/Besar) dapat menjadi faktor positif yang memperbesar plafon dan kemudahan persyaratan. Demikian pula saat mencari mitra joint operation untuk proyek yang lebih besar, kepemilikan SBU dengan skala dan bidang yang relevan menjadi prasyarat utama yang ditanyakan.

Mendorong Standardisasi dan Peningkatan Kualitas Internal

Proses untuk mendapatkan dan mempertahankan SBU memaksa perusahaan untuk mendokumentasikan proses kerja, menstandarkan operasi, dan terus meningkatkan kualitas SDM. Pada akhirnya, ini bukan hanya untuk memenuhi syarat LPJK, tetapi untuk membangun bisnis yang lebih rapi, profesional, dan sustainable. Perusahaan yang terbiasa dengan standar ini akan lebih tangguh dalam menghadapi fluktuasi pasar.

Jenis-Jenis SBU LPJK Berdasarkan Skala Usaha jenis SBU LPJK jenis SBU LPJK, skala usaha SBU LPJK, kategori SBU LPJK, SBU LPJK konstruksi, sertifikasi SBU LPJK, perusahaan konstruksi SBU, SBU LPJK non konstruksi, sertifikasi badan usaha LPJK, LPJK Indonesia, peraturan LPJK
Baca Juga: Proses Pendirian PT Konstruksi: Panduan Legalitas SBU 2025

Langkah Konkret Menuju Kepemilikan SBU yang Tepat

Setelah memahami peta, sekarang saatnya memulai perjalanan. Jangan terjebak dalam kebingungan awal.

Pertama, kumpulkan seluruh dokumen perusahaan, data pengalaman proyek, dan data SDM beserta sertifikat kompetensinya. Lakukan gap analysis: bandingkan dengan persyaratan yang ada di sistem OSS-RBA untuk bidang dan sub-bidang yang Anda target. Kedua, jika gap terlalu besar atau Anda merasa prosesnya terlalu rumit, jangan ragu untuk mencari pendampingan dari konsultan yang ahli di bidang sertifikasi LPJK. Pengalaman mereka bisa menghemat waktu, biaya, dan mencegah penolakan. Ketiga, ajukan dengan percaya diri dan persiapan matang. Pastikan setiap data yang Anda masukkan dapat dipertanggungjawabkan dengan bukti otentik.

Jenis-Jenis SBU LPJK Berdasarkan Skala Usaha jenis SBU LPJK jenis SBU LPJK, skala usaha SBU LPJK, kategori SBU LPJK, SBU LPJK konstruksi, sertifikasi SBU LPJK, perusahaan konstruksi SBU, SBU LPJK non konstruksi, sertifikasi badan usaha LPJK, LPJK Indonesia, peraturan LPJK
Baca Juga: CV Usaha Adalah: Panduan Lengkap Legalitas, Perizinan, dan Strategi Akses Tender Konstruksi

Penutup: SBU yang Tepat, Landasan Bisnis yang Kuat

Memilih jenis SBU LPJK berdasarkan skala usaha adalah keputusan strategis yang akan mengiringi perjalanan bisnis Anda selama bertahun-tahun. Ini adalah fondasi yang menentukan seberapa tinggi bangunan kesuksesan perusahaan konstruksi atau jasa Anda dapat berdiri. Mulailah dari posisi yang realistis, rencanakan pertumbuhan secara bertahap, dan jadikan sertifikasi sebagai bagian dari budaya peningkatan kualitas berkelanjutan.

Jangan biarkan kebingungan tentang klasifikasi dan persyaratan menghalangi langkah Anda. Jika Anda merasa perlu panduan yang lebih personal, peta jalan yang jelas, dan pendampingan dari ahli yang telah membantu ratusan perusahaan mendapatkan SBU-nya, Jakon siap menjadi mitra strategis Anda. Kunjungi jakon.info sekarang juga untuk konsultasi awal gratis. Mari kita identifikasi bersama skala SBU yang paling tepat untuk mengakselerasi pertumbuhan bisnis Anda dan membuka pintu peluang tender yang lebih luas. Waktu untuk bertindak adalah sekarang.

Konsultasi Gratis

Dapatkan konsultasi langsung dari tim ahli kami untuk solusi terbaik.

Chat WhatsApp
Hubungi Kami
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08:00 - 17:00

Layanan Profesional Kami

Solusi lengkap untuk kebutuhan perizinan dan sertifikasi konstruksi Anda

SBU Kontraktor

Pengurusan SBU untuk kontraktor konstruksi dengan berbagai klasifikasi dan kualifikasi sesuai kebutuhan tender.

Pelajari Lebih Lanjut
SBU Konsultan

Pengurusan SBU untuk konsultan konstruksi dengan standar profesional dan kualifikasi yang tepat.

Pelajari Lebih Lanjut
SKK Konstruksi

Sertifikat Kompetensi Kerja untuk tenaga ahli konstruksi dengan standar BNSP yang diakui nasional.

Pelajari Lebih Lanjut
CSMS

Contractor Safety Management System untuk Migas, Pertamina, dan PLN dengan standar keselamatan tinggi.

