15+ Tahun Pengalaman
1000+ Klien Puas
Terpercaya & Resmi

Peran Panitia Pembina K3

Tim Ahli indosbu.com
Tim Ahli indosbu.com
Konsultan SBU Konstruksi
07 Jul 2023
15+

Tahun Pengalaman

1000+

Klien Puas

98%

Tingkat Keberhasilan

24/7

Layanan Konsultasi

Peran Panitia Pembina K3 -

Gambar Ilustrasi Peran Panitia Pembina K3

Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Panitia Pembina K3) adalah entitas yang berperan penting dalam menjaga dan meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja. Dalam lingkungan kerja yang seringkali kompleks dan berpotensi menghadirkan risiko, keberadaan Panitia Pembina K3 menjadi sangat relevan. Dalam artikel ini, kita akan membahas peran, tugas, dan tanggung jawab Panitia Pembina K3 serta pentingnya keberadaannya dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.

Panitia Pembina K3 merupakan tim yang terdiri dari perwakilan manajemen perusahaan, serikat pekerja, dan tenaga ahli di bidang keselamatan dan kesehatan kerja. Tugas utama panitia ini adalah memastikan penerapan dan pematuhan terhadap standar keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja. Panitia Pembina K3 juga berperan dalam mempromosikan kesadaran dan budaya keselamatan kerja di seluruh organisasi.

Salah satu tugas utama Panitia Pembina K3 adalah menyusun dan mengimplementasikan program kerja yang bertujuan untuk mencegah kecelakaan dan cedera kerja. Program kerja ini meliputi identifikasi risiko, penilaian risiko, pengendalian risiko, serta pelaksanaan pelatihan dan sosialisasi kepada karyawan. Dengan adanya program kerja yang terstruktur, perusahaan dapat mengurangi risiko kecelakaan dan mewujudkan lingkungan kerja yang lebih aman.

Panitia Pembina K3 juga memiliki tanggung jawab dalam memastikan perlengkapan keselamatan yang memadai tersedia di tempat kerja. Mereka harus memastikan bahwa alat pelindung diri (APD), tanda pengaman, dan peralatan keselamatan lainnya tersedia dan berfungsi dengan baik. Selain itu, panitia ini juga berperan dalam mengawasi dan memantau penerapan prosedur keselamatan yang telah ditetapkan.

Dalam melaksanakan tugasnya, Panitia Pembina K3 harus bekerja sama dengan manajemen perusahaan dan serikat pekerja. Kolaborasi yang baik antara semua pihak akan memperkuat efektivitas panitia ini. Keterlibatan aktif dari manajemen dan serikat pekerja akan membantu memastikan implementasi yang tepat dari kebijakan dan program keselamatan kerja.

Panitia Pembina K3 juga memiliki peran penting dalam penyelenggaraan pelatihan dan sosialisasi keselamatan kerja kepada karyawan. Mereka bertanggung jawab untuk memastikan bahwa semua karyawan memahami dan menerapkan prinsip-prinsip keselamatan kerja yang relevan dengan pekerjaan mereka. Pelatihan dan sosialisasi ini dapat meliputi prosedur kerja yang aman, penggunaan alat pelindung diri, tindakan pencegahan kecelakaan, dan tindakan darurat.

Penting untuk dicatat bahwa Panitia Pembina K3 bukan hanya bertanggung jawab untuk menjaga keselamatan kerja, tetapi juga kesehatan kerja karyawan. Mereka harus memastikan bahwa lingkungan kerja yang sehat tercipta melalui pemantauan faktor-faktor seperti pengendalian bahan berbahaya, penanganan limbah, pencahayaan, ventilasi, dan sanitasi. Dengan memastikan kesehatan kerja yang optimal, perusahaan dapat meningkatkan kesejahteraan karyawan dan mencegah penyakit terkait kerja.

