15+ Tahun Pengalaman
1000+ Klien Puas
Terpercaya & Resmi

Bagaimana Mengoperasikan Forklift Secara Aman

Bagaimana Mengoperasikan Forklift Secara Aman

Tim Ahli indosbu.com
Tim Ahli indosbu.com
Konsultan SBU Konstruksi
05 Nov 2023
15+

Tahun Pengalaman

1000+

Klien Puas

98%

Tingkat Keberhasilan

24/7

Layanan Konsultasi

Bagaimana Mengoperasikan Forklift Secara Aman  - Bagaimana Mengoperasikan Forklift Secara Aman

Gambar Ilustrasi Bagaimana Mengoperasikan Forklift Secara Aman

Alat angkat dan angkut yang digunakan untuk memindahkan material dalam jarak pendek dalam dunia industri dapat mengandalkan Forklift. Berbagai jenis Forklift mulai dari forklift truck, fork hoist, fork truck, jitneys, dan lift truck. Memiliki identitas dengan rakitan besi yang menghadap kedepan sebagai pengait benda/material yang diangkut dan diangkat merupakan ciri khas dari Forklift. Alat angkat dan angkut tersebut memungkinkan pekerja untuk mengangkut beban besar dan berat tanpa membuang tenaga mereka.

Setiap tahunnya, ratusan operator forklift memiliki Surat Izin Operasi dan paling banyak diminati untuk bekerja dengan menggunakan forklift. Cara mempertimbangkan bobot forklift dengan barang/material yang diangkat dan angkut, ketajaman perhitungan dan pertimbangan operator serta diperlukan langkah pengoperasian forklift dengan aman dan baik untuk melakukan pekerjaannya.

Baca Juga: Panduan Lengkap Dokumen K3 untuk Keselamatan dan Legalitas di Tempat Kerja
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:

Seberapa pentingkah mengoperasikan Forklift dengan Aman ?

Berdasarkan data statistikNational Traumatic Occupational Fatalities(NTOF) kecelakaan alat angkat dan angkut ini jarang terjadi tetapi apabila terjadi maka didapati cedera yang serius dikarenakan bobotnya yang besar, kejadian insiden adalah sebagai berikut :

  1. 79 pekerja tewas dalam kecelakaan terkait forklift.
  2. 140 pekerja menderita luka yang tidak fatal dan mengambil cuti.
  3. 19 persen kecelakaan forklift mengakibatkan patah tulang.
  4. 20 persen insiden forklift mengakibatkan rasa sakit, nyeri, keseleo, tegang, sobek, memar, dan memar.

Dari kejadian itu, organisasi akan kehilangan produktivitas karena kecelakaan forklift. Kecelakaan seperti itu mengakibatkan rata-rata 16 hari tidak bekerja. Sebagai perbandingan, rata-rata waktu istirahat untuk bahaya lain di tempat kerja adalah delapan hari. Perdagangan, transportasi dan utilitas, dan industri penyedia jasa melaporkan jumlah kecelakaan forklift tertinggi. Risiko tersebut dapat diminimalisir dengan melakukan pemeliharaan terhadap forklift dan menambah pengetahuan operator dalam mengendalikan kendaraannya.

5 Posisi Bahaya Forklift

Forklift dengan teknologi terbarukan membanggakan fitur yang sempurna, dengan alih menjadikannya lebih aman daripada versi sebelumnya. Namun, berhati-hati saat mengoperasikan alat berat selalu penting. Keamanan forklift dimulai bahkan sebelum kendaraan dihidupkan. Menurut OSHA, lebih dari insiden kecelakaan forklift sebenarnya dapat dicegah. Penting untuk mengetahui kemungkinan kecelakaan yang bisa terjadi sebagai langkah pencegahan. Berikut adalah posisi bahaya forklift yang paling umum adalah ;

  1. Membalikkan Forklift

Posisi ini terjadi dikarenakan distribusi berat yang tidak merata adalah penyebab paling umum dari forklift terbalik. Beban berlebih, beban yang tidak biasa, ketinggian beban yang diangkat dan pandangan operator yang terhalang juga dapat menyebabkan forklift terbalik. Pelatihan yang tepat dapat mengurangi kemungkinan terbalik. Dalam keadaan genting, operator forklift tidak boleh panik melompat dari Forklift, mereka harus tetap duduk tenang, bersandar ke arah yang berlawanan, dan berpegangan erat untuk menghindari cedera serius.