Pelajari Lebih Lanjut
SBU Non Konstruksi

Pengurusan SBU untuk bidang non konstruksi seperti jasa konsultansi, pengadaan, dan layanan lainnya.

Pelajari Lebih Lanjut
SBUJPTL

Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik untuk perusahaan di sektor kelistrikan.

Pelajari Lebih Lanjut
Tim Ahli indosbu.com

Tim Ahli indosbu.com

Konsultan SBU Konstruksi Profesional

Tentang Indosbu.com

Indosbu.com adalah perusahaan konsultan profesional yang berdedikasi untuk membantu perusahaan mencapai kesuksesan dalam dunia konstruksi dan tender. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun, kami telah membantu ribuan klien dalam mengurus berbagai jenis perizinan dan sertifikasi.

Tim ahli kami terdiri dari para profesional yang berpengalaman dalam bidang konstruksi, perizinan, dan strategi bisnis. Kami memahami kompleksitas regulasi dan persyaratan yang dibutuhkan untuk mengikuti tender konstruksi, baik di sektor pemerintah maupun swasta.

Sebagai konsultan terpercaya, kami menyediakan layanan lengkap mulai dari konsultasi awal, persiapan dokumen, hingga pendampingan proses pengurusan sertifikat. Komitmen kami adalah memberikan solusi terbaik dengan standar profesional yang tinggi.

Keunggulan Kami
  • 15+ Tahun Pengalaman
  • 1000+ Klien Puas
  • 98% Tingkat Keberhasilan
  • Layanan 24/7
Sertifikasi & Lisensi
  • Terdaftar di LPJK
  • Berlisensi Resmi
  • ISO 9001:2015
  • Standar Internasional

Siap Memenangkan Tender Konstruksi?

Indosbu.com membantu Anda melakukan persiapan tender perusahaan dari perencanaan mengambil bidang usaha, kualifikasi, sampai dengan persiapan dokumen tender dengan tujuan untuk memenangkan proyek.

  • Konsultasi Gratis
  • Analisis Kebutuhan
  • Persiapan Dokumen
  • Pendampingan Proses
  • Garansi Keberhasilan
  • Layanan 24/7
Konsultasi Gratis

Dapatkan konsultasi langsung dari tim ahli kami

Respon dalam 5 menit

Artikel Terkait

Pelajari lebih lanjut tentang dunia konstruksi dan tender

CV atau PT: Panduan Perizinan SBU dan Legalitas Konstruksi
31 Dec
CV atau PT: Panduan Perizinan SBU dan Legalitas Konstruksi

Kegagalan dalam memenangkan tender proyek konstruksi sering kali bukan disebabkan oleh harga yang tidak kompetitif, mela...

CV Badan Usaha Konstruksi: Syarat SBU, SKK, dan Izin 2025
30 Dec
CV Badan Usaha Konstruksi: Syarat SBU, SKK, dan Izin 2025

Dinamika industri konstruksi di Indonesia saat ini tengah berada pada titik persaingan yang sangat ketat namun penuh pel...

Contoh Perjanjian Franchise dan Legalitas Konstruksi: Panduan Lengkap
29 Dec
Contoh Perjanjian Franchise dan Legalitas Konstruksi: Panduan Lengkap

Dinamika industri konstruksi di Indonesia pada tahun 2025 menunjukkan angka pertumbuhan yang sangat signifikan, dengan a...

Bidang Usaha KBLI Konstruksi: Panduan Lengkap SBU & OSS
26 Dec
Bidang Usaha KBLI Konstruksi: Panduan Lengkap SBU & OSS

Kegagalan administratif dalam proses tender sering kali menjadi mimpi buruk bagi pelaku usaha jasa konstruksi. Data dari...

Syarat Mendirikan Perusahaan Konstruksi: Panduan SBU & OSS
24 Dec
Syarat Mendirikan Perusahaan Konstruksi: Panduan SBU & OSS

Dunia infrastruktur Indonesia sedang bergerak sangat masif dengan pagu anggaran kementerian yang mencapai ratusan triliu...

CV Badan Hukum: Transformasi Izin Usaha Konstruksi 2025
23 Dec
CV Badan Hukum: Transformasi Izin Usaha Konstruksi 2025

Memasuki periode anggaran 2025, dinamika industri konstruksi di Indonesia mengalami pergeseran yang sangat signifikan. D...

Proses Pembuatan CV Perusahaan Konstruksi: Syarat & Sertifikasi
22 Dec
Proses Pembuatan CV Perusahaan Konstruksi: Syarat & Sertifikasi

Sepanjang tahun operasional 2024, data dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) mengungkapkan fakt...

Proses Pendirian PT Konstruksi: Panduan Legalitas SBU 2025
18 Dec
Proses Pendirian PT Konstruksi: Panduan Legalitas SBU 2025

Data terbaru dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) menunjukkan bahwa ribuan paket tender konstr...

CV Usaha Adalah: Panduan Lengkap Legalitas, Perizinan, dan Strategi Akses Tender Konstruksi
16 Dec
CV Usaha Adalah: Panduan Lengkap Legalitas, Perizinan, dan Strategi Akses Tender Konstruksi

Sektor Jasa Konstruksi di Indonesia adalah arena persaingan yang ketat, di mana legalitas perusahaan adalah penentu utam...