Dalam lingkungan kerja yang semakin kompleks, keberadaan Panitia Pembina K3 menjadi sangat penting. Mereka adalah garda terdepan dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja. Melalui upaya mereka dalam mengidentifikasi risiko, menerapkan program kerja yang efektif, dan melibatkan seluruh pihak terkait, perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif bagi karyawan.

Dalam artikel ini, kita telah membahas peran, tugas, dan tanggung jawab Panitia Pembina K3 dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja. Panitia ini bertanggung jawab untuk menyusun program kerja, memastikan ketersediaan perlengkapan keselamatan, mengawasi penerapan prosedur keselamatan, melaksanakan pelatihan dan sosialisasi, serta memastikan kesehatan kerja karyawan. Dengan keberadaan Panitia Pembina

Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Panitia Pembina K3) merupakan salah satu komponen penting dalam pengelolaan keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja. Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi peran, tanggung jawab, dan manfaat Panitia Pembina K3 dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.

Panitia Pembina K3 bertugas untuk memastikan penerapan kebijakan dan program keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja. Mereka bertanggung jawab dalam menyusun dan melaksanakan program kerja yang bertujuan untuk mencegah kecelakaan kerja dan memastikan kesehatan karyawan. Panitia ini juga berperan dalam mengidentifikasi risiko-risiko yang ada di tempat kerja dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang sesuai.

Salah satu tanggung jawab utama Panitia Pembina K3 adalah melakukan identifikasi risiko. Mereka harus melakukan penilaian terhadap berbagai faktor yang dapat menyebabkan kecelakaan atau membahayakan kesehatan karyawan. Dengan mengidentifikasi risiko-risiko tersebut, panitia dapat mengembangkan strategi pencegahan yang efektif untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan atau insiden yang merugikan.

Panitia Pembina K3 juga bertugas untuk memastikan perlengkapan keselamatan yang memadai tersedia di tempat kerja. Mereka harus memastikan bahwa alat pelindung diri (APD), tanda peringatan, dan peralatan keselamatan lainnya tersedia dan berfungsi dengan baik. Selain itu, mereka juga harus memastikan bahwa semua karyawan telah dilengkapi dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menggunakan perlengkapan tersebut dengan benar.

Penting untuk dicatat bahwa Panitia Pembina K3 juga berperan dalam melaksanakan pelatihan keselamatan kerja bagi karyawan. Mereka harus menyusun program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan dan risiko kerja yang ada. Pelatihan ini meliputi pengetahuan tentang tindakan pencegahan, prosedur keamanan, penggunaan APD, dan tindakan darurat. Dengan memberikan pelatihan yang efektif, panitia dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman karyawan terhadap keselamatan kerja.

Selain itu, Panitia Pembina K3 juga berperan dalam memantau dan mengevaluasi keefektifan program keselamatan dan kesehatan kerja yang telah diterapkan. Mereka harus melakukan audit rutin terhadap pelaksanaan program dan mengidentifikasi area-area yang perlu ditingkatkan. Melalui pemantauan dan evaluasi ini, perusahaan dapat memastikan bahwa kebijakan dan program keselamatan dan kesehatan kerja terus diperbarui sesuai dengan perkembangan dan perubahan di tempat kerja.

Manfaat dari keberadaan Panitia Pembina K3 sangat signifikan. Pertama-tama, mereka membantu mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan cedera pada karyawan. Dengan mengidentifikasi risiko dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat, panitia dapat mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan yang dapat membahayakan karyawan. Selain itu, mereka juga membantu meningkatkan kesadaran karyawan tentang pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja melalui program pelatihan dan sosialisasi.

Keberadaan Panitia Pembina K3 juga membantu perusahaan mematuhi peraturan keselamatan dan kesehatan kerja yang berlaku. Mereka memastikan bahwa perusahaan menjalankan kebijakan dan program sesuai dengan persyaratan hukum yang berlaku. Hal ini penting untuk menjaga reputasi perusahaan dan menghindari sanksi yang mungkin timbul akibat ketidakpatuhan.