  1. Aktifitas Menjepit, Mengangkat dan Mengangkut.

Pekerja lain yang berada di dekat Forklift berisiko tertimpa, tertabrak, atau terjepit oleh forklift. Ini biasanya terjadi saat mereka berada di jalur forklift atau di titik buta operator. Tata letak yang tidak teratur dan jarak penyimpanan yang terlalu padat membuat pekerja rentan terhadap bahaya tersebut. Pengaturan jarak penyimpanan dan tata letak harus di kelola dengan baik dengan menguraikan jalur yang jelas untuk pejalan kaki dan forklift. Pembatas fisik seperti jalan setapak berpagar dan trotoar dapat membantu upaya ini.

  1. Beban Jatuh

Beban yang jatuh dapat mengakibatkan risiko cedera pada pekerja. Insiden ini terjadi saat mengangkat beban tanpa palet / palet yang terpasang tidak benar. Beban yang tidak seimbang dapat jatuh jika diangkat terlalu tinggi. Operator forklift dan pengawas muatan harus memastikan material seimbang dan aman sebelum diangkat dan diangkut.

  1. Blind Spot

Forklift yang sedang bermuatan dapat menyebabkan titik buta bagi operator yang mengendarainya. Terhalangnya pandangan bisa menyebabkan risiko pengemudi menabrak pekerja lain dan aset fasilitas lainnya. Saat membawa muatan besar, operator harus mengemudi mundur untuk menjaga jalur mereka tetap jelas. Operator forklift harus memperhitungkan saat belok karena diperlukan ruang kosong yang lebar saat berbelok, biasanya ban bagian belakang cenderung berayun lebar saat berbelok. Pekerja lain harus mengalah dan menjauh dari area blind spot operator.

  1. Kecepatan

Operator harus mengemudi dalam batas kecepatan yang diizinkan, mereka juga harus memperlambat dan membunyikan klakson saat mendekati persimpangan. Forklift harus digerakkan dengan kecepatan yang memungkinkan operator berhenti dengan aman dan stabil.

Langkah Aman dan Penting dalam Mengoperasikan Forklift.

Dalammengoperasikan forklift membutuhkan kondisi operator yang prima. Seseorang tidak boleh mengoperasikan forklift saat kelelahan, mengantuk, atau dalam pengaruh obat. Apabila Petugas K3 mencurigai kondisi operator sedang tidak primamaka , Petugas K3 berhak untuk tidak mengizinkan pengoperasian. Berikut beberapa tips bekerja dengan Forklift dengan aman diantaranya :

  1. Melakukan Inspeksi Sebelum Pengoperasian

Pada awal saat pergantian shift, seorang operator harus melakukan inspeksi pra-operasi. Forklift merupakan mesin yang terlihat kokoh namun seiiring dengan pemakaiannya bisa mengalami keausan pada mesinnya. Operator forklift harus memastikan kendaraannya dalam kondisi prima untuk melakukan tugas. Buatlah daftar periksa Forklift pra-operasional seperti ; kondisi bahan bakar, oli mesin, air radiator, tekanan ban/roda, tuas kontrol, klakson, rem, kopling, semua lampu, posisi angkat garpu, dan pastikan tidak ada titik lembab dibawah forklift yang dapat mengindikasikan kebocoran.

  1. Memposisikan Palet

Operator harus memastikan garpu rata dan memposisikan dengan benar saat memasuki palet. Kondisi garpu datar memastikan distribusi berat yang tepat (jika tidak rata, forklift dapat terbalik). Waspadai ukuran palet dan perhitungan bobot beban untuk memindahkan muatan palet dengan aman. Setelah beban diposisikan pada garpu, jangan mencoba mengubah posisi apa pun. Jangan pernah menggunakan palet yang ditempatkan di forklift sebagai pijakan untuk naik.

