15+ Tahun Pengalaman
1000+ Klien Puas
Terpercaya & Resmi

Contoh Soal Ujian Essay K3 Perancah dan Jawabannya

Persiapkan diri Anda dengan contoh soal ujian essay ahli K3 perancah yang memerlukan analisis kejadian K3 atau tindakan K3. Latihan ini akan membantu meningkatkan kemampuan Anda dalam menganalisis situasi K3 di area perancah dan mengambil tindakan yang tepat.

Tim Ahli indosbu.com
Tim Ahli indosbu.com
Konsultan SBU Konstruksi
22 Feb 2024
15+

Tahun Pengalaman

1000+

Klien Puas

98%

Tingkat Keberhasilan

24/7

Layanan Konsultasi

 Contoh Soal Ujian Essay K3 Perancah dan Jawabannya - K3 perancah

Gambar Ilustrasi Contoh Soal Ujian Essay K3 Perancah dan Jawabannya

Baca Juga: Sertifikat Ahli K3 Umum: Kunci Keselamatan dan Kesuksesan di Tempat Kerja
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:

Pendahuluan

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) adalah aspek yang tak terelakkan dalam dunia industri modern. Di setiap lingkungan kerja, penting bagi setiap individu untuk memahami prinsip-prinsip dasar K3 agar dapat mengidentifikasi, mengatasi, dan mencegah risiko yang dapat mengancam keselamatan dan kesehatan mereka. Salah satu metode yang umum digunakan untuk mengevaluasi pemahaman dan keterampilan dalam K3 adalah melalui ujian K3. Dalam artikel ini, kami akan mengeksplorasi contoh-contoh soal ujian K3 yang relevan.

  1. Seorang pekerja terjatuh dari perancah yang sedang digunakan untuk proyek konstruksi tinggi. Analisis situasi ini dan jelaskan langkah-langkah yang dapat diambil untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

    Jawaban: Insiden ini menunjukkan risiko kecelakaan yang serius di area perancah. Langkah pertama adalah memberikan pertolongan pertama kepada pekerja yang terluka dan mengamankan area sekitarnya. Selanjutnya, melakukan investigasi menyeluruh untuk mengidentifikasi penyebab jatuhnya pekerja tersebut, seperti penggunaan peralatan yang tidak tepat atau kurangnya pengawasan. Langkah-langkah pencegahan selanjutnya dapat mencakup peningkatan pelatihan keselamatan, pemasangan pengaman tambahan seperti guardrail atau pengaman tubuh, serta implementasi prosedur penggunaan perancah yang ketat.

  2. Di sebuah proyek pembangunan gedung, sebuah perancah mengalami kerusakan serius yang berpotensi menyebabkan bahaya bagi pekerja. Bagaimana langkah-langkah yang akan Anda ambil untuk mengatasi situasi ini dan melindungi keselamatan pekerja?

    Jawaban: Langkah pertama adalah menghentikan penggunaan perancah yang rusak dan mengisolasi area tersebut untuk mencegah akses pekerja. Kemudian, memanggil tim perbaikan yang berkualifikasi untuk memperbaiki atau mengganti perancah yang rusak. Pastikan untuk memastikan bahwa semua pekerja diberitahu tentang kondisi perancah yang rusak dan menunggu instruksi selanjutnya sebelum melanjutkan pekerjaan.

  3. Seorang operator perancah melaporkan bahwa perancah yang ia gunakan sering mengalami getaran dan berisik yang tidak biasa. Bagaimana Anda akan menangani laporan ini dan mengurangi risiko cedera terkait?

    Jawaban: Segera hentikan penggunaan perancah yang mengalami getaran dan berisik yang tidak biasa, dan lakukan pemeriksaan mendalam untuk mengidentifikasi penyebab masalah tersebut. Kemungkinan penyebab termasuk kerusakan pada mekanisme perancah atau kurangnya pemeliharaan yang tepat. Langkah-langkah perbaikan dapat mencakup perbaikan atau penggantian komponen yang rusak, pelatihan tambahan untuk operator perancah, dan perencanaan pemeliharaan rutin yang lebih teratur.

  4. Di sebuah proyek konstruksi, seorang pekerja terluka karena terkena bahan kimia yang tumpah di area perancah. Apa langkah-langkah yang harus segera diambil untuk memberikan pertolongan pertama dan mengurangi dampak cedera?