Panduan Lengkap Contoh Perjanjian Kerja Karyawan: Legalitas Kontraktor dan Kepatuhan Tenaga Kerja Konstruksi
15 Dec
Panduan Lengkap Contoh Perjanjian Kerja Karyawan: Legalitas Kontraktor dan Kepatuhan Tenaga Kerja Konstruksi

Sektor Konstruksi dicirikan oleh mobilitas tenaga kerja yang tinggi dan jadwal proyek yang ketat. Risiko sengketa hubung...

Panduan Lengkap Kontrak Kerja 3 Bulan: Aspek Legalitas dan Risiko Bisnis Konstruksi
12 Dec
Panduan Lengkap Kontrak Kerja 3 Bulan: Aspek Legalitas dan Risiko Bisnis Konstruksi

Sifat industri Konstruksi yang berbasis proyek dan memiliki siklus kerja tidak tetap seringkali memaksa perusahaan mengg...

Panduan Lengkap: Persyaratan Pendirian CV Konstruksi Terbaru 2025 dan Sertifikasi Wajib
11 Dec
Panduan Lengkap: Persyaratan Pendirian CV Konstruksi Terbaru 2025 dan Sertifikasi Wajib

Sektor jasa konstruksi adalah salah satu mesin utama pembangunan di Indonesia, dengan ribuan proyek pemerintah dan swast...

Panduan Lengkap Persyaratan Membuat CV Perusahaan: Legalitas Awal Bisnis Konstruksi
10 Dec
Panduan Lengkap Persyaratan Membuat CV Perusahaan: Legalitas Awal Bisnis Konstruksi

Dalam industri konstruksi Indonesia yang sangat bergantung pada legalitas, bentuk badan usaha adalah penentu utama akses...

Panduan Contoh Akta Pendirian Perusahaan CV dan Persyaratan SBU Konstruksi
10 Dec
Panduan Contoh Akta Pendirian Perusahaan CV dan Persyaratan SBU Konstruksi

Sektor jasa konstruksi Indonesia kini beroperasi di bawah payung regulasi yang menuntut profesionalisme dan legalitas pe...

Panduan Lengkap Persyaratan CV dalam Pengurusan SBU Konstruksi dan Izin Usaha
09 Dec
Panduan Lengkap Persyaratan CV dalam Pengurusan SBU Konstruksi dan Izin Usaha

Indonesia saat ini sedang gencar menggarap proyek infrastruktur strategis yang bernilai triliunan Rupiah. Namun, pernahk...

Proses Konsultasi SBU Konstruksi Profesional

Mengapa Memilih Kami?

Konsultasikan perencanaan tender dengan kami, supaya dapat mengikuti jadwal tender pemerintah/swasta dengan baik dan memenangkan proyek.

Konsultan atau Kontraktor

Layanan untuk semua jenis badan usaha

Spesialis atau Umum

Fleksibel sesuai kebutuhan bisnis

Skala Kecil hingga Besar

Melayani semua ukuran perusahaan

Layanan Lengkap

Dari izin dasar hingga operasional

Layanan Sertifikasi Tambahan

Lengkapi kebutuhan sertifikasi perusahaan Anda dengan layanan profesional kami

ISO 9001:2015

Sistem manajemen mutu internasional untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 14001:2015

Sistem manajemen lingkungan untuk praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan bisnis.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 27001:2013

Sistem manajemen keamanan informasi untuk melindungi aset data perusahaan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 37001:2016

Sistem manajemen anti-penyuapan untuk etika bisnis dan integritas perusahaan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 45001:2018

Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja untuk lingkungan kerja yang aman.

Pelajari Lebih Lanjut
CSMS

Contractor Safety Management System untuk Migas, Pertamina, dan PLN.

Pelajari Lebih Lanjut

Bagaimana Cara Kami Membantu Perusahaan Anda?

Proses konsultasi profesional yang terbukti efektif

01
Business Goal Analysis

Ceritakan kepada kami, goal bisnis Anda.

  • Mau ambil kualifikasi kontraktor atau konsultan
  • Kapan akan mengikuti tender
  • Tender apa yang akan diikuti
02
Review Kebutuhan Teknis

Analisis mendalam terhadap persyaratan teknis.

  • Data penjualan tahunan
  • Data kemampuan keuangan/nilai aset
  • Data ketersediaan Tenaga Kerja Konstruksi
  • Data kemampuan peralatan konstruksi
03
Tenaga Ahli & Peralatan

Evaluasi tenaga ahli dan peralatan pendukung konstruksi.

  • Proses SKK - Sertifikat Kompetensi Kerja
  • Pemenuhan Peralatan Konstruksi
  • Ijin Operator (SIO) dan Ijin Alat (SIA)
04
Proses SBU

SBU Jasa Konstruksi dikeluarkan oleh LSBU yang diakreditasi LPJK PUPR.

  • BUJK Nasional
  • BUJK PMA
  • BUJK Asing