  1. Memuat Beban/Material

Dengan mengetahui kapasitas Forklift saja tidak cukup diperlukan perhitungan distribusi berat yang benar guna mencegah overload forklift. Agar lift tetap stabil, letakkan beban sedekat mungkin dengan roda depan untuk menjaga keseimbangan. Jangan pernah mengimbangi kelebihan beban dengan menambah beban. Sebelum memasukkan garpu ke dalam palet, pastikan garpu rata. Tiang forklift harus tetap dalam posisi tegak. Terakhir, perhatikan juga prosedur keselamatan untuk bongkar muat barang.

  1. Menaikkan Beban/Material

Jangan menaikkan atau menurunkan garpu sampai Forklift benar-benar berhenti dan rem sempurna. Saat mengangkat, angkat beban lurus ke atas, lalu miringkan sedikit ke belakang. Setelah beban diangkat, forklift kehilangan sebagian stabilitasnya, dan memiringkan beban untuk mengatasi hal ini. Pastikan untuk tidak mengangkat beban yang melampaui sandaran beban. Sangat tidak aman jika salah satu atau semua muatan dapat bergeser kembali ke arah pengemudi. Sebelum menaikkan beban, periksa jarak bebas di atas mencukupi, dan jika di luar ruangan, selalu jaga jarak aman dari saluran listrik. Setelah muatan diangkat, operator harus tetap berada di atas forklift. Pekerja lain tidak diperbolehkan berada dibawah/berjalan dibawah garpu yang sedang ditinggikan.

  1. Membongkar Beban/Material

Sebelum menurunkan muatan, aktifkan rem dan ganjal roda. Saat membongkat beban/material pastikan memiliki jarak aman minimal.

  1. Proses Pengangkutan Beban/Material

Forklift yang bergerak adalah forklift yang berbahaya. Sepanjang waktu, tangan, lengan, kaki, kaki, dan kepala operator harus tetap berada di dalam tuas pengendali forklift. Garpu, baik dalam keadaan muat atau tidak, harus dijaga serendah mungkin ke tanah dan dimiringkan ke belakang.

  1. Tuas Kendali/Kemudi

Forklift merupakan penggerak roda belakang, membuatnya sangat sulit untuk berhenti dengan cepat, jadi jangan pernah mengemudi dengan cepat atau menikung terlalu cepat. Jangan pernah mengengkol setir dengan tajam saat mengemudi dengan kecepatan berapa pun. Sebelum mengubah arah lakukan pemberhentian sempurna, dan sebelum belok maka laju di perlambat terlebih dahulu. Jangan pernah mencoba memutar forklift saat berada di tanah/permukaan landasan yang tidak rata.

  1. Kondisi Berhenti

Forklift yang diparkir dalam kondisi berhenti / tidak beroperasi masih merupakan forklift yang berbahaya. Hanya boleh memarkir forklift di lokasi yang disetujui. Sebelum meninggalkannya tanpa pengawasan, pastikan rem terpasang dengan aman, semua kontrol disetel ke posisi netral, dan garpu diturunkan ke permukaan tanah. Pastikan mematikan motor dan cabut semua kunci pada forklift.

  1. Kenakan Alat Pelindung Diri (APD)

OSHA mewajibkan organisasi untuk memberikan perlindungan pada Operator Forklift dan memastikan alat pelindung diri digunakan dengan kesadaran penuh akan pentingnya Keselamatan. Operator forklift perlu melindungi dirinya dengan ;

  1. Sepatu berlapis baja untuk mencegah atau mengurangi cedera yang dapat terjadi akibat kaki pekerja terlindas oleh forklift.
  2. Sarung tangan untuk melindungi tangan dari residu, paparan bahan kimia, dan memar karena mengangkat palet yang berat. Juga, memberikan cengkeraman yang lebih baik saat menangani tuas kendali/kemudi yang kotor.
  3. Pakaian reflektif / Rompi dengan cahaya yang memantul agar mudah terlihat saat masuk dan keluar kendaraan maupun dalam kondisi gelap.
  4. Helm untuk memberikan perlindungan dari potensi bahaya di kepala operator.
  5. Kacamata dapat dipakai saat bekerja di sekitar beton, bahan kimia berbahaya, atau benda asing lainnya untuk menghindari debu yang dapat menyebabkan kelilipan saat mengoperasikan forklift.