    Jawaban: Segera lakukan pertolongan pertama dengan membilas luka dengan air bersih selama minimal 15 menit atau sesuai petunjuk produk kimia yang bersangkutan. Pastikan area terkontaminasi telah dievakuasi dan hubungi tim darurat medis untuk perawatan lanjutan segera. Identifikasi bahan kimia yang tumpah untuk memberikan informasi yang akurat kepada petugas medis.

  5. Seorang pengawas konstruksi melaporkan bahwa pekerja tidak selalu menggunakan peralatan pengaman saat bekerja di ruang perancah. Bagaimana Anda akan menangani pelanggaran ini dan memastikan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan?

    Jawaban: Lakukan investigasi untuk memahami mengapa pekerja tidak menggunakan peralatan pengaman yang sesuai. Kemungkinan penyebabnya termasuk kurangnya pelatihan, kurangnya kesadaran akan risiko, atau keengganan untuk menggunakan peralatan pengaman yang tersedia. Langkah-langkah yang dapat diambil termasuk memberikan pelatihan tambahan tentang pentingnya peralatan pengaman, menegakkan sanksi disipliner jika diperlukan, dan meningkatkan pengawasan untuk memastikan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan.

  6. Seorang pengawas konstruksi melaporkan adanya potensi bahaya pada perancah yang digunakan di proyek konstruksi, seperti retakan atau keausan yang signifikan. Bagaimana Anda akan menanggapi laporan ini dan mengambil tindakan yang tepat untuk memastikan keselamatan pekerja di area perancah?

    Jawaban: Pertama-tama, lakukan pemeriksaan langsung terhadap perancah yang dilaporkan. Identifikasi setiap potensi bahaya, seperti retakan, keausan, atau kerusakan struktural lainnya. Jika ditemukan masalah, segera hentikan penggunaan perancah tersebut dan lakukan isolasi area untuk mencegah akses pekerja. Selanjutnya, panggil tim perbaikan yang kompeten untuk melakukan evaluasi lebih lanjut dan melakukan perbaikan atau penggantian perancah yang rusak. Pastikan untuk memberikan instruksi kepada semua pekerja untuk tidak menggunakan perancah tersebut hingga dinyatakan aman oleh tim perbaikan.

  7. Seorang pekerja melaporkan bahwa ia sering mengalami masalah kesehatan seperti pusing dan sesak napas saat bekerja di area perancah yang kurang ventilasi. Bagaimana Anda akan mengatasi masalah ini dan meningkatkan kondisi lingkungan kerja di area perancah?

    Jawaban: Langkah pertama adalah memastikan bahwa pekerja yang melaporkan masalah kesehatan tersebut segera diberikan pertolongan pertama dan dibawa ke area yang lebih aman. Selanjutnya, lakukan evaluasi terhadap kondisi ventilasi di area perancah, dan jika diperlukan, tambahkan ventilasi tambahan seperti kipas atau ventilasi buatan. Selain itu, berikan pelatihan kepada pekerja tentang pentingnya ventilasi yang memadai dan tanda-tanda paparan gas berbahaya di lingkungan kerja.

  8. Di sebuah proyek konstruksi, terjadi kebocoran gas yang tidak terdeteksi di area perancah yang digunakan oleh pekerja. Bagaimana Anda akan merespons situasi darurat ini dengan cepat dan efektif untuk melindungi keselamatan pekerja?

    Jawaban: Segera aktifkan alarm darurat dan evakuasi semua pekerja dari area yang terkena dampak. Pastikan untuk memberikan pertolongan pertama kepada pekerja yang mungkin terkena dampak gas berbahaya, seperti membawa mereka ke area yang lebih aman dan memberikan oksigen jika diperlukan. Selanjutnya, hubungi tim darurat medis dan tim pemadam kebakaran untuk menangani kebocoran gas dan memberikan perawatan medis yang diperlukan.

  9. Seorang operator perancah melaporkan bahwa sistem penggerak perancah sering mengalami gangguan dan kegagalan, menyebabkan penundaan dalam proyek konstruksi. Bagaimana Anda akan menangani laporan ini dan memastikan bahwa perancah berfungsi dengan baik untuk keselamatan pekerja?

    Jawaban: Lakukan pemeriksaan mendalam terhadap sistem penggerak perancah untuk mengidentifikasi masalah yang mungkin terjadi, seperti komponen yang aus atau penggunaan yang tidak benar. Perbaiki atau ganti komponen yang rusak, dan pastikan untuk melakukan pemeliharaan rutin dan pengujian fungsional secara teratur. Selain itu, berikan pelatihan kepada operator perancah tentang penggunaan yang benar dan perawatan perancah untuk mencegah kegagalan yang tidak terduga.