Panitia Pembina K3 juga berkontribusi dalam menciptakan budaya keselamatan kerja yang kuat di tempat kerja. Melalui sosialisasi, pelatihan, dan partisipasi aktif dalam upaya pencegahan, panitia membantu membentuk mindset yang mengutamakan keselamatan dan kesehatan dalam setiap aspek pekerjaan. Budaya keselamatan yang kuat akan meningkatkan motivasi, kepuasan, dan produktivitas karyawan.

Dalam keseluruhan, Panitia Pembina K3 adalah entitas yang sangat penting dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja. Mereka bertanggung jawab dalam mengidentifikasi risiko, mengembangkan program pencegahan, memastikan ketersediaan perlengkapan keselamatan, melaksanakan pelatihan, serta memantau dan mengevaluasi keefektifan program keselamatan dan kesehatan kerja. Dengan adanya panitia ini, perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif bagi seluruh karyawan.

Dalam kesimpulannya, Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Panitia Pembina K3) memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga dan meningkatkan keselamatan serta kesehatan kerja di tempat kerja. Melalui tugas dan tanggung jawab mereka, panitia ini berperan dalam mencegah kecelakaan kerja, memastikan perlengkapan keselamatan yang memadai, melaksanakan pelatihan, serta memantau dan mengevaluasi keefektifan program keselamatan dan kesehatan kerja.

Dalam menjalankan tugasnya, Panitia Pembina K3 bekerja sama dengan manajemen perusahaan dan serikat pekerja untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat. Melalui kolaborasi yang baik, mereka dapat mengidentifikasi risiko, mengembangkan program pencegahan yang efektif, serta melibatkan karyawan dalam upaya meningkatkan kesadaran dan budaya keselamatan kerja.

Manfaat dari keberadaan Panitia Pembina K3 sangatlah besar. Dengan mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan cedera, panitia ini membantu melindungi karyawan dari bahaya dan risiko yang mungkin timbul di tempat kerja. Selain itu, mereka juga membantu perusahaan mematuhi peraturan keselamatan dan kesehatan kerja yang berlaku, menjaga reputasi perusahaan, dan menghindari sanksi yang mungkin timbul akibat ketidakpatuhan.

Keberadaan Panitia Pembina K3 juga memiliki dampak positif dalam menciptakan budaya keselamatan kerja yang kuat. Melalui program pelatihan, sosialisasi, dan partisipasi aktif dalam upaya pencegahan, mereka membantu mengubah mindset dan perilaku karyawan dalam mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja. Dengan adanya budaya keselamatan yang kuat, perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif, sehat, dan menyenangkan.

Selain itu, Panitia Pembina K3 juga berkontribusi dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional perusahaan. Dengan mencegah kecelakaan kerja dan insiden yang merugikan, perusahaan dapat mengurangi biaya yang terkait dengan kecelakaan, seperti biaya perawatan medis dan ganti rugi. Selain itu, perusahaan juga dapat menghindari gangguan dalam produksi dan kerugian lainnya yang dapat timbul akibat kecelakaan kerja.

Pentingnya keberadaan Panitia Pembina K3 juga tercermin dalam upaya perusahaan untuk memprioritaskan keselamatan dan kesehatan kerja. Dengan mengadopsi pendekatan proaktif dalam mencegah kecelakaan dan melindungi karyawan, perusahaan menunjukkan komitmen mereka terhadap kesejahteraan karyawan. Ini juga dapat memperkuat citra perusahaan sebagai tempat kerja yang aman dan bertanggung jawab di mata karyawan, mitra bisnis, dan masyarakat luas.

Dalam konteks yang terus berubah dan kompleks, Panitia Pembina K3 perlu terus mengembangkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam menghadapi tantangan baru. Mereka harus tetap mengikuti perkembangan terkini dalam bidang keselamatan dan kesehatan kerja serta memperbarui kebijakan dan program sesuai dengan perubahan lingkungan kerja.