Konsultasi Gratis

Dapatkan konsultasi langsung dari tim ahli kami untuk solusi terbaik.

Chat WhatsApp
Hubungi Kami
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08:00 - 17:00

Layanan Profesional Kami

Solusi lengkap untuk kebutuhan perizinan dan sertifikasi konstruksi Anda

SBU Kontraktor

Pengurusan SBU untuk kontraktor konstruksi dengan berbagai klasifikasi dan kualifikasi sesuai kebutuhan tender.

Pelajari Lebih Lanjut
SBU Konsultan

Pengurusan SBU untuk konsultan konstruksi dengan standar profesional dan kualifikasi yang tepat.

Pelajari Lebih Lanjut
SKK Konstruksi

Sertifikat Kompetensi Kerja untuk tenaga ahli konstruksi dengan standar BNSP yang diakui nasional.

Pelajari Lebih Lanjut
CSMS

Contractor Safety Management System untuk Migas, Pertamina, dan PLN dengan standar keselamatan tinggi.

Pelajari Lebih Lanjut
SBU Non Konstruksi

Pengurusan SBU untuk bidang non konstruksi seperti jasa konsultansi, pengadaan, dan layanan lainnya.

Pelajari Lebih Lanjut
SBUJPTL

Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik untuk perusahaan di sektor kelistrikan.

Pelajari Lebih Lanjut
Tim Ahli indosbu.com

Tim Ahli indosbu.com

Konsultan SBU Konstruksi Profesional

Tentang Indosbu.com

Indosbu.com adalah perusahaan konsultan profesional yang berdedikasi untuk membantu perusahaan mencapai kesuksesan dalam dunia konstruksi dan tender. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun, kami telah membantu ribuan klien dalam mengurus berbagai jenis perizinan dan sertifikasi.

Tim ahli kami terdiri dari para profesional yang berpengalaman dalam bidang konstruksi, perizinan, dan strategi bisnis. Kami memahami kompleksitas regulasi dan persyaratan yang dibutuhkan untuk mengikuti tender konstruksi, baik di sektor pemerintah maupun swasta.

Sebagai konsultan terpercaya, kami menyediakan layanan lengkap mulai dari konsultasi awal, persiapan dokumen, hingga pendampingan proses pengurusan sertifikat. Komitmen kami adalah memberikan solusi terbaik dengan standar profesional yang tinggi.

Keunggulan Kami
  • 15+ Tahun Pengalaman
  • 1000+ Klien Puas
  • 98% Tingkat Keberhasilan
  • Layanan 24/7
Sertifikasi & Lisensi
  • Terdaftar di LPJK
  • Berlisensi Resmi
  • ISO 9001:2015
  • Standar Internasional

Siap Memenangkan Tender Konstruksi?

Indosbu.com membantu Anda melakukan persiapan tender perusahaan dari perencanaan mengambil bidang usaha, kualifikasi, sampai dengan persiapan dokumen tender dengan tujuan untuk memenangkan proyek.

  • Konsultasi Gratis
  • Analisis Kebutuhan
  • Persiapan Dokumen
  • Pendampingan Proses
  • Garansi Keberhasilan
  • Layanan 24/7
Konsultasi Gratis

Dapatkan konsultasi langsung dari tim ahli kami

Respon dalam 5 menit

Artikel Terkait

Pelajari lebih lanjut tentang dunia konstruksi dan tender

Contoh Legalitas Perusahaan Konstruksi: Panduan SBU, SKK, dan OSS RBA
28 Nov
Contoh Legalitas Perusahaan Konstruksi: Panduan SBU, SKK, dan OSS RBA

Sektor jasa konstruksi Indonesia merupakan arena kompetisi yang ketat, menawarkan potensi proyek bernilai triliunan rupi...