  10. Seorang pekerja melaporkan bahwa ia sering melihat orang lain tidak menggunakan helm pengaman saat bekerja di area perancah. Bagaimana Anda akan menangani situasi ini dan memastikan kepatuhan terhadap aturan keselamatan?

    Jawaban: Lakukan pendekatan proaktif dengan memberikan pelatihan tambahan kepada semua pekerja tentang pentingnya penggunaan helm pengaman di area perancah dan risiko yang terkait dengan tidak menggunakannya. Jelaskan konsekuensi serius yang mungkin timbul akibat pelanggaran keselamatan tersebut. Selanjutnya, terapkan pengawasan yang ketat di area perancah dan berikan sanksi disipliner kepada pelanggar aturan keselamatan.

  11. Seorang operator perancah melaporkan bahwa salah satu bagian dari perancah terasa goyang dan tidak stabil saat digunakan. Bagaimana Anda akan menangani laporan ini dan memastikan bahwa perancah aman untuk digunakan oleh pekerja?

    Jawaban: Pertama-tama, hentikan penggunaan perancah tersebut dan amankan area di sekitarnya untuk mencegah akses pekerja. Lakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap perancah untuk mengidentifikasi penyebab ketidakstabilan, seperti kerusakan struktural atau kelongsoran pada koneksi. Jika ditemukan masalah, segera lakukan perbaikan atau penggantian komponen yang rusak. Pastikan untuk melakukan pengujian fungsional menyeluruh sebelum mengizinkan penggunaan kembali perancah tersebut.

  12. Seorang pekerja melaporkan bahwa ia sering merasa lelah dan kelelahan saat bekerja di area perancah yang terbuka dan terpapar sinar matahari secara langsung. Bagaimana Anda akan mengatasi masalah ini dan memastikan kesehatan dan keselamatan pekerja di area perancah?

    Jawaban: Pertama-tama, sediakan tempat istirahat atau area teduh di dekat area perancah untuk pekerja beristirahat dan melindungi diri dari sinar matahari langsung. Selanjutnya, berikan pelatihan kepada pekerja tentang risiko dari paparan sinar matahari berlebihan dan pentingnya menggunakan perlindungan seperti topi atau kacamata pelindung. Pastikan juga untuk menyediakan air minum yang cukup agar pekerja tetap terhidrasi.

  13. Di sebuah proyek konstruksi, seorang pekerja terjatuh dari perancah karena tidak menggunakan pengaman tubuh yang sesuai. Bagaimana Anda akan menangani pelanggaran keselamatan ini dan mencegah kejadian serupa di masa depan?

    Jawaban: Lakukan investigasi menyeluruh untuk memahami mengapa pekerja tersebut tidak menggunakan pengaman tubuh yang sesuai. Identifikasi apakah masalahnya adalah kurangnya pelatihan, kesadaran yang kurang akan risiko, atau keengganan untuk menggunakan peralatan pengaman. Selanjutnya, terapkan tindakan disipliner sesuai kebijakan perusahaan, seperti sanksi atau pelatihan tambahan. Pastikan juga untuk meningkatkan pengawasan di area perancah dan memberikan pemahaman yang jelas tentang pentingnya keselamatan kerja.

  14. Seorang pengawas konstruksi melaporkan adanya kebisingan yang tinggi di area perancah karena penggunaan alat berat yang berdekatan. Bagaimana Anda akan menangani masalah ini dan melindungi kesehatan pekerja dari bahaya kebisingan?

    Jawaban: Lakukan survei kebisingan di area perancah untuk mengukur tingkat kebisingan dan identifikasi sumber kebisingan yang paling dominan. Berikan pelatihan kepada pekerja tentang risiko kebisingan dan pentingnya menggunakan alat pelindung pendengaran. Selanjutnya, pertimbangkan tindakan teknis seperti isolasi sumber kebisingan atau penggunaan peralatan berkebisingan rendah. Pastikan juga untuk memberikan jadwal rotasi kerja bagi pekerja yang terpapar kebisingan tinggi untuk mengurangi risiko paparan yang berlebihan.