Dalam keseluruhan, Panitia Pembina K3 adalah mitra yang sangat berharga dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja. Dengan mengambil peran yang proaktif dalam mengidentifikasi risiko, menerapkan langkah-langkah pencegahan yang efektif, dan melibatkan semua pihak terkait, panitia ini memainkan peran penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.

Konsultasi Gratis

Dapatkan konsultasi langsung dari tim ahli kami untuk solusi terbaik.

Chat WhatsApp
Hubungi Kami
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08:00 - 17:00

Layanan Profesional Kami

Solusi lengkap untuk kebutuhan perizinan dan sertifikasi konstruksi Anda

SBU Kontraktor

Pengurusan SBU untuk kontraktor konstruksi dengan berbagai klasifikasi dan kualifikasi sesuai kebutuhan tender.

Pelajari Lebih Lanjut
SBU Konsultan

Pengurusan SBU untuk konsultan konstruksi dengan standar profesional dan kualifikasi yang tepat.

Pelajari Lebih Lanjut
SKK Konstruksi

Sertifikat Kompetensi Kerja untuk tenaga ahli konstruksi dengan standar BNSP yang diakui nasional.

Pelajari Lebih Lanjut
CSMS

Contractor Safety Management System untuk Migas, Pertamina, dan PLN dengan standar keselamatan tinggi.

Pelajari Lebih Lanjut
SBU Non Konstruksi

Pengurusan SBU untuk bidang non konstruksi seperti jasa konsultansi, pengadaan, dan layanan lainnya.

Pelajari Lebih Lanjut
SBUJPTL

Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik untuk perusahaan di sektor kelistrikan.

Pelajari Lebih Lanjut
Tim Ahli indosbu.com

Tim Ahli indosbu.com

Konsultan SBU Konstruksi Profesional

Tentang Indosbu.com

Indosbu.com adalah perusahaan konsultan profesional yang berdedikasi untuk membantu perusahaan mencapai kesuksesan dalam dunia konstruksi dan tender. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun, kami telah membantu ribuan klien dalam mengurus berbagai jenis perizinan dan sertifikasi.

Tim ahli kami terdiri dari para profesional yang berpengalaman dalam bidang konstruksi, perizinan, dan strategi bisnis. Kami memahami kompleksitas regulasi dan persyaratan yang dibutuhkan untuk mengikuti tender konstruksi, baik di sektor pemerintah maupun swasta.

Sebagai konsultan terpercaya, kami menyediakan layanan lengkap mulai dari konsultasi awal, persiapan dokumen, hingga pendampingan proses pengurusan sertifikat. Komitmen kami adalah memberikan solusi terbaik dengan standar profesional yang tinggi.

Keunggulan Kami
  • 15+ Tahun Pengalaman
  • 1000+ Klien Puas
  • 98% Tingkat Keberhasilan
  • Layanan 24/7
Sertifikasi & Lisensi
  • Terdaftar di LPJK
  • Berlisensi Resmi
  • ISO 9001:2015
  • Standar Internasional

Siap Memenangkan Tender Konstruksi?

Indosbu.com membantu Anda melakukan persiapan tender perusahaan dari perencanaan mengambil bidang usaha, kualifikasi, sampai dengan persiapan dokumen tender dengan tujuan untuk memenangkan proyek.

  • Konsultasi Gratis
  • Analisis Kebutuhan
  • Persiapan Dokumen
  • Pendampingan Proses
  • Garansi Keberhasilan
  • Layanan 24/7
Konsultasi Gratis

Dapatkan konsultasi langsung dari tim ahli kami

Respon dalam 5 menit

Artikel Terkait

Pelajari lebih lanjut tentang dunia konstruksi dan tender

CV atau PT: Panduan Perizinan SBU dan Legalitas Konstruksi
31 Dec
CV atau PT: Panduan Perizinan SBU dan Legalitas Konstruksi

Kegagalan dalam memenangkan tender proyek konstruksi sering kali bukan disebabkan oleh harga yang tidak kompetitif, mela...