CV adalah Badan Hukum: Mitos vs Realita dalam Perizinan Konstruksi
27 Nov
CV adalah Badan Hukum: Mitos vs Realita dalam Perizinan Konstruksi

Di kalangan pelaku industri konstruksi, masih sering muncul perdebatan fundamental mengenai status legalitas Commanditai...

Cara Pendirian PT: Panduan Wajib Legalitas Kontraktor dan Konsultan Konstruksi
26 Nov
Cara Pendirian PT: Panduan Wajib Legalitas Kontraktor dan Konsultan Konstruksi

Cara Pendirian PT (Perseroan Terbatas) yang tepat adalah langkah fundamental bagi setiap Owner atau Pendiri Perusahaan K...

Strategi Kontraktor Bekasi Menang Tender Rehabilitasi Pasar Sungai Penuh Rp46,8 M
25 Nov
Strategi Kontraktor Bekasi Menang Tender Rehabilitasi Pasar Sungai Penuh Rp46,8 M

Proses lelang proyek Rehabilitasi Pasar Beringin Jaya, Kota Sungai Penuh di Provinsi Jambi baru-baru ini menampilkan din...

Panduan Proses Perizinan Konstruksi: SBU, SKK, dan Kepatuhan OSS RBA Terbaru
24 Nov
Panduan Proses Perizinan Konstruksi: SBU, SKK, dan Kepatuhan OSS RBA Terbaru

Sektor jasa konstruksi adalah salah satu pilar utama perekonomian nasional, dengan nilai proyek tender pemerintah dan sw...

Proses Mudah Cara Daftar CV Konstruksi: Legalitas, SBU, dan OSS RBA Terkini
21 Nov
Proses Mudah Cara Daftar CV Konstruksi: Legalitas, SBU, dan OSS RBA Terkini

Memulai bisnis di sektor konstruksi seringkali memilih bentuk badan usaha CV (Commanditaire Vennootschap) karena proses ...

Panduan Wajib Akta Badan Usaha dan Legalitas Konstruksi di OSS RBA 2025
20 Nov
Panduan Wajib Akta Badan Usaha dan Legalitas Konstruksi di OSS RBA 2025

Dalam persaingan bisnis konstruksi yang semakin ketat, perusahaan dituntut tidak hanya memiliki keunggulan teknis tetapi...

Wajib Baca: Panduan Lengkap Surat Perjanjian Kontrak Kerja (SPKK) dan Legalitas Konstruksi
20 Nov
Wajib Baca: Panduan Lengkap Surat Perjanjian Kontrak Kerja (SPKK) dan Legalitas Konstruksi

Dalam industri konstruksi yang sangat diatur, setiap dokumen legal adalah pondasi yang harus kokoh. Surat Perjanjian Kon...

Panduan Lengkap: Legalitas Perusahaan Konstruksi, Kunci Pengurusan SBU Sukses
20 Nov
Panduan Lengkap: Legalitas Perusahaan Konstruksi, Kunci Pengurusan SBU Sukses

  Pendahuluan: Risiko Tender Gagal Akibat Legalitas Bermasalah Industri konstruksi Indonesia menawarkan pelua...

Panduan Lengkap Biaya Buat PT: Persiapan Legalitas dan Izin Usaha Konstruksi
17 Nov
Panduan Lengkap Biaya Buat PT: Persiapan Legalitas dan Izin Usaha Konstruksi

Langkah awal memasuki pasar jasa konstruksi di Indonesia, yang total proyeknya mencapai ribuan triliun rupiah, adalah de...

Contoh PT Tertutup: Memahami Struktur Legalitas untuk Perusahaan Konstruksi
14 Nov
Contoh PT Tertutup: Memahami Struktur Legalitas untuk Perusahaan Konstruksi

Dalam lanskap bisnis Indonesia, Perseroan Terbatas (PT) adalah bentuk badan hukum paling umum yang dipilih, termasuk ole...