  15. Seorang pekerja melaporkan bahwa ia sering merasa tidak nyaman saat menggunakan tali pengaman yang tersedia di area perancah, karena tali tersebut terlalu longgar dan tidak memberikan perlindungan yang memadai. Bagaimana Anda akan menangani laporan ini dan meningkatkan efektivitas tali pengaman untuk keselamatan pekerja?

    Jawaban: Periksa ulang tali pengaman yang tersedia untuk memastikan bahwa mereka sesuai dengan standar keselamatan dan memberikan perlindungan yang memadai. Jika ditemukan masalah dengan tali pengaman yang terlalu longgar, segera ganti dengan tali yang sesuai ukuran dan pastikan bahwa semua pekerja telah menerima pelatihan tentang cara menggunakan tali pengaman dengan benar. Selanjutnya, lakukan pengawasan rutin untuk memastikan bahwa pekerja menggunakan tali pengaman secara tepat dan efektif.

Baca Juga: UU SMK3: Panduan Lengkap Implementasi Keselamatan Kerja
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:

Kesimpulan

Dari contoh-contoh soal ujian K3 yang telah dibahas, terlihat bahwa pemahaman yang kuat tentang prinsip-prinsip dasar K3 sangatlah penting bagi setiap individu yang bekerja di berbagai industri. Ujian K3 tidak hanya merupakan evaluasi terhadap pengetahuan seseorang, tetapi juga merupakan langkah yang penting dalam menjaga keselamatan dan kesehatan di tempat kerja. Dengan memahami dan menjawab soal-soal semacam itu, individu dapat lebih siap untuk menghadapi tantangan keselamatan di tempat kerja dan berkontribusi pada menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman bagi semua orang.

Konsultasi Gratis

Dapatkan konsultasi langsung dari tim ahli kami untuk solusi terbaik.

Chat WhatsApp
Hubungi Kami
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08:00 - 17:00

Layanan Profesional Kami

Solusi lengkap untuk kebutuhan perizinan dan sertifikasi konstruksi Anda

SBU Kontraktor

Pengurusan SBU untuk kontraktor konstruksi dengan berbagai klasifikasi dan kualifikasi sesuai kebutuhan tender.

Pelajari Lebih Lanjut
SBU Konsultan

Pengurusan SBU untuk konsultan konstruksi dengan standar profesional dan kualifikasi yang tepat.

Pelajari Lebih Lanjut
SKK Konstruksi

Sertifikat Kompetensi Kerja untuk tenaga ahli konstruksi dengan standar BNSP yang diakui nasional.

Pelajari Lebih Lanjut
CSMS

Contractor Safety Management System untuk Migas, Pertamina, dan PLN dengan standar keselamatan tinggi.

Pelajari Lebih Lanjut
SBU Non Konstruksi

Pengurusan SBU untuk bidang non konstruksi seperti jasa konsultansi, pengadaan, dan layanan lainnya.

Pelajari Lebih Lanjut
SBUJPTL

Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik untuk perusahaan di sektor kelistrikan.

Pelajari Lebih Lanjut
Tim Ahli indosbu.com

Tim Ahli indosbu.com

Konsultan SBU Konstruksi Profesional

Tentang Indosbu.com

Indosbu.com adalah perusahaan konsultan profesional yang berdedikasi untuk membantu perusahaan mencapai kesuksesan dalam dunia konstruksi dan tender. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun, kami telah membantu ribuan klien dalam mengurus berbagai jenis perizinan dan sertifikasi.

Tim ahli kami terdiri dari para profesional yang berpengalaman dalam bidang konstruksi, perizinan, dan strategi bisnis. Kami memahami kompleksitas regulasi dan persyaratan yang dibutuhkan untuk mengikuti tender konstruksi, baik di sektor pemerintah maupun swasta.

Sebagai konsultan terpercaya, kami menyediakan layanan lengkap mulai dari konsultasi awal, persiapan dokumen, hingga pendampingan proses pengurusan sertifikat. Komitmen kami adalah memberikan solusi terbaik dengan standar profesional yang tinggi.

Keunggulan Kami
  • 15+ Tahun Pengalaman
  • 1000+ Klien Puas
  • 98% Tingkat Keberhasilan
  • Layanan 24/7
Sertifikasi & Lisensi
  • Terdaftar di LPJK
  • Berlisensi Resmi
  • ISO 9001:2015
  • Standar Internasional

Siap Memenangkan Tender Konstruksi?

Indosbu.com membantu Anda melakukan persiapan tender perusahaan dari perencanaan mengambil bidang usaha, kualifikasi, sampai dengan persiapan dokumen tender dengan tujuan untuk memenangkan proyek.

  • Konsultasi Gratis
  • Analisis Kebutuhan
  • Persiapan Dokumen
  • Pendampingan Proses
  • Garansi Keberhasilan
  • Layanan 24/7
Konsultasi Gratis

Dapatkan konsultasi langsung dari tim ahli kami

Respon dalam 5 menit

Artikel Terkait

Pelajari lebih lanjut tentang dunia konstruksi dan tender

Contoh Legalitas Perusahaan Konstruksi: Panduan SBU, SKK, dan OSS RBA
28 Nov
Contoh Legalitas Perusahaan Konstruksi: Panduan SBU, SKK, dan OSS RBA

Sektor jasa konstruksi Indonesia merupakan arena kompetisi yang ketat, menawarkan potensi proyek bernilai triliunan rupi...

CV adalah Badan Hukum: Mitos vs Realita dalam Perizinan Konstruksi
27 Nov
CV adalah Badan Hukum: Mitos vs Realita dalam Perizinan Konstruksi

Di kalangan pelaku industri konstruksi, masih sering muncul perdebatan fundamental mengenai status legalitas Commanditai...

Cara Pendirian PT: Panduan Wajib Legalitas Kontraktor dan Konsultan Konstruksi
26 Nov
Cara Pendirian PT: Panduan Wajib Legalitas Kontraktor dan Konsultan Konstruksi

Cara Pendirian PT (Perseroan Terbatas) yang tepat adalah langkah fundamental bagi setiap Owner atau Pendiri Perusahaan K...

Strategi Kontraktor Bekasi Menang Tender Rehabilitasi Pasar Sungai Penuh Rp46,8 M
25 Nov
Strategi Kontraktor Bekasi Menang Tender Rehabilitasi Pasar Sungai Penuh Rp46,8 M

Proses lelang proyek Rehabilitasi Pasar Beringin Jaya, Kota Sungai Penuh di Provinsi Jambi baru-baru ini menampilkan din...

Panduan Proses Perizinan Konstruksi: SBU, SKK, dan Kepatuhan OSS RBA Terbaru
24 Nov
Panduan Proses Perizinan Konstruksi: SBU, SKK, dan Kepatuhan OSS RBA Terbaru

Sektor jasa konstruksi adalah salah satu pilar utama perekonomian nasional, dengan nilai proyek tender pemerintah dan sw...

Proses Mudah Cara Daftar CV Konstruksi: Legalitas, SBU, dan OSS RBA Terkini
21 Nov
Proses Mudah Cara Daftar CV Konstruksi: Legalitas, SBU, dan OSS RBA Terkini

Memulai bisnis di sektor konstruksi seringkali memilih bentuk badan usaha CV (Commanditaire Vennootschap) karena proses ...

Panduan Wajib Akta Badan Usaha dan Legalitas Konstruksi di OSS RBA 2025
20 Nov
Panduan Wajib Akta Badan Usaha dan Legalitas Konstruksi di OSS RBA 2025

Dalam persaingan bisnis konstruksi yang semakin ketat, perusahaan dituntut tidak hanya memiliki keunggulan teknis tetapi...

Wajib Baca: Panduan Lengkap Surat Perjanjian Kontrak Kerja (SPKK) dan Legalitas Konstruksi
20 Nov
Wajib Baca: Panduan Lengkap Surat Perjanjian Kontrak Kerja (SPKK) dan Legalitas Konstruksi

Dalam industri konstruksi yang sangat diatur, setiap dokumen legal adalah pondasi yang harus kokoh. Surat Perjanjian Kon...

Panduan Lengkap: Legalitas Perusahaan Konstruksi, Kunci Pengurusan SBU Sukses
20 Nov
Panduan Lengkap: Legalitas Perusahaan Konstruksi, Kunci Pengurusan SBU Sukses

  Pendahuluan: Risiko Tender Gagal Akibat Legalitas Bermasalah Industri konstruksi Indonesia menawarkan pelua...

Panduan Lengkap Biaya Buat PT: Persiapan Legalitas dan Izin Usaha Konstruksi
17 Nov
Panduan Lengkap Biaya Buat PT: Persiapan Legalitas dan Izin Usaha Konstruksi

Langkah awal memasuki pasar jasa konstruksi di Indonesia, yang total proyeknya mencapai ribuan triliun rupiah, adalah de...

Contoh PT Tertutup: Memahami Struktur Legalitas untuk Perusahaan Konstruksi
14 Nov
Contoh PT Tertutup: Memahami Struktur Legalitas untuk Perusahaan Konstruksi

Dalam lanskap bisnis Indonesia, Perseroan Terbatas (PT) adalah bentuk badan hukum paling umum yang dipilih, termasuk ole...

Proses Akta Pendirian CV & Syarat SBU Konstruksi Terbaru LPJK
13 Nov
Proses Akta Pendirian CV & Syarat SBU Konstruksi Terbaru LPJK

Di tengah pesatnya pembangunan infrastruktur nasional, peluang bisnis jasa konstruksi di Indonesia terus menjanjikan. Na...

Proses Bea Meterai Adalah Wajib: Panduan Tender, SBU, dan Kontrak Konstruksi
12 Nov
Proses Bea Meterai Adalah Wajib: Panduan Tender, SBU, dan Kontrak Konstruksi

Kepatuhan Dokumen Tender Konstruksi: Bea Meterai Adalah Bukti Legalitas dan Keabsahan Perjanjian Dalam iklim bisnis j...

Proses Akta CV & Pengurusan SBU Konstruksi LPJK: Panduan Legalitas
12 Nov
Proses Akta CV & Pengurusan SBU Konstruksi LPJK: Panduan Legalitas

Legalitas Fundamental Bisnis Kontraktor: Peran Krusial Akta CV dalam Sertifikasi Konstruksi Sektor jasa konstruksi In...

Perusahaan CV: Panduan Lengkap Pendirian, Legalitas, dan Akses Tender Konstruksi
10 Nov
Perusahaan CV: Panduan Lengkap Pendirian, Legalitas, dan Akses Tender Konstruksi

Bentuk badan usaha Perusahaan CV (Commanditaire Vennootschap atau Persekutuan Komanditer) masih menjadi pilihan utama ba...

Proses Konsultasi SBU Konstruksi Profesional

Mengapa Memilih Kami?

Konsultasikan perencanaan tender dengan kami, supaya dapat mengikuti jadwal tender pemerintah/swasta dengan baik dan memenangkan proyek.

Konsultan atau Kontraktor

Layanan untuk semua jenis badan usaha

Spesialis atau Umum

Fleksibel sesuai kebutuhan bisnis

Skala Kecil hingga Besar

Melayani semua ukuran perusahaan

Layanan Lengkap

Dari izin dasar hingga operasional

Layanan Sertifikasi Tambahan

Lengkapi kebutuhan sertifikasi perusahaan Anda dengan layanan profesional kami

ISO 9001:2015

Sistem manajemen mutu internasional untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 14001:2015

Sistem manajemen lingkungan untuk praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan bisnis.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 27001:2013

Sistem manajemen keamanan informasi untuk melindungi aset data perusahaan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 37001:2016

Sistem manajemen anti-penyuapan untuk etika bisnis dan integritas perusahaan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 45001:2018

Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja untuk lingkungan kerja yang aman.

Pelajari Lebih Lanjut
CSMS

Contractor Safety Management System untuk Migas, Pertamina, dan PLN.

Pelajari Lebih Lanjut

Bagaimana Cara Kami Membantu Perusahaan Anda?

Proses konsultasi profesional yang terbukti efektif

01
Business Goal Analysis

Ceritakan kepada kami, goal bisnis Anda.

  • Mau ambil kualifikasi kontraktor atau konsultan
  • Kapan akan mengikuti tender
  • Tender apa yang akan diikuti
02
Review Kebutuhan Teknis

Analisis mendalam terhadap persyaratan teknis.

  • Data penjualan tahunan
  • Data kemampuan keuangan/nilai aset
  • Data ketersediaan Tenaga Kerja Konstruksi
  • Data kemampuan peralatan konstruksi
03
Tenaga Ahli & Peralatan

Evaluasi tenaga ahli dan peralatan pendukung konstruksi.

  • Proses SKK - Sertifikat Kompetensi Kerja
  • Pemenuhan Peralatan Konstruksi
  • Ijin Operator (SIO) dan Ijin Alat (SIA)
04
Proses SBU

SBU Jasa Konstruksi dikeluarkan oleh LSBU yang diakreditasi LPJK PUPR.

  • BUJK Nasional
  • BUJK PMA
  • BUJK Asing