15+ Tahun Pengalaman
1000+ Klien Puas
Terpercaya & Resmi

Bagaimana Peran Ketua P2K3

Tim Ahli indosbu.com
Tim Ahli indosbu.com
Konsultan SBU Konstruksi
07 Jul 2023
15+

Tahun Pengalaman

1000+

Klien Puas

98%

Tingkat Keberhasilan

24/7

Layanan Konsultasi

Bagaimana Peran Ketua P2K3 -

Gambar Ilustrasi Bagaimana Peran Ketua P2K3

Peran Penting Ketua P2K3: Mengawal Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Tempat Kerja

Dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja, peran seorang Ketua P2K3 (Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja) sangatlah vital. Ketua P2K3 bertanggung jawab dalam memimpin dan mengawal implementasi program keselamatan dan kesehatan kerja di perusahaan. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi peran penting Ketua P2K3, tanggung jawabnya, serta kualifikasi dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan peran tersebut.

Ketua P2K3 memiliki peran yang sangat strategis dalam memastikan keselamatan dan kesehatan kerja yang optimal di tempat kerja. Salah satu tanggung jawab utama Ketua P2K3 adalah memimpin P2K3 dan mengkoordinasikan seluruh kegiatan yang terkait dengan keselamatan dan kesehatan kerja. Sebagai pemimpin, Ketua P2K3 harus memastikan implementasi program-program keselamatan dan kesehatan kerja sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku.

Selain itu, Ketua P2K3 juga bertugas dalam menyusun kebijakan dan program kerja P2K3. Kebijakan dan program kerja ini harus sesuai dengan kondisi dan kebutuhan perusahaan, serta mengacu pada standar keselamatan dan kesehatan kerja yang berlaku. Ketua P2K3 perlu melibatkan anggota P2K3 dalam penyusunan kebijakan dan program kerja, sehingga dapat mencakup perspektif dari berbagai lini kerja di perusahaan.

Kualifikasi dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjadi seorang Ketua P2K3 adalah aspek yang penting. Seorang Ketua P2K3 sebaiknya memiliki pengetahuan yang luas tentang keselamatan dan kesehatan kerja, peraturan hukum terkait, serta standar keselamatan yang berlaku di industri perusahaan. Pengetahuan ini memungkinkan Ketua P2K3 untuk membuat keputusan yang tepat dalam menghadapi situasi yang mungkin timbul di tempat kerja.

Selain pengetahuan, Ketua P2K3 juga harus memiliki keterampilan kepemimpinan yang baik. Kemampuan dalam mengelola tim, berkomunikasi dengan baik, dan memotivasi anggota P2K3 sangat penting untuk mencapai tujuan keselamatan dan kesehatan kerja. Seorang Ketua P2K3 yang efektif mampu membangun hubungan yang baik dengan manajemen perusahaan, karyawan, serta pihak eksternal yang terkait dengan keselamatan dan kesehatan kerja.

Selanjutnya, Ketua P2K3 harus memiliki kemampuan dalam mengidentifikasi bahaya dan mengelola risiko di tempat kerja. Kemampuan ini memungkinkan Ketua P2K3 untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan merencanakan langkah-langkah pengendalian yang tepat. Ketua P2K3 juga harus mampu melakukan evaluasi risiko secara periodik untuk memastikan efektivitas dari langkah-langkah pengendalian yang telah diimplementasikan.

Seorang Ketua P2K3 juga harus bersikap teladan dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja. Hal ini termasuk mematuhi peraturan, menggunakan alat pelindung diri dengan benar, dan mendorong karyawan lain untuk melakukan tindakan yang aman. Sebagai seorang pemimpin, Ketua P2K3 harus memberikan contoh yang baik dalam hal keselamatan dan kesehatan kerja.

Selain itu, Ketua P2K3 juga harus selalu mengikuti perkembangan terbaru dalam bidang keselamatan dan kesehatan kerja. Melalui pelatihan dan pengembangan diri, seorang Ketua P2K3 dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya secara terus-menerus. Ketua P2K3 juga dapat mengikuti seminar, workshop, dan konferensi yang berkaitan dengan keselamatan dan kesehatan kerja untuk memperluas wawasan dan jaringan profesionalnya.