CV Badan Usaha Konstruksi: Syarat SBU, SKK, dan Izin 2025
30 Dec
CV Badan Usaha Konstruksi: Syarat SBU, SKK, dan Izin 2025

Dinamika industri konstruksi di Indonesia saat ini tengah berada pada titik persaingan yang sangat ketat namun penuh pel...

Contoh Perjanjian Franchise dan Legalitas Konstruksi: Panduan Lengkap
29 Dec
Contoh Perjanjian Franchise dan Legalitas Konstruksi: Panduan Lengkap

Dinamika industri konstruksi di Indonesia pada tahun 2025 menunjukkan angka pertumbuhan yang sangat signifikan, dengan a...

Bidang Usaha KBLI Konstruksi: Panduan Lengkap SBU & OSS
26 Dec
Bidang Usaha KBLI Konstruksi: Panduan Lengkap SBU & OSS

Kegagalan administratif dalam proses tender sering kali menjadi mimpi buruk bagi pelaku usaha jasa konstruksi. Data dari...

Syarat Mendirikan Perusahaan Konstruksi: Panduan SBU & OSS
24 Dec
Syarat Mendirikan Perusahaan Konstruksi: Panduan SBU & OSS

Dunia infrastruktur Indonesia sedang bergerak sangat masif dengan pagu anggaran kementerian yang mencapai ratusan triliu...

CV Badan Hukum: Transformasi Izin Usaha Konstruksi 2025
23 Dec
CV Badan Hukum: Transformasi Izin Usaha Konstruksi 2025

Memasuki periode anggaran 2025, dinamika industri konstruksi di Indonesia mengalami pergeseran yang sangat signifikan. D...

Proses Pembuatan CV Perusahaan Konstruksi: Syarat & Sertifikasi
22 Dec
Proses Pembuatan CV Perusahaan Konstruksi: Syarat & Sertifikasi

Sepanjang tahun operasional 2024, data dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) mengungkapkan fakt...

Proses Pendirian PT Konstruksi: Panduan Legalitas SBU 2025
18 Dec
Proses Pendirian PT Konstruksi: Panduan Legalitas SBU 2025

Data terbaru dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) menunjukkan bahwa ribuan paket tender konstr...

CV Usaha Adalah: Panduan Lengkap Legalitas, Perizinan, dan Strategi Akses Tender Konstruksi
16 Dec
CV Usaha Adalah: Panduan Lengkap Legalitas, Perizinan, dan Strategi Akses Tender Konstruksi

Sektor Jasa Konstruksi di Indonesia adalah arena persaingan yang ketat, di mana legalitas perusahaan adalah penentu utam...

Panduan Lengkap Contoh Perjanjian Kerja Karyawan: Legalitas Kontraktor dan Kepatuhan Tenaga Kerja Konstruksi
15 Dec
Panduan Lengkap Contoh Perjanjian Kerja Karyawan: Legalitas Kontraktor dan Kepatuhan Tenaga Kerja Konstruksi

Sektor Konstruksi dicirikan oleh mobilitas tenaga kerja yang tinggi dan jadwal proyek yang ketat. Risiko sengketa hubung...

Panduan Lengkap Kontrak Kerja 3 Bulan: Aspek Legalitas dan Risiko Bisnis Konstruksi
12 Dec
Panduan Lengkap Kontrak Kerja 3 Bulan: Aspek Legalitas dan Risiko Bisnis Konstruksi

Sifat industri Konstruksi yang berbasis proyek dan memiliki siklus kerja tidak tetap seringkali memaksa perusahaan mengg...