Proses Akta Pendirian CV & Syarat SBU Konstruksi Terbaru LPJK
13 Nov
Proses Akta Pendirian CV & Syarat SBU Konstruksi Terbaru LPJK

Di tengah pesatnya pembangunan infrastruktur nasional, peluang bisnis jasa konstruksi di Indonesia terus menjanjikan. Na...

Proses Bea Meterai Adalah Wajib: Panduan Tender, SBU, dan Kontrak Konstruksi
12 Nov
Proses Bea Meterai Adalah Wajib: Panduan Tender, SBU, dan Kontrak Konstruksi

Kepatuhan Dokumen Tender Konstruksi: Bea Meterai Adalah Bukti Legalitas dan Keabsahan Perjanjian Dalam iklim bisnis j...

Proses Akta CV & Pengurusan SBU Konstruksi LPJK: Panduan Legalitas
12 Nov
Proses Akta CV & Pengurusan SBU Konstruksi LPJK: Panduan Legalitas

Legalitas Fundamental Bisnis Kontraktor: Peran Krusial Akta CV dalam Sertifikasi Konstruksi Sektor jasa konstruksi In...

Perusahaan CV: Panduan Lengkap Pendirian, Legalitas, dan Akses Tender Konstruksi
10 Nov
Perusahaan CV: Panduan Lengkap Pendirian, Legalitas, dan Akses Tender Konstruksi

Bentuk badan usaha Perusahaan CV (Commanditaire Vennootschap atau Persekutuan Komanditer) masih menjadi pilihan utama ba...

Proses Konsultasi SBU Konstruksi Profesional

Mengapa Memilih Kami?

Konsultasikan perencanaan tender dengan kami, supaya dapat mengikuti jadwal tender pemerintah/swasta dengan baik dan memenangkan proyek.

Konsultan atau Kontraktor

Layanan untuk semua jenis badan usaha

Spesialis atau Umum

Fleksibel sesuai kebutuhan bisnis

Skala Kecil hingga Besar

Melayani semua ukuran perusahaan

Layanan Lengkap

Dari izin dasar hingga operasional

Layanan Sertifikasi Tambahan

Lengkapi kebutuhan sertifikasi perusahaan Anda dengan layanan profesional kami

ISO 9001:2015

Sistem manajemen mutu internasional untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 14001:2015

Sistem manajemen lingkungan untuk praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan bisnis.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 27001:2013

Sistem manajemen keamanan informasi untuk melindungi aset data perusahaan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 37001:2016

Sistem manajemen anti-penyuapan untuk etika bisnis dan integritas perusahaan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 45001:2018

Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja untuk lingkungan kerja yang aman.

Pelajari Lebih Lanjut
CSMS

Contractor Safety Management System untuk Migas, Pertamina, dan PLN.

Pelajari Lebih Lanjut

Bagaimana Cara Kami Membantu Perusahaan Anda?

Proses konsultasi profesional yang terbukti efektif

01
Business Goal Analysis

Ceritakan kepada kami, goal bisnis Anda.

  • Mau ambil kualifikasi kontraktor atau konsultan
  • Kapan akan mengikuti tender
  • Tender apa yang akan diikuti
02
Review Kebutuhan Teknis

Analisis mendalam terhadap persyaratan teknis.

  • Data penjualan tahunan
  • Data kemampuan keuangan/nilai aset
  • Data ketersediaan Tenaga Kerja Konstruksi
  • Data kemampuan peralatan konstruksi
03
Tenaga Ahli & Peralatan

Evaluasi tenaga ahli dan peralatan pendukung konstruksi.

  • Proses SKK - Sertifikat Kompetensi Kerja
  • Pemenuhan Peralatan Konstruksi
  • Ijin Operator (SIO) dan Ijin Alat (SIA)
04
Proses SBU

SBU Jasa Konstruksi dikeluarkan oleh LSBU yang diakreditasi LPJK PUPR.

  • BUJK Nasional
  • BUJK PMA
  • BUJK Asing