Dalam kesimpulannya, peran Ketua P2K3 sangat penting dalam memastikan keselamatan dan kesehatan kerja yang optimal di tempat kerja. Seorang Ketua P2K3 harus memiliki pengetahuan yang luas, keterampilan kepemimpinan yang baik, dan kemampuan dalam mengelola risiko. Ketua P2K3 juga harus menjadi teladan dalam hal keselamatan dan kesehatan kerja, serta terus mengikuti perkembangan terbaru dalam bidang ini. 

Peran seorang Ketua P2K3 (Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja sangatlah penting. Sebagai pemimpin P2K3, Ketua memiliki tanggung jawab yang besar dalam memastikan implementasi program-program keselamatan dan kesehatan kerja yang efektif.

Sebagai pemimpin, Ketua P2K3 harus memiliki pengetahuan yang luas tentang keselamatan dan kesehatan kerja serta peraturan hukum terkait. Pengetahuan ini memungkinkan Ketua P2K3 untuk membuat keputusan yang tepat dalam menghadapi situasi yang mungkin timbul di tempat kerja. Ketua P2K3 juga harus selalu mengikuti perkembangan terbaru dalam bidang keselamatan dan kesehatan kerja.

Selain pengetahuan, seorang Ketua P2K3 juga harus memiliki keterampilan kepemimpinan yang baik. Kemampuan dalam mengelola tim, berkomunikasi dengan baik, dan memotivasi anggota P2K3 sangat penting. Seorang Ketua P2K3 yang efektif mampu membangun hubungan yang baik dengan manajemen perusahaan, karyawan, serta pihak eksternal yang terkait dengan keselamatan dan kesehatan kerja.

Ketua P2K3 juga harus mampu menyusun kebijakan dan program kerja P2K3. Kebijakan dan program kerja ini harus sesuai dengan kondisi dan kebutuhan perusahaan, serta mengacu pada standar keselamatan dan kesehatan kerja yang berlaku. Ketua P2K3 perlu melibatkan anggota P2K3 dalam penyusunan kebijakan dan program kerja, sehingga dapat mencakup perspektif dari berbagai lini kerja di perusahaan.

Seorang Ketua P2K3 juga harus memiliki kemampuan dalam mengidentifikasi bahaya dan mengelola risiko di tempat kerja. Hal ini termasuk kemampuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan merencanakan langkah-langkah pengendalian yang tepat. Ketua P2K3 juga harus mampu melakukan evaluasi risiko secara periodik untuk memastikan efektivitas dari langkah-langkah pengendalian yang telah diimplementasikan.

Selain itu, seorang Ketua P2K3 harus bersikap teladan dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja. Ketua P2K3 harus mematuhi peraturan, menggunakan alat pelindung diri dengan benar, dan mendorong karyawan lain untuk melakukan tindakan yang aman. Sebagai seorang pemimpin, Ketua P2K3 harus memberikan contoh yang baik dalam hal keselamatan dan kesehatan kerja.

Ketua P2K3 juga harus memiliki kemampuan dalam berkomunikasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk manajemen perusahaan, karyawan, dan pihak eksternal. Komunikasi yang efektif memungkinkan Ketua P2K3 untuk menyampaikan informasi mengenai keselamatan dan kesehatan kerja dengan jelas dan tepat waktu. Ketua P2K3 juga harus dapat membangun hubungan yang baik dengan berbagai pihak terkait, sehingga dapat bekerja sama dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja.

Selain itu, seorang Ketua P2K3 harus memiliki kemampuan dalam mengelola konflik dan menyelesaikan masalah terkait keselamatan dan kesehatan kerja. Ketua P2K3 dapat berfungsi sebagai mediator dalam menyelesaikan konflik yang mungkin timbul di tempat kerja terkait dengan masalah keselamatan dan kesehatan kerja. Ketua P2K3 juga harus mampu mengambil tindakan yang tepat dalam menangani masalah terkait keselamatan dan kesehatan kerja yang muncul.

Dalam menjalankan perannya, seorang Ketua P2K3 juga harus mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di tempat kerja. Ketua P2K3 harus selalu siap untuk menghadapi perubahan lingkungan kerja, teknologi, dan peraturan hukum terkait keselamatan dan kesehatan kerja. Kemampuan dalam mengelola perubahan dan menyesuaikan program keselamatan dan kesehatan kerja menjadi penting dalam menjaga keberlanjutan dan kesuksesan P2K3.

Ketua P2K3 memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja. Dalam menjalankan tugasnya, seorang Ketua P2K3 harus memiliki pengetahuan yang luas tentang keselamatan dan kesehatan kerja, kemampuan kepemimpinan yang baik, serta keterampilan dalam mengelola risiko dan mengkomunikasikan informasi terkait keselamatan dan kesehatan kerja.

Sebagai pemimpin P2K3, Ketua P2K3 bertanggung jawab untuk memastikan implementasi program-program keselamatan dan kesehatan kerja yang efektif di tempat kerja. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki, seorang Ketua P2K3 dapat memimpin tim P2K3 dengan baik, melibatkan anggota P2K3 dalam penyusunan kebijakan dan program kerja, serta melakukan evaluasi risiko secara periodik untuk menjaga keselamatan dan kesehatan kerja yang optimal.

Kualifikasi dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjadi seorang Ketua P2K3 sangatlah penting. Ketua P2K3 harus memiliki pengetahuan tentang peraturan hukum terkait keselamatan dan kesehatan kerja, serta mampu mengikuti perkembangan terbaru dalam bidang ini. Keterampilan kepemimpinan, komunikasi, dan pengelolaan konflik juga sangat diperlukan dalam menjalankan peran sebagai Ketua P2K3.

Seorang Ketua P2K3 juga harus menjadi teladan dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja. Ketua P2K3 harus mematuhi peraturan, menggunakan alat pelindung diri dengan benar, dan mendorong karyawan lain untuk melakukan tindakan yang aman. Dengan menjadi teladan, seorang Ketua P2K3 dapat membangun budaya keselamatan dan kesehatan kerja yang kuat di tempat kerja.

Dalam menjalankan tugasnya, seorang Ketua P2K3 juga harus mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di tempat kerja. Lingkungan kerja, teknologi, dan peraturan hukum terkait keselamatan dan kesehatan kerja terus berkembang. Oleh karena itu, seorang Ketua P2K3 harus selalu siap untuk menghadapi perubahan ini dan menyesuaikan program keselamatan dan kesehatan kerja sesuai dengan perkembangan perusahaan.

Ketua P2K3 juga memiliki peran dalam mengelola konflik dan menyelesaikan masalah terkait keselamatan dan kesehatan kerja. Sebagai seorang pemimpin, Ketua P2K3 dapat berfungsi sebagai mediator dalam menyelesaikan konflik yang mungkin timbul di tempat kerja terkait dengan masalah keselamatan dan kesehatan kerja. Kemampuan ini sangat diperlukan untuk menjaga hubungan yang harmonis antara manajemen perusahaan, karyawan, dan pihak eksternal terkait.

Dalam melakukan tugasnya, Ketua P2K3 juga harus senantiasa menjaga komunikasi yang baik dengan berbagai pihak terkait. Komunikasi yang efektif memungkinkan Ketua P2K3 untuk menyampaikan informasi mengenai keselamatan dan kesehatan kerja dengan jelas dan tepat waktu. Ketua P2K3 juga harus dapat membangun hubungan yang baik dengan berbagai pihak terkait, seperti manajemen perusahaan, karyawan, dan pihak eksternal, sehingga dapat bekerja sama dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja.

Dalam kesimpulannya, peran seorang Ketua P2K3 sangatlah penting dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja. Ketua P2K3 memiliki tanggung jawab untuk memimpin dan mengawasi implementasi program keselamatan dan kesehatan kerja, serta melibatkan anggota P2K3 dalam penyusunan kebijakan dan program kerja. Dengan pengetahuan, keterampilan kepemimpinan, dan kemampuan dalam mengelola risiko, seorang Ketua P2K3 dapat memastikan keselamatan dan kesehatan kerja yang optimal di tempat kerja.

Konsultasi Gratis

Dapatkan konsultasi langsung dari tim ahli kami untuk solusi terbaik.

Chat WhatsApp
Hubungi Kami
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08:00 - 17:00

Layanan Profesional Kami

Solusi lengkap untuk kebutuhan perizinan dan sertifikasi konstruksi Anda

SBU Kontraktor

Pengurusan SBU untuk kontraktor konstruksi dengan berbagai klasifikasi dan kualifikasi sesuai kebutuhan tender.

Pelajari Lebih Lanjut
SBU Konsultan

Pengurusan SBU untuk konsultan konstruksi dengan standar profesional dan kualifikasi yang tepat.

Pelajari Lebih Lanjut
SKK Konstruksi

Sertifikat Kompetensi Kerja untuk tenaga ahli konstruksi dengan standar BNSP yang diakui nasional.

Pelajari Lebih Lanjut
CSMS

Contractor Safety Management System untuk Migas, Pertamina, dan PLN dengan standar keselamatan tinggi.

Pelajari Lebih Lanjut
SBU Non Konstruksi

Pengurusan SBU untuk bidang non konstruksi seperti jasa konsultansi, pengadaan, dan layanan lainnya.

Pelajari Lebih Lanjut
SBUJPTL

Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik untuk perusahaan di sektor kelistrikan.

Pelajari Lebih Lanjut
Tim Ahli indosbu.com

Tim Ahli indosbu.com

Konsultan SBU Konstruksi Profesional

Tentang Indosbu.com

Indosbu.com adalah perusahaan konsultan profesional yang berdedikasi untuk membantu perusahaan mencapai kesuksesan dalam dunia konstruksi dan tender. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun, kami telah membantu ribuan klien dalam mengurus berbagai jenis perizinan dan sertifikasi.

Tim ahli kami terdiri dari para profesional yang berpengalaman dalam bidang konstruksi, perizinan, dan strategi bisnis. Kami memahami kompleksitas regulasi dan persyaratan yang dibutuhkan untuk mengikuti tender konstruksi, baik di sektor pemerintah maupun swasta.

Sebagai konsultan terpercaya, kami menyediakan layanan lengkap mulai dari konsultasi awal, persiapan dokumen, hingga pendampingan proses pengurusan sertifikat. Komitmen kami adalah memberikan solusi terbaik dengan standar profesional yang tinggi.

Keunggulan Kami
  • 15+ Tahun Pengalaman
  • 1000+ Klien Puas
  • 98% Tingkat Keberhasilan
  • Layanan 24/7
Sertifikasi & Lisensi
  • Terdaftar di LPJK
  • Berlisensi Resmi
  • ISO 9001:2015
  • Standar Internasional

Siap Memenangkan Tender Konstruksi?

Indosbu.com membantu Anda melakukan persiapan tender perusahaan dari perencanaan mengambil bidang usaha, kualifikasi, sampai dengan persiapan dokumen tender dengan tujuan untuk memenangkan proyek.

  • Konsultasi Gratis
  • Analisis Kebutuhan
  • Persiapan Dokumen
  • Pendampingan Proses
  • Garansi Keberhasilan
  • Layanan 24/7
Konsultasi Gratis

Dapatkan konsultasi langsung dari tim ahli kami

Respon dalam 5 menit

Artikel Terkait

Pelajari lebih lanjut tentang dunia konstruksi dan tender

Contoh Legalitas Perusahaan Konstruksi: Panduan SBU, SKK, dan OSS RBA
28 Nov
Contoh Legalitas Perusahaan Konstruksi: Panduan SBU, SKK, dan OSS RBA

Sektor jasa konstruksi Indonesia merupakan arena kompetisi yang ketat, menawarkan potensi proyek bernilai triliunan rupi...

CV adalah Badan Hukum: Mitos vs Realita dalam Perizinan Konstruksi
27 Nov
CV adalah Badan Hukum: Mitos vs Realita dalam Perizinan Konstruksi

Di kalangan pelaku industri konstruksi, masih sering muncul perdebatan fundamental mengenai status legalitas Commanditai...

Cara Pendirian PT: Panduan Wajib Legalitas Kontraktor dan Konsultan Konstruksi
26 Nov
Cara Pendirian PT: Panduan Wajib Legalitas Kontraktor dan Konsultan Konstruksi

Cara Pendirian PT (Perseroan Terbatas) yang tepat adalah langkah fundamental bagi setiap Owner atau Pendiri Perusahaan K...

Strategi Kontraktor Bekasi Menang Tender Rehabilitasi Pasar Sungai Penuh Rp46,8 M
25 Nov
Strategi Kontraktor Bekasi Menang Tender Rehabilitasi Pasar Sungai Penuh Rp46,8 M

Proses lelang proyek Rehabilitasi Pasar Beringin Jaya, Kota Sungai Penuh di Provinsi Jambi baru-baru ini menampilkan din...

Panduan Proses Perizinan Konstruksi: SBU, SKK, dan Kepatuhan OSS RBA Terbaru
24 Nov
Panduan Proses Perizinan Konstruksi: SBU, SKK, dan Kepatuhan OSS RBA Terbaru

Sektor jasa konstruksi adalah salah satu pilar utama perekonomian nasional, dengan nilai proyek tender pemerintah dan sw...

Proses Mudah Cara Daftar CV Konstruksi: Legalitas, SBU, dan OSS RBA Terkini
21 Nov
Proses Mudah Cara Daftar CV Konstruksi: Legalitas, SBU, dan OSS RBA Terkini

Memulai bisnis di sektor konstruksi seringkali memilih bentuk badan usaha CV (Commanditaire Vennootschap) karena proses ...

Panduan Wajib Akta Badan Usaha dan Legalitas Konstruksi di OSS RBA 2025
20 Nov
Panduan Wajib Akta Badan Usaha dan Legalitas Konstruksi di OSS RBA 2025

Dalam persaingan bisnis konstruksi yang semakin ketat, perusahaan dituntut tidak hanya memiliki keunggulan teknis tetapi...

Wajib Baca: Panduan Lengkap Surat Perjanjian Kontrak Kerja (SPKK) dan Legalitas Konstruksi
20 Nov
Wajib Baca: Panduan Lengkap Surat Perjanjian Kontrak Kerja (SPKK) dan Legalitas Konstruksi

Dalam industri konstruksi yang sangat diatur, setiap dokumen legal adalah pondasi yang harus kokoh. Surat Perjanjian Kon...

Panduan Lengkap: Legalitas Perusahaan Konstruksi, Kunci Pengurusan SBU Sukses
20 Nov
Panduan Lengkap: Legalitas Perusahaan Konstruksi, Kunci Pengurusan SBU Sukses

  Pendahuluan: Risiko Tender Gagal Akibat Legalitas Bermasalah Industri konstruksi Indonesia menawarkan pelua...

Panduan Lengkap Biaya Buat PT: Persiapan Legalitas dan Izin Usaha Konstruksi
17 Nov
Panduan Lengkap Biaya Buat PT: Persiapan Legalitas dan Izin Usaha Konstruksi

Langkah awal memasuki pasar jasa konstruksi di Indonesia, yang total proyeknya mencapai ribuan triliun rupiah, adalah de...

Contoh PT Tertutup: Memahami Struktur Legalitas untuk Perusahaan Konstruksi
14 Nov
Contoh PT Tertutup: Memahami Struktur Legalitas untuk Perusahaan Konstruksi

Dalam lanskap bisnis Indonesia, Perseroan Terbatas (PT) adalah bentuk badan hukum paling umum yang dipilih, termasuk ole...

Proses Akta Pendirian CV & Syarat SBU Konstruksi Terbaru LPJK
13 Nov
Proses Akta Pendirian CV & Syarat SBU Konstruksi Terbaru LPJK

Di tengah pesatnya pembangunan infrastruktur nasional, peluang bisnis jasa konstruksi di Indonesia terus menjanjikan. Na...

Proses Bea Meterai Adalah Wajib: Panduan Tender, SBU, dan Kontrak Konstruksi
12 Nov
Proses Bea Meterai Adalah Wajib: Panduan Tender, SBU, dan Kontrak Konstruksi

Kepatuhan Dokumen Tender Konstruksi: Bea Meterai Adalah Bukti Legalitas dan Keabsahan Perjanjian Dalam iklim bisnis j...

Proses Akta CV & Pengurusan SBU Konstruksi LPJK: Panduan Legalitas
12 Nov
Proses Akta CV & Pengurusan SBU Konstruksi LPJK: Panduan Legalitas

Legalitas Fundamental Bisnis Kontraktor: Peran Krusial Akta CV dalam Sertifikasi Konstruksi Sektor jasa konstruksi In...

Perusahaan CV: Panduan Lengkap Pendirian, Legalitas, dan Akses Tender Konstruksi
10 Nov
Perusahaan CV: Panduan Lengkap Pendirian, Legalitas, dan Akses Tender Konstruksi

Bentuk badan usaha Perusahaan CV (Commanditaire Vennootschap atau Persekutuan Komanditer) masih menjadi pilihan utama ba...

Proses Konsultasi SBU Konstruksi Profesional

Mengapa Memilih Kami?

Konsultasikan perencanaan tender dengan kami, supaya dapat mengikuti jadwal tender pemerintah/swasta dengan baik dan memenangkan proyek.

Konsultan atau Kontraktor

Layanan untuk semua jenis badan usaha

Spesialis atau Umum

Fleksibel sesuai kebutuhan bisnis

Skala Kecil hingga Besar

Melayani semua ukuran perusahaan

Layanan Lengkap

Dari izin dasar hingga operasional

Layanan Sertifikasi Tambahan

Lengkapi kebutuhan sertifikasi perusahaan Anda dengan layanan profesional kami

ISO 9001:2015

Sistem manajemen mutu internasional untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 14001:2015

Sistem manajemen lingkungan untuk praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan bisnis.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 27001:2013

Sistem manajemen keamanan informasi untuk melindungi aset data perusahaan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 37001:2016

Sistem manajemen anti-penyuapan untuk etika bisnis dan integritas perusahaan.

Pelajari Lebih Lanjut
ISO 45001:2018

Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja untuk lingkungan kerja yang aman.

Pelajari Lebih Lanjut
CSMS

Contractor Safety Management System untuk Migas, Pertamina, dan PLN.

Pelajari Lebih Lanjut

Bagaimana Cara Kami Membantu Perusahaan Anda?

Proses konsultasi profesional yang terbukti efektif

01
Business Goal Analysis

Ceritakan kepada kami, goal bisnis Anda.

  • Mau ambil kualifikasi kontraktor atau konsultan
  • Kapan akan mengikuti tender
  • Tender apa yang akan diikuti
02
Review Kebutuhan Teknis

Analisis mendalam terhadap persyaratan teknis.

  • Data penjualan tahunan
  • Data kemampuan keuangan/nilai aset
  • Data ketersediaan Tenaga Kerja Konstruksi
  • Data kemampuan peralatan konstruksi
03
Tenaga Ahli & Peralatan

Evaluasi tenaga ahli dan peralatan pendukung konstruksi.

  • Proses SKK - Sertifikat Kompetensi Kerja
  • Pemenuhan Peralatan Konstruksi
  • Ijin Operator (SIO) dan Ijin Alat (SIA)
04
Proses SBU

SBU Jasa Konstruksi dikeluarkan oleh LSBU yang diakreditasi LPJK PUPR.

  • BUJK Nasional
  • BUJK PMA
  • BUJK Asing