Panduan Lengkap: Persyaratan Pendirian CV Konstruksi Terbaru 2025 dan Sertifikasi Wajib
11 Dec
Panduan Lengkap: Persyaratan Pendirian CV Konstruksi Terbaru 2025 dan Sertifikasi Wajib

Sektor jasa konstruksi adalah salah satu mesin utama pembangunan di Indonesia, dengan ribuan proyek pemerintah dan swast...

Panduan Lengkap Persyaratan Membuat CV Perusahaan: Legalitas Awal Bisnis Konstruksi
10 Dec
Panduan Lengkap Persyaratan Membuat CV Perusahaan: Legalitas Awal Bisnis Konstruksi

Dalam industri konstruksi Indonesia yang sangat bergantung pada legalitas, bentuk badan usaha adalah penentu utama akses...

Panduan Contoh Akta Pendirian Perusahaan CV dan Persyaratan SBU Konstruksi
10 Dec
Panduan Contoh Akta Pendirian Perusahaan CV dan Persyaratan SBU Konstruksi

Sektor jasa konstruksi Indonesia kini beroperasi di bawah payung regulasi yang menuntut profesionalisme dan legalitas pe...

Panduan Lengkap Persyaratan CV dalam Pengurusan SBU Konstruksi dan Izin Usaha
09 Dec
Panduan Lengkap Persyaratan CV dalam Pengurusan SBU Konstruksi dan Izin Usaha

Indonesia saat ini sedang gencar menggarap proyek infrastruktur strategis yang bernilai triliunan Rupiah. Namun, pernahk...

Proses Konsultasi SBU Konstruksi Profesional

Mengapa Memilih Kami?

Konsultasikan perencanaan tender dengan kami, supaya dapat mengikuti jadwal tender pemerintah/swasta dengan baik dan memenangkan proyek.

Konsultan atau Kontraktor

Layanan untuk semua jenis badan usaha

Spesialis atau Umum

Fleksibel sesuai kebutuhan bisnis

Skala Kecil hingga Besar

Melayani semua ukuran perusahaan

Layanan Lengkap

Dari izin dasar hingga operasional

Layanan Sertifikasi Tambahan

Lengkapi kebutuhan sertifikasi perusahaan Anda dengan layanan profesional kami

ISO 9001:2015

Sistem manajemen mutu internasional untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 14001:2015

Sistem manajemen lingkungan untuk praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan bisnis.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 27001:2013

Sistem manajemen keamanan informasi untuk melindungi aset data perusahaan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 37001:2016

Sistem manajemen anti-penyuapan untuk etika bisnis dan integritas perusahaan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 45001:2018

Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja untuk lingkungan kerja yang aman.

Pelajari Lebih Lanjut
CSMS

Contractor Safety Management System untuk Migas, Pertamina, dan PLN.

Pelajari Lebih Lanjut

Bagaimana Cara Kami Membantu Perusahaan Anda?

Proses konsultasi profesional yang terbukti efektif

01
Business Goal Analysis

Ceritakan kepada kami, goal bisnis Anda.

  • Mau ambil kualifikasi kontraktor atau konsultan
  • Kapan akan mengikuti tender
  • Tender apa yang akan diikuti
02
Review Kebutuhan Teknis

Analisis mendalam terhadap persyaratan teknis.

  • Data penjualan tahunan
  • Data kemampuan keuangan/nilai aset
  • Data ketersediaan Tenaga Kerja Konstruksi
  • Data kemampuan peralatan konstruksi
03
Tenaga Ahli & Peralatan

Evaluasi tenaga ahli dan peralatan pendukung konstruksi.

  • Proses SKK - Sertifikat Kompetensi Kerja
  • Pemenuhan Peralatan Konstruksi
  • Ijin Operator (SIO) dan Ijin Alat (SIA)
04
Proses SBU

SBU Jasa Konstruksi dikeluarkan oleh LSBU yang diakreditasi LPJK PUPR.

  • BUJK Nasional
  • BUJK PMA
  • BUJK Asing