15+ Tahun Pengalaman
1000+ Klien Puas
Terpercaya & Resmi

Ujian Essay K3 Pengendalian Debu: 35 Soal dan Jawaban Analisis

Persiapkan diri Anda untuk ujian dengan 35 soal essay tentang pengendalian debu di lingkungan kerja. Jawablah pertanyaan-pertanyaan ini dengan analisis mendalam terhadap situasi kejadian K3 dan tindakan yang diperlukan, untuk memperkuat pemahaman Anda dalam menjaga kesehatan dan keselamatan karyawan di tempat kerja terkait debu.

Tim Ahli indosbu.com
Tim Ahli indosbu.com
Konsultan SBU Konstruksi
23 Feb 2024
15+

Tahun Pengalaman

1000+

Klien Puas

98%

Tingkat Keberhasilan

24/7

Layanan Konsultasi

Ujian Essay K3 Pengendalian Debu: 35 Soal dan Jawaban Analisis - K3 Pengendalian Debu

Gambar Ilustrasi Ujian Essay K3 Pengendalian Debu: 35 Soal dan Jawaban Analisis

Ujian Essay K3 Pengendalian Debu: 35 Soal dan Jawaban Analisis K3 Pengendalian Debu
Baca Juga: SKK Konstruksi Ahli Operasi dan Pemeliharaan Bendungan Tipe Urukan Jenjang 9
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:

Pendahuluan

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) adalah aspek yang tak terelakkan dalam dunia industri modern. Di setiap lingkungan kerja, penting bagi setiap individu untuk memahami prinsip-prinsip dasar K3 agar dapat mengidentifikasi, mengatasi, dan mencegah risiko yang dapat mengancam keselamatan dan kesehatan mereka. Salah satu metode yang umum digunakan untuk mengevaluasi pemahaman dan keterampilan dalam K3 adalah melalui ujian K3. Dalam artikel ini, kami akan mengeksplorasi contoh-contoh soal ujian K3 yang relevan.

  1. Jelaskan langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengendalikan debu di lingkungan kerja!

    • Jawaban: Termasuk penggunaan sistem penghisap debu, ventilasi yang baik, penggunaan APD, dan perawatan rutin peralatan.
  2. Bagaimana cara mengidentifikasi sumber debu di tempat kerja?

    • Jawaban: Melalui survei lingkungan kerja, pengukuran konsentrasi debu udara, dan identifikasi proses atau aktivitas yang menghasilkan debu.
  3. Sebutkan tiga risiko kesehatan yang terkait dengan paparan debu di tempat kerja!

    • Jawaban: Penyakit pernapasan seperti asma dan bronkitis, iritasi pada mata dan kulit, serta risiko terjadinya penyakit silikosis atau pneumokoniosis.
  4. Apa yang harus dilakukan jika terjadi kebocoran pada sistem penghisap debu di area produksi?

    • Jawaban: Segera matikan sistem penghisap debu, isolasi area yang terkena dampak, dan laporkan kejadian kepada petugas yang bertanggung jawab.
  5. Bagaimana cara memilih APD yang tepat untuk melindungi karyawan dari paparan debu?

    • Jawaban: Dengan mempertimbangkan jenis debu yang dihadapi, tingkat paparan yang mungkin, dan kebutuhan individu seperti kesehatan pernapasan.
  6. Jelaskan prosedur pengukuran konsentrasi debu udara di tempat kerja.

    • Jawaban: Melalui penggunaan alat pengukur debu udara seperti dust monitor atau sampel udara yang dikumpulkan dan dianalisis di laboratorium.
  7. Apa yang harus dilakukan jika terdapat karyawan yang mengeluhkan gejala iritasi pada saluran pernapasannya yang diduga disebabkan oleh debu di tempat kerja?

    • Jawaban: Lakukan pemeriksaan kesehatan, identifikasi sumber paparan debu, dan ambil tindakan korektif untuk mengurangi paparan debu.
  8. Bagaimana cara memastikan peralatan pengendalian debu berfungsi dengan efektif di tempat kerja?

    • Jawaban: Dengan menjadwalkan inspeksi dan perawatan rutin, serta memonitor kinerja peralatan melalui pengukuran konsentrasi debu udara.
  9. Jelaskan pentingnya pelatihan kepada karyawan tentang pengendalian debu di tempat kerja.

    • Jawaban: Pelatihan membantu karyawan memahami risiko paparan debu, cara penggunaan APD dengan benar, dan tindakan yang harus diambil dalam situasi darurat terkait debu.
  10. Apa yang harus dilakukan jika terjadi kebakaran di area pengendalian debu di pabrik?

    • Jawaban: Matikan peralatan pengendalian debu, aktifkan sistem pemadam kebakaran, evakuasi area, dan laporkan kejadian kepada petugas yang bertanggung jawab.
  11. Bagaimana cara mengidentifikasi apakah karyawan telah terpapar debu di tempat kerja?

    • Jawaban: Melalui survei kesehatan rutin, pemeriksaan gejala penyakit pernapasan, dan pengukuran konsentrasi debu udara di area kerja.
  12. Jelaskan tiga strategi untuk mengurangi paparan debu di tempat kerja yang melibatkan proses pengolahan material.

    • Jawaban: Peningkatan ventilasi, penggunaan sistem penghisap debu, penggunaan metode kerja basah, dan penggunaan APD yang sesuai.
  13. Apa yang harus dilakukan jika terjadi penumpukan debu di area kerja yang dianggap berpotensi menyebabkan kebakaran atau ledakan?

    • Jawaban: Lakukan pembersihan debu secara rutin dengan peralatan yang aman dan metode yang tepat, serta pastikan area kerja tetap terjaga kebersihannya.
  14. Bagaimana cara mengelola debu yang dihasilkan selama proses konstruksi di lokasi bangunan?

    • Jawaban: Dengan memasang sistem penghisap debu, menggunakan perlindungan pernapasan, dan mengatur jadwal pembersihan area kerja secara teratur.
  15. Jelaskan pentingnya memonitor konsentrasi debu udara secara teratur di tempat kerja.

    • Jawaban: Memantau konsentrasi debu udara membantu mengidentifikasi risiko paparan yang tinggi dan memastikan efektivitas sistem pengendalian debu yang telah diterapkan.
  16. Apa yang harus dilakukan jika terjadi kebocoran pada sistem pengendalian debu yang menyebabkan peningkatan konsentrasi debu udara di tempat kerja?

    • Jawaban: Matikan sistem pengendalian debu, isolasi area yang terkena dampak, dan lakukan perbaikan atau perawatan sesuai kebutuhan.
  17. Mengapa penting untuk melakukan evaluasi risiko debu secara berkala di tempat kerja?

    • Jawaban: Evaluasi risiko membantu dalam mengidentifikasi perubahan kondisi kerja yang dapat memengaruhi tingkat paparan debu dan memastikan langkah-langkah pengendalian yang tepat telah diterapkan.
  18. Bagaimana cara meminimalkan penyebaran debu di tempat kerja selama proses konstruksi atau renovasi?

    • Jawaban: Dengan memasang layar penghalang debu, melakukan pembersihan area kerja secara teratur, dan menggunakan peralatan penghisap debu portabel.
  19. Jelaskan tiga langkah yang dapat diambil jika terjadi kecelakaan yang melibatkan debu berbahaya di tempat kerja.

    • Jawaban: Memberikan pertolongan pertama kepada korban, memicu sistem pemadam kebakaran jika diperlukan, dan mengevakuasi area yang terkena dampak.
  20. Apa yang harus dilakukan jika terdapat perubahan dalam proses kerja yang berpotensi meningkatkan paparan debu di tempat kerja?

    • Jawaban: Lakukan evaluasi risiko ulang, perbarui prosedur pengendalian debu, dan berikan pelatihan kepada karyawan sesuai dengan perubahan yang terjadi.
  21. Jelaskan peran pengawasan dalam pengendalian debu di lingkungan kerja.

    • Jawaban: Pengawasan penting untuk memastikan bahwa langkah-langkah pengendalian debu dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan, serta untuk mendeteksi dan mengatasi potensi masalah atau pelanggaran.
  22. Bagaimana cara mengurangi paparan debu selama proses penggilingan biji-bijian di pabrik makanan?

    • Jawaban: Dengan menggunakan sistem penyaring udara, penggunaan alat penghisap debu pada titik sumber, dan mengatur aliran udara dalam ruang kerja.
  23. Apa yang harus dilakukan jika terjadi kebocoran pada sistem penyaring debu di pabrik manufaktur?

    • Jawaban: Segera matikan sistem penyaring, isolasi area yang terdampak, perbaiki kebocoran, dan pastikan sistem berfungsi dengan baik sebelum dioperasikan kembali.
  24. Jelaskan tiga dampak negatif dari paparan debu batubara di tempat kerja.

    • Jawaban: Peningkatan risiko penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), iritasi mata dan saluran pernapasan, serta risiko kanker paru-paru.
  25. Bagaimana cara memastikan penggunaan alat penghisap debu yang efektif di area kerja yang luas?

    • Jawaban: Dengan merencanakan penempatan yang strategis, memilih alat dengan kapasitas yang sesuai, dan melakukan pemeliharaan dan kalibrasi secara rutin.
  26. Apa yang harus dilakukan jika terdapat debu yang terakumulasi di ruang produksi yang berpotensi menyebabkan kebakaran?

    • Jawaban: Membersihkan debu secara teratur menggunakan alat penghisap debu dan metode pembersihan yang aman, serta memastikan area kerja tetap bersih dan bebas dari materi yang mudah terbakar.
  27. Bagaimana cara mengukur efektivitas sistem pengendalian debu di lingkungan kerja?

    • Jawaban: Melalui pengukuran konsentrasi debu udara, evaluasi kepatuhan terhadap prosedur pengendalian, dan analisis data kesehatan karyawan terkait paparan debu.
  28. Jelaskan tiga tindakan yang dapat diambil untuk melindungi karyawan yang bekerja di area dengan paparan debu tinggi.

    • Jawaban: Memberikan pelatihan tentang penggunaan APD, memastikan ventilasi yang baik, dan menetapkan jadwal rotasi kerja untuk mengurangi durasi paparan.
  29. Apa yang harus dilakukan jika terjadi kebocoran pada sistem penyaluran udara yang dapat mengandung debu berbahaya?

    • Jawaban: Menghentikan aliran udara, memperbaiki kebocoran, dan memastikan udara yang dihembuskan ke lingkungan kerja telah melalui pengendalian debu yang tepat.
  30. Bagaimana cara mengatur tata letak tempat kerja untuk mengurangi risiko paparan debu?

    • Jawaban: Dengan menempatkan titik sumber debu sejauh mungkin dari area kerja, mengatur aliran udara secara efisien, dan memasang perisai atau penghalang untuk mengendalikan penyebaran debu.
  31. Jelaskan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin bagi karyawan yang berpotensi terpapar debu di lingkungan kerja.

    • Jawaban: Pemeriksaan kesehatan rutin membantu mendeteksi dini gejala penyakit yang disebabkan oleh paparan debu, sehingga tindakan pencegahan atau pengobatan dapat dilakukan secara tepat waktu.
  32. Apa yang harus dilakukan jika terdapat debu yang menumpuk di sekitar mesin atau peralatan di area produksi?

    • Jawaban: Membersihkan debu secara teratur dengan alat penghisap debu atau metode pembersihan yang aman, dan pastikan area tetap bersih untuk menghindari risiko kebakaran atau ledakan.
  33. Bagaimana cara memastikan bahwa karyawan memahami risiko paparan debu dan tindakan yang harus diambil untuk mengendalikannya?

    • Jawaban: Dengan menyelenggarakan pelatihan reguler tentang bahaya debu, tindakan pencegahan, dan penggunaan APD, serta memberikan informasi yang jelas dan mudah dimengerti.
  34. Jelaskan tiga langkah yang harus diambil jika terjadi kebocoran pada silo penyimpanan debu di pabrik pengolahan serbuk.

    • Jawaban: Menghentikan pengisian silo, memperbaiki kebocoran dengan segera, dan membersihkan area yang terdampak untuk mencegah penyebaran debu lebih lanjut.
  35. Apa yang harus dilakukan jika terdapat peningkatan konsentrasi debu udara di area kerja melebihi ambang batas yang diperbolehkan?

    • Jawaban: Segera hentikan pekerjaan yang berpotensi meningkatkan paparan debu, identifikasi sumber paparan, dan ambil langkah-langkah perbaikan untuk mengurangi konsentrasi debu hingga dalam batas yang aman.
Ujian Essay K3 Pengendalian Debu: 35 Soal dan Jawaban Analisis K3 Pengendalian Debu
Baca Juga: SKK Konstruksi Ahli Teknik Bendungan Besar Jenjang 9
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:

Kesimpulan

 Dari contoh-contoh soal ujian K3 yang telah dibahas, terlihat bahwa pemahaman yang kuat tentang prinsip-prinsip dasar K3 sangatlah penting bagi setiap individu yang bekerja di berbagai industri. Ujian K3 tidak hanya merupakan evaluasi terhadap pengetahuan seseorang, tetapi juga merupakan langkah yang penting dalam menjaga keselamatan dan kesehatan di tempat kerja. Dengan memahami dan menjawab soal-soal semacam itu, individu dapat lebih siap untuk menghadapi tantangan keselamatan di tempat kerja dan berkontribusi pada menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman bagi semua orang.

Konsultasi Gratis

Dapatkan konsultasi langsung dari tim ahli kami untuk solusi terbaik.

Chat WhatsApp
Hubungi Kami
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08:00 - 17:00

Layanan Profesional Kami

Solusi lengkap untuk kebutuhan perizinan dan sertifikasi konstruksi Anda

SBU Kontraktor

Pengurusan SBU untuk kontraktor konstruksi dengan berbagai klasifikasi dan kualifikasi sesuai kebutuhan tender.

Pelajari Lebih Lanjut
SBU Konsultan

Pengurusan SBU untuk konsultan konstruksi dengan standar profesional dan kualifikasi yang tepat.

Pelajari Lebih Lanjut
SKK Konstruksi

Sertifikat Kompetensi Kerja untuk tenaga ahli konstruksi dengan standar BNSP yang diakui nasional.

Pelajari Lebih Lanjut
CSMS

Contractor Safety Management System untuk Migas, Pertamina, dan PLN dengan standar keselamatan tinggi.

Pelajari Lebih Lanjut
SBU Non Konstruksi

Pengurusan SBU untuk bidang non konstruksi seperti jasa konsultansi, pengadaan, dan layanan lainnya.

Pelajari Lebih Lanjut
SBUJPTL

Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik untuk perusahaan di sektor kelistrikan.

Pelajari Lebih Lanjut
Tim Ahli indosbu.com

Tim Ahli indosbu.com

Konsultan SBU Konstruksi Profesional

Tentang Indosbu.com

Indosbu.com adalah perusahaan konsultan profesional yang berdedikasi untuk membantu perusahaan mencapai kesuksesan dalam dunia konstruksi dan tender. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun, kami telah membantu ribuan klien dalam mengurus berbagai jenis perizinan dan sertifikasi.

Tim ahli kami terdiri dari para profesional yang berpengalaman dalam bidang konstruksi, perizinan, dan strategi bisnis. Kami memahami kompleksitas regulasi dan persyaratan yang dibutuhkan untuk mengikuti tender konstruksi, baik di sektor pemerintah maupun swasta.

Sebagai konsultan terpercaya, kami menyediakan layanan lengkap mulai dari konsultasi awal, persiapan dokumen, hingga pendampingan proses pengurusan sertifikat. Komitmen kami adalah memberikan solusi terbaik dengan standar profesional yang tinggi.

Keunggulan Kami
  • 15+ Tahun Pengalaman
  • 1000+ Klien Puas
  • 98% Tingkat Keberhasilan
  • Layanan 24/7
Sertifikasi & Lisensi
  • Terdaftar di LPJK
  • Berlisensi Resmi
  • ISO 9001:2015
  • Standar Internasional

Siap Memenangkan Tender Konstruksi?

Indosbu.com membantu Anda melakukan persiapan tender perusahaan dari perencanaan mengambil bidang usaha, kualifikasi, sampai dengan persiapan dokumen tender dengan tujuan untuk memenangkan proyek.

  • Konsultasi Gratis
  • Analisis Kebutuhan
  • Persiapan Dokumen
  • Pendampingan Proses
  • Garansi Keberhasilan
  • Layanan 24/7
Konsultasi Gratis

Dapatkan konsultasi langsung dari tim ahli kami

Respon dalam 5 menit

Artikel Terkait

Pelajari lebih lanjut tentang dunia konstruksi dan tender

CV atau PT: Panduan Perizinan SBU dan Legalitas Konstruksi
31 Dec
CV atau PT: Panduan Perizinan SBU dan Legalitas Konstruksi

Kegagalan dalam memenangkan tender proyek konstruksi sering kali bukan disebabkan oleh harga yang tidak kompetitif, mela...

CV Badan Usaha Konstruksi: Syarat SBU, SKK, dan Izin 2025
30 Dec
CV Badan Usaha Konstruksi: Syarat SBU, SKK, dan Izin 2025

Dinamika industri konstruksi di Indonesia saat ini tengah berada pada titik persaingan yang sangat ketat namun penuh pel...

Contoh Perjanjian Franchise dan Legalitas Konstruksi: Panduan Lengkap
29 Dec
Contoh Perjanjian Franchise dan Legalitas Konstruksi: Panduan Lengkap

Dinamika industri konstruksi di Indonesia pada tahun 2025 menunjukkan angka pertumbuhan yang sangat signifikan, dengan a...

Bidang Usaha KBLI Konstruksi: Panduan Lengkap SBU & OSS
26 Dec
Bidang Usaha KBLI Konstruksi: Panduan Lengkap SBU & OSS

Kegagalan administratif dalam proses tender sering kali menjadi mimpi buruk bagi pelaku usaha jasa konstruksi. Data dari...

Syarat Mendirikan Perusahaan Konstruksi: Panduan SBU & OSS
24 Dec
Syarat Mendirikan Perusahaan Konstruksi: Panduan SBU & OSS

Dunia infrastruktur Indonesia sedang bergerak sangat masif dengan pagu anggaran kementerian yang mencapai ratusan triliu...

CV Badan Hukum: Transformasi Izin Usaha Konstruksi 2025
23 Dec
CV Badan Hukum: Transformasi Izin Usaha Konstruksi 2025

Memasuki periode anggaran 2025, dinamika industri konstruksi di Indonesia mengalami pergeseran yang sangat signifikan. D...

Proses Pembuatan CV Perusahaan Konstruksi: Syarat & Sertifikasi
22 Dec
Proses Pembuatan CV Perusahaan Konstruksi: Syarat & Sertifikasi

Sepanjang tahun operasional 2024, data dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) mengungkapkan fakt...

Proses Pendirian PT Konstruksi: Panduan Legalitas SBU 2025
18 Dec
Proses Pendirian PT Konstruksi: Panduan Legalitas SBU 2025

Data terbaru dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) menunjukkan bahwa ribuan paket tender konstr...

CV Usaha Adalah: Panduan Lengkap Legalitas, Perizinan, dan Strategi Akses Tender Konstruksi
16 Dec
CV Usaha Adalah: Panduan Lengkap Legalitas, Perizinan, dan Strategi Akses Tender Konstruksi

Sektor Jasa Konstruksi di Indonesia adalah arena persaingan yang ketat, di mana legalitas perusahaan adalah penentu utam...

Panduan Lengkap Contoh Perjanjian Kerja Karyawan: Legalitas Kontraktor dan Kepatuhan Tenaga Kerja Konstruksi
15 Dec
Panduan Lengkap Contoh Perjanjian Kerja Karyawan: Legalitas Kontraktor dan Kepatuhan Tenaga Kerja Konstruksi

Sektor Konstruksi dicirikan oleh mobilitas tenaga kerja yang tinggi dan jadwal proyek yang ketat. Risiko sengketa hubung...

Panduan Lengkap Kontrak Kerja 3 Bulan: Aspek Legalitas dan Risiko Bisnis Konstruksi
12 Dec
Panduan Lengkap Kontrak Kerja 3 Bulan: Aspek Legalitas dan Risiko Bisnis Konstruksi

Sifat industri Konstruksi yang berbasis proyek dan memiliki siklus kerja tidak tetap seringkali memaksa perusahaan mengg...

Panduan Lengkap: Persyaratan Pendirian CV Konstruksi Terbaru 2025 dan Sertifikasi Wajib
11 Dec
Panduan Lengkap: Persyaratan Pendirian CV Konstruksi Terbaru 2025 dan Sertifikasi Wajib

Sektor jasa konstruksi adalah salah satu mesin utama pembangunan di Indonesia, dengan ribuan proyek pemerintah dan swast...

Panduan Lengkap Persyaratan Membuat CV Perusahaan: Legalitas Awal Bisnis Konstruksi
10 Dec
Panduan Lengkap Persyaratan Membuat CV Perusahaan: Legalitas Awal Bisnis Konstruksi

Dalam industri konstruksi Indonesia yang sangat bergantung pada legalitas, bentuk badan usaha adalah penentu utama akses...

Panduan Contoh Akta Pendirian Perusahaan CV dan Persyaratan SBU Konstruksi
10 Dec
Panduan Contoh Akta Pendirian Perusahaan CV dan Persyaratan SBU Konstruksi

Sektor jasa konstruksi Indonesia kini beroperasi di bawah payung regulasi yang menuntut profesionalisme dan legalitas pe...

Panduan Lengkap Persyaratan CV dalam Pengurusan SBU Konstruksi dan Izin Usaha
09 Dec
Panduan Lengkap Persyaratan CV dalam Pengurusan SBU Konstruksi dan Izin Usaha

Indonesia saat ini sedang gencar menggarap proyek infrastruktur strategis yang bernilai triliunan Rupiah. Namun, pernahk...

Proses Konsultasi SBU Konstruksi Profesional

Mengapa Memilih Kami?

Konsultasikan perencanaan tender dengan kami, supaya dapat mengikuti jadwal tender pemerintah/swasta dengan baik dan memenangkan proyek.

Konsultan atau Kontraktor

Layanan untuk semua jenis badan usaha

Spesialis atau Umum

Fleksibel sesuai kebutuhan bisnis

Skala Kecil hingga Besar

Melayani semua ukuran perusahaan

Layanan Lengkap

Dari izin dasar hingga operasional

Layanan Sertifikasi Tambahan

Lengkapi kebutuhan sertifikasi perusahaan Anda dengan layanan profesional kami

ISO 9001:2015

Sistem manajemen mutu internasional untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 14001:2015

Sistem manajemen lingkungan untuk praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan bisnis.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 27001:2013

Sistem manajemen keamanan informasi untuk melindungi aset data perusahaan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 37001:2016

Sistem manajemen anti-penyuapan untuk etika bisnis dan integritas perusahaan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 45001:2018

Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja untuk lingkungan kerja yang aman.

Pelajari Lebih Lanjut
CSMS

Contractor Safety Management System untuk Migas, Pertamina, dan PLN.

Pelajari Lebih Lanjut

Bagaimana Cara Kami Membantu Perusahaan Anda?

Proses konsultasi profesional yang terbukti efektif

01
Business Goal Analysis

Ceritakan kepada kami, goal bisnis Anda.

  • Mau ambil kualifikasi kontraktor atau konsultan
  • Kapan akan mengikuti tender
  • Tender apa yang akan diikuti
02
Review Kebutuhan Teknis

Analisis mendalam terhadap persyaratan teknis.

  • Data penjualan tahunan
  • Data kemampuan keuangan/nilai aset
  • Data ketersediaan Tenaga Kerja Konstruksi
  • Data kemampuan peralatan konstruksi
03
Tenaga Ahli & Peralatan

Evaluasi tenaga ahli dan peralatan pendukung konstruksi.

  • Proses SKK - Sertifikat Kompetensi Kerja
  • Pemenuhan Peralatan Konstruksi
  • Ijin Operator (SIO) dan Ijin Alat (SIA)
04
Proses SBU

SBU Jasa Konstruksi dikeluarkan oleh LSBU yang diakreditasi LPJK PUPR.

  • BUJK Nasional
  • BUJK PMA
  • BUJK